close

Bisnis

BisnisProduktivitasTips

5 Cara Meningkatkan Keberanian untuk Menuju Kesuksesan

keberanian menuju sukses

Anda merasa takut? Itu wajar. Semua orang mengalaminya. Entah itu takut gagal, takut tersakiti, takut kecewa, dan ketakutan lainnya. Agar ketakutan ini pergi, Anda harus bisa membangun keberanian dalam diri Anda dan Anda akan bisa memulai memperbaiki kehidupan, hubungan, dan bisnis Anda.

Berikut ini adalah cara untuk meningkatkan keberanian yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.

1. Perjelas apa yang Anda inginkan

Kebanyakan dari kita takut bermimpi besar karena takut akan muncul pemisah yang terlalu luas antara apa yang kita inginkan dengan seperti apa diri kita sekarang. Untuk mengatasi ini, Anda harus bisa mengidentifikasi bagian dari hidup Anda yang membuat Anda merasa tidak bahagia dan tidak puas. Apa yang bisa Anda lakukan agar perasaan tak bahagia dan tak puas itu bisa hilang? Jangan hanya berkata: saya ingin pekerjaan dengan posisi tinggi. Tapi fokuslah pada apa yang akan Anda rasakan ketika hal itu tercapai: saya ingin pekerjaan dengan posisi tinggi karena lebih menantang dan memaksimalkan potensi saya. Jika Anda belum menemukan kejelasan mengenai apa yang benar-benar Anda inginkan—karir, hubungan, kesehatan, kehidupan—akan sulit bagi Anda untuk meraihnya.

2. Identifikasi ketakutan terbesar Anda

Takut bukanlah hal yang buruk. Pertanyaannya adalah apakah ketakutan itu melindungi Anda dari ancaman pada hidup Anda atau malah mengekang Anda dan membuat Anda tak bisa bebas berkembang? Entah Anda takut dipermalukan, takut gagal, atau takut ditolak, cara terbaik untuk menghadapi ketakutan tersebut adalah dengan melihatnya sejelas mungkin lalu membiarkannya hadir.

3. Jujurlah tentang akibat dari tiadanya tindakan

Jangan menipu diri sendiri, kelambanan dan pilihan untuk tidak melakukan apa-apa akan berakibat fatal. Banyak yang berpura-pura mereka bahagia padahal tidak. Dan akhirnya kita terjebak pada hal yang sama sekali tidak seperti yang kita inginkan. Mencoba mengetahui bahwa kita sebenarnya tidak bahagia adalah sebuah keberanian. Tapi jika Anda berani menghadapi hal ketakutan tersebut adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk meraih apa yang sebenarnya kita inginkan.

4. Pecah visi besar Anda menjadi beberapa bagian kecil

Ketika Anda berusaha untuk mencapai suatu tujuan besar, pasti ketakutan juga akan lebih besar. Ketika Anda membaginya dalam beberapa langkah atau bagian kecil, Anda akan bisa menghadapinya dengan mudah. Misalkan, Anda mempunyai suatu goal untuk dicapai dalam 12 bulan. Anda bisa memecah goal itu menjadi goal bulanan yang bisa Anda review setiap akhir bulan. Dengan demikian, 12 bulan Anda tak akan terasa sangat berat.

5. Buatlah akuntabilitas

Mintalah dukungan dari teman, sewalah pelatih atau mentor, atau ajak bergabung orang-orang yang sepemikiran dengan Anda. Cara ini akan membuat Anda tetap pada jalur. Ketika keberanian Anda mulai mengendur dan Anda mulai lepas dari komitmen, tim inilah yang akan selalu memberikan dukungan dan peringatan. Dengan demikian, sifat suka menunda pun bisa dihapuskan.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisTips

7 Pertanyaan Wawancara Karyawan Baru untuk Mengetahui Kecerdasan Emosional Mereka

wawancara karyawan baru

Menentukan siapa yang Anda gaji untuk menjadi karyawan perusahaan Anda sangat penting dalam pembentukan budaya perusahaan nantinya. Untuk itu, Anda harus menemukan pertanyaan wawancara karyawan yang tepat dan sesuai. Salah satu penentu kesuksesan perusahaan, selain nilai dan budaya, adalah kecerdasan emosional dari setiap orang yang ada di perusahaan tersebut.

Berikut ini adalah 7 pertanyaan yang bisa Anda tanyakan saat wawancara calon karyawan baru untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional mereka.

1. Siapa yang menginspirasi Anda dan mengapa?

Jawaban calon karyawan untuk pertanyaan ini bisa memberi Anda petunjuk tentang tokoh seperti apa yang telah membentuknya. Anda bisa mengetahui pola perilaku mereka pula dari jawaban ini.

2. Jika Anda akan memulai suatu usaha, sebutkan tiga nilai utama yang akan diemban?

Setiap hubungan yang baik dimulai dengan kepercayaan dan nilai-nilai selaras. Jawaban dari calon karyawan pada pertanyaan ini akan memberitahu Anda mengenai prioritas, serta kejujuran dan integritas mereka.

3. Jika prioritas perusahaan berubah, jelaskan bagaimana Anda akan membantu tim Anda memahami dan melaksanakan tujuan yang juga ikut berubah?

Pergeseran prioritas terjadi di setiap perusahaan dan setiap pekerjaan. Jadi, carilah kandidat yang fleksibel dan memiliki keterampilan untuk membantu melaksanakan perubahan tersebut. Keterampilan ini akan membantu karyawan bekerja lebih baik dalam tim

4. Apakah persahabatan Anda tetap terjalin dengan teman dari perusahaan Anda dulu?

Dibutuhkan waktu bagi orang untuk membangun suatu hubungan, dan orang yang mampu melakukannya memiliki kecerdasan emosional yang baik. Persahabatan yang bertahan lama menunjukkan bahwa orang tersebut peduli terhadap hubungan dan kepedulian terhadap orang lain.

5. Ketrampilan atau keahlian apa yang rasanya belum Anda kuasai?

Rasa ingin tahu dan keinginan untuk belajar adalah tanda-tanda vital bahwa karyawan Anda ingin menjadi lebih baik pada suatu hal. Orang yang kesulitan menjawab ini adalah orang yang berpikir bahwa mereka telah mengetahui semuanya.

6. Apakah Anda bisa mengajari saya sesuatu, seolah saya belum pernah mendengarnya sebelumnya? (Sesuatu itu bisa apa saja, mulai dari ketrampilan, pelajaran, atau puzzle).

Jawaban calon karyawan untuk pertanyaan ini bisa mengungkapkan beberapa kualitas:
– Apakah orang tersebut mau berpikir sebelum berbicara
– Apakah orang tersebut mempunyai kemampuan teknis untuk menjelaskan sesuatu kepada orang yang kurang memiliki pengetahui terhadap hal tersebut
– Apakah orang tersebut mau mengajukan pertanyaan empati kepada orang yang diajarinya “apa yang saya ajarkan ini bisa dipahami?”

7. Faktor apa yang berhubungan dengan kesuksesan Anda?

Jawaban nomor 7 dari contoh pertanyaan wawancara karyawan baru ini dapat menentukan apakah seseorang tersebut egois atau tanpa pamrih. Ketika orang tersebut membicarakan kesuksesan, perhatikan apakah dia hanya mengatakan “saya, saya, saya” ataukah juga melibatkan kata seperti “tim”, “kita” atau “kami”.

Walaupun mengetahui sifat dan kepribadian karyawan Anda sangatlah penting, tak ada salahnya mengetahui juga jenis pengusaha macam apa Anda.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

read more
BisnisInfoProduktivitas

Mengapa Banyak Bertanya Itu Bisa Membuat Anda Sukses?

banyak bertanya

Banyak orang sukses adalah orang yang suka bertanya. Misalnya Steve Jobs dan Richard Branson dengan pernyataan kritis mereka yang mengantar mereka pada kesuksesan. Lantas, mengapa orang yang berani bertanya bisa sukses? Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Mereka bisa berempati

Pada intinya, kepemimpinan membutuhkan kecerdasan emosional dan empati. Anda harus memahami manusia lainnya agar Anda bisa memimpun mereka. Orang yang suka mengajukan pertanyaan ingin merasa lebih terhubung dengan orang-orang di sekitar mereka. Empati ini akhirnya akan membuat kita mempelajari kekuatan dan kelamahan kita, sehingga bisa kita manfaatkan untuk meraih kesuksesan.

2. Mereka tidak takut meminta bantuan

Ketika Steve Jobs berusia 12 tahun, dia secara pribadi menghubungi Bill Hewett, co-founder dari Hewlett-Packard dan menanyakan suku cadang untuk penghitung frekuensi. Hewett tidak hanya mengiriminya suku cadang, tapi juga memberinya pekerjaan di HP. Jobs mengatakan dirinya tidak pernah bertemu orang yang menolak membantu ketika dia meminta bantuan kepada mereka. Kesediaan untuk meminta bantuanlah yang memberi Jobs keberanian untuk mencari nama Hewett di buku telepon adalah jalan menuju kesuksesannya.

3. Mereka tak berhenti belajar

Jika Anda tidak berkembang, artinya Anda mati. Mereka yang mengajukan pertanyaan memahami bagaimana pentingnya menjadi murid dari kehidupan. Tidak peduli berapa banyak informasi dapat diakses melalui smartphone kita, cara terbaik untuk mempelajari sesuatu adalah dengan bertanya pada seseorang.

4. Mereka percaya diri tapi tidak sombong

Mengajukan pertanyaan berarti mengakui bahwa Anda tidak mengetahui segala sesuatu. Tapi, nyatanya, jarang yang mau mengakui. Ketika Anda mengajukan pertanyaan, Anda sebenarnya menampilkan kepercayaan diri bahwa Anda merasa cukup aman untuk mengakui ada sesuatu yang Anda tidak ketahui.

5. Mereka bisa membingkai masalah dan solusi

Albert Einstein pernah mengatakan bahwa jika ia punya satu jam untuk memecahkan masalah dan hidupnya tergantung pada hal itu, dia akan menghabiskan 55 menit pertama menentukan pertanyaan yang akan dia tanyakan, karena sekali dia mendapatkan pertanyaan yang tepat, dia hanya akan butuh waktu 5 menit untuk menyelesaikannya. Inovasi lahir dari pemimpin yang memahami bagaimana cara melihat melihat masalah secara berbeda dengan membingkainya menggunakan pertanyaan.

6. Mereka adalah pendengar yang baik

Pemimpin besar memahami luasnya wawasan yang diperoleh dari mengajukan pertanyaan yang tepat dan mereka akan benar-benar mendengarkan jawaban dari timnya. Richard Branson menyatakan bahwa menjadi pendengar yang baik adalah salah satu dari 5 tips sukses memulai bisnis. Ide-ide brilian dapat muncul dari tempat yang paling tidak mungkin, sehingga Anda harus selalu menjaga telinga Anda tetap terbuka untuk beberapa saran cerdas.

7. Mereka memiliki perspektif luas

Dalam posisi kepemimpinan, mudah sekali untuk mengembangkan visi berdasarkan perspektif Anda sendiri dan beberapa bias yang terkait dengan hal tersebut. Pertanyaan investigative membebaskan pemimpin dari pandangan yang hanya berdasarkan pemikiran mereka. Mereka mencoba menggunakan sudut pandang orang lain juga.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisProduktivitasTips

5 Ritual Pagi yang Dilakukan Orang Sukses (Dan Sehat)

ritual pagi

Bagaimana Anda mengawali pagi Anda akan menentukan bagaimana perasaan Anda selama sisa hari tersebut. Jika Anda ingin menjadi produktif dan sukses tanpa mengabaikan kesehatan Anda, Anda harus menerapkan 5 ritual pagi ini ke dalam rutinitas harian Anda.

1. Tinggalkan perangkat Anda

Banyak orang yang tidur dekat-dekat dengan gadget sehingga pada pagi hari yang mereka lakukan adalah mengecek apa ada sms atau email masuk atau bahkan mengecek Facebook dan media sosial lainnya. Yang perlu Anda lakukan sebenarnya adalah meninggalkan perangkat Anda dan bercakap dengan orang-orang di sekeliling Anda secara langsung. Itu artinya tidak ada smartphone, laptop, ataupun TV. Jika Anda tinggal sendiri, Anda bisa memanfaatkan waktu Anda untuk kegiatan lain, seperti meditasi, membaca, atau mandi yang lama di pagi hari.

2. Konsumis hijau-hijauan

Sayuran berdaun hijau sangat baik untuk kesehatan Anda karena mengandung vitamin mineral alkali, antioksidan, fitonutrien, klorofil dan senyawa lain yang penting untuk kesehatan. Klorofil yang ditemukan dalam sayuran hijau membantu regenerasi darah dan memiliki sifat anti-kanker, anti-inflamasi, antioksidan dan antimutagenik. Anda bisa mengkonsumsi sayuran ini dalam bentuk salad atau lalapan. Namun, jika Anda kurang suka, smoothies dengan memadukan pisang masak, buah beku atau segar, bayam dan air atau susu almond bisa jadi pilihan.

3. Gerakkan tubuh Anda

Olahraga baik untuk kesehatan fisik, mental, mood, produktivitas dan umur panjang. Jika Anda tidak berolahraga secara teratur karena Anda takut berolahraga, Anda bisa mengakali dengan kegiatan yang Anda sukai yang bisa memaksa tubuh Anda bergerak, misalnya yoga, hiking, menari, tenis, renang, angkat beban, bersepeda, Pilates, dll. Berolahraga juga meningkatkan fungsi kognitif Anda yang sangat penting untuk membantu Anda membuat keputusan dan membuat Anda lebih bersemangat serta produktif.

4. Meditasi

Meditasi bisa membantu mengatasi stres. Selain itu, meditasi juga memberi manfaat kesehatan, antara lain meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi rasa sakit dan peradangan pada tingkat sel. Meditasi juga bisa meningkatkan kebahagiaan dan kontrol diri Anda. Lakukan meditasi setidaknya 10 menit setiap pagi di ruangan yang hening dan damai.

5. Rencanakan hari Anda sebelum mulai bekerja

Jadilah orang yang proaktif dan bukannya reaktif dengan merencanakan hari Anda ke depan. Ada banyak peralatan yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu manajemen waktu Anda; pilih yang terbaik menurut Anda. Perencanaan membantu Anda tetap berada di jalur. Matikan notifikasi email pada siang hari (kecuali Anda bekerja sebagai customer service) dan habiskan sedikit mungkin waktu Anda pada email. Periksa email Anda di pagi hari, balas yang mendesak, hapus yang tak penting, dan pindahkan email yang harus dibalas nanti pada satu folder khusus.

Dan ketahuilah kedahsyatan bangun pagi di sini.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisKisah SuksesTips

4 Hal untuk Dicontoh dari Kisah Sukses Colonel Sanders, Sang Pendiri KFC

colonel sanders

Kalau disebut nama Colonel Sanders, tentu kita semua akan teringat dengan Kentuky Fried Chicken (KFC). Kisah Colonel Sanders dalam membangun KFC memang sangat patut ditiru. Dia melakukan beragam cara hingga akhirnya usahanya ini kini bisa mendunia.

Apa saja rahasia kesuksesan Colonel Sanders yang bisa kita pelajari? Berikut penjelasannya.

1. Jadilah orang yang tangguh

Hampir setiap manusia pernah mengalami kegagalan, dan kegagalan tersebut adalah jalan menuju sukses. Jika Anda tidak pernah gagal, mungkin saja itu karena Anda tidak pernah mencoba. Karena kegagalan tak bisa dihindari, kita harus tahu bagaimana cara menghadapinya. Jika Anda bisa menghadapinya dengan benar, kegagalan macam apapun tak akan mampu menghentikan Anda.

Hal inilah yang terjadi pada Colonel Sanders. Hidupnya tampak baik-baik saja saat dia memiliki restoran yang sukses. Namun, kemudian, sesuatu yang tidak terduga terjadi: pemerintah memindahkan persimpangan jalan raya di depan restoran ke jalur jalan lainnya. Akibatnya, jumlah pengunjung ke restoran anjlok. Dia akhirnya harus menjual restoran tersebut. Lebih buruk lagi, ia sudah berusia 66 tahun pada waktu itu.

Banyak orang mungkin kehilangan harapan dalam situasi tapi Colonel Sanders tetap tangguh menghadapinya. Dia tidak meratapi nasib buruknya. Dia tidak menyalahkan orang lain atas situasi ini. Sebaliknya, ia berpikir mengenai apa yang bisa ia lakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut.

2. Manfaatkan semua yang Anda miliki

Ketika berada pada situasi yang buruk, kebanyakan orang fokus pada apa yang tak mereka miliki. Mereka banyak mengeluh. Tapi hal tersebut tidak akan memberikan solusi. Yang perlu Anda lakukan adalah melihat apa saja yang Anda miliki.

Itulah yang dilakukan oleh Colonel Sanders. Ketika restorannya bangkrut, dia tidak memiliki apa-apa kecuali resep ayam gorengnya. Jadi, dia memutuskan untuk memanfaatkan baik-baik hal tersebut. Dia memutuskan untuk menjual resep ayam goreng tersebut ke beberapa restoran. Ya, dia memanfaatkan semua yang dia miliki.

3. Jangan membuat alasan

Untuk menjual resepnya, Colonel Sanders harus pergi dari pintu ke pintu. Bahkan sering dia harus tidur di dalam mobil. Dan ingat, saat itu usianya 66 tahun. Pada situasi tersebut, dia bisa saja membuat beberapa alasan, seperti “saya sudah terlalu tua untuk melakukan ini”, “saya tidak bisa tidur di mobil”, dan lain-lain. Tapi, dia adalah pemenangnya karena dia sama sekali tidak membuat alasan semacam itu.

4. Jadilah orang yang gigih

Apa yang dilakukan Colonel Sanders sangatlah tidak mudah untuk dilakukan. Dia mengalami banyak sekali penolakan. Tapi hal tersebut tidak menghentikannya. Dia terus maju dan menjadi seorang manusia yang gigih. Dan akhirnya kegigihannya pun terbayar. Resepnya dibeli, hingga menjadi apa yang kita lihat sekarang

 

Sumber: www.lifeoptimizer.org

read more
BisnisProduktivitasTips

Tips Agar Bisa Produktif Tanpa Harus Sibuk

produktif tanpa sibuk

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ada perbedaan yang nyata antara orang sibuk dan orang produktif. Kenyataanya, kita bisa menjadi produktif tanpa harus sibuk. Namun, sebagian besar dari kita justru malah merasa produktif ketika mereka sibuk. Memang, hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Tapi jika kita bisa produktif tanpa harus sibuk, mengapa tidak?

Produktif tanpa sibuk bisa memberikan kita banyak manfaat, antara lain kita bisa punya banyak waktu untuk orang-orang yang kita sayangi, kita akan punya banyak waktu untuk mengembangkan diri (misalnya untuk membaca buku), kita akan punya waktu untuk melakukan hobi, dan kita akan punya waktu, tentu saja, untuk menikmati hidup.

Mau tau bagaimana caranya? Berikut ini adalah tips agar kita bisa produktif tanpa harus menjadi sibuk.

1. Investasikan waktu untuk membuat semuanya sejelas mungkin

Agar bisa fokus pada 20% kegiatan yang menjadi bagian terpenting dari keseluruhan aktivitas Anda, tentu Anda perlu terlebih dahulu mengidentifikasikan aktivitas apa saja itu. Dan untuk bisa melakukannya, Anda butuh kejelasan, baik mengenai tujuan hidup Anda maupun mengenai prioritas. Baru setelah itu, Anda bisa memutuskan apakah aktivitas yang akan Anda lakukan tersebut tepat untuk Anda atau tidak. Dan hal ini membutuhkan investasi waktu yang lumayan jadi sisihkan waktu Anda setiap harinya untuk memperjelas segala sesuatunya.

2. Jadilah orang yang ikhlas merelakan kesempatan pergi

Satu alasan kenapa orang menjadi super sibuk adalah ketika mereka tidak mau menyiakan kesempatan. Mereka mengatakan tidak pada apapun yang kelihatannya baik. Dan akhirnya, hidup mereka dipenuhi oleh terlalu banyak hal. Seperti kata Rick Warren “Anda harus mengatakan tidak pada kesempatan baik, sehingga Anda bisa mengatakan ya pada kesempatan yang jauh lebih besar”.

3. Fokus pada sedikit hal

Anda harus fokus pada sedikit hal yang tepat bagi Anda. Yang terbaik dari fokus pada hal kecil adalah Anda akan membangun momentum. Anda akan mengalami akselerasi yang memberi Anda lebih banyak hasil dengan usaha yang lebih sedikit. Tapi, kuncinya tetap kejelasan, seperti yang dijelaskan pada poin 1.

4. Waspadai segala gangguan

Akan ada banyak gangguan yang menghampiri Anda. Jika tidak hati-hati, Anda bisa kehilangan fokus. Anda bisa terbuyarkan ke beberapa hal yang terlalu banyak. Memang kesempatan baik bisa muncul dari waktu ke waktu, tapi tidak menutup kemungkinan kesempatan buruk lah yang datang. Jadi, selalu waspadalah.

5. Tentukan batasan

Untuk bisa menentukan prioritas, Anda harus menentukan batasan. Seperti Clayton Christensen, misalnya, yang memutuskan untuk pulang setiap pukul 6. Dia bisa saja melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan ketika di rumah, tapi dia memilih untuk menghabiskan waktu dengan keluarganya.

Keuntungan dari pendekatan ini adalah dia harus bisa menggunakan waktunya dengan bijak ketika di kantor karena waktunya sangat terbatas. Sama halnya dengan Anda, Anda juga harus berani menentukan batasan ini. Dengan menetapkan batas, Anda akan memaksa diri untuk bisa membuat prioritas.

 

Sumber: www.lifeoptimizer.org

read more
BisnisTips

Cara Branding Terbaik untuk Para Entrepreneur

branding entrepreneur

Branding kini bukan hanya sebuah kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi suatu prioritas utama dalam pemasaran bisnis. Alasannya, pelanggan mencari lebih dari sekedar produk. Mereka mencari sebuah merek yang memiliki suatu kepribadian. Itulah mengapa, sangat penting bagi setiap entrepreneur untuk mem-branding diri mereka sendiri.

Para entrepreneur bersaing untuk menggunakan sumber daya dan mendapatkan peluang yang memungkinkan mereka untuk menceritakan kisah mereka dan membangun reputasi mereka. Jika Anda seorang entrepreneur yang tidak aktif mem-branding diri Anda, sudah pasti pelanggan juga tidak akan mem-branding Anda, yang pada akhirnya akan merusak citra Anda serta valuasi perusahaan.

Berikut ini adalah cara yang perlu Anda lakukan untuk membranding diri Anda sendiri.

1. Cari persamaan dan kuasailah hal tersebut

Akan sangat baik jika Anda mampu menemukan persamaan antara Anda dan perusahaan Anda. Ketika Anda telah menemukan hal tersebut, Anda bisa mulai secara proaktif menyelaraskan dua hal tersebut di depan para pelanggan sehingga tercipta suatu hubungan yang kuat di antara keduanya. Anda akan terlihat menguasai hal tersebut.

Setiap produk atau jasa pasti memiliki impresi yang terkait, antara lain kejujuran, efektivitas dan fokus terhadap pelanggan, yang kesemuanya sangat penting bagi pelanggan. Identifikasikan karakteristik tersebut dan masukkan ke dalam identitas Anda.

2. Jadilah ahli

Anda perlu memastikan bahwa Andalah yang memimpin dan para pesaing hanya bisa mengikuti Anda. Jika Anda bisa melakukannya, Anda akan tampil sebagai innovator terpercaya dan seorang pemimpin yang memiliki pemikiran, sehingga membuat Anda lebih berpengaruh. Hal ini akan memproyeksikan Anda sebagai seseorang yang bisa mengidentifikasi dan mengisi kesenjangan di pasar yang lebih baik daripada orang lain. Pelanggan Anda akan merasa bahwa Anda cukup peduli untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang sebelumnya tak terpenuhi.

3. Networking yang lebih baik

Networking dengan orang yang tepat akan menempatkan Anda di posisi yang tepat untuk mendapatkan pelanggan potensial. Sangat penting bahwa Anda untuk memikirkan strategi networking yang efektif bagi diri Anda. Dan terlepas dari strategi tersebut, ingatlah hukum timbal balik: Ketika Anda terhubung dengan orang-orang dan bertukar pikiran dan informasi tanpa khawatir apakah Anda akan dibayar atau tidak, kebaikan akan berbalik kepada Anda berkali-kali lipat.

4. Gunakan media sosial

Penggunaan media sosial sangatlah mudah, cepat, dan menarik. Selain itu, kebanyakan pelanggan Anda pasti juga menggunakan media sosial. Jadi, Anda juga harus menggunakannya. Dan Anda harus selalu berperilaku baik ketika ber-media sosial karena jika tidak tentu Anda malah akan menjauhkan pelanggan. Dan ingat, pisahkan media sosial untuk pribadi dan branding bisnis.

5. Jadilah komunikator yang baik

Memiliki kemampuan komunikasi yang baik tidak hanya akan membuat Anda tampil sebagai pemimpin yang baik, tapi juga akan membuat Anda tampil menonjol. Perhatikan apa yang Anda katakan, mencobalah untuk berlatih menulis, perhatikan tata bahasa dan ejaan Anda.

Perbaiki kemampuan presentasi Anda karena hal ini sangat penting bagi setiap entrepreneur. Jika Anda bisa mempresentasikan dengan baik, Anda dan perusahaan Anda akan dianggap lebih baik juga.
Selain itu, Anda juga harus bisa tampil lebih nyaman dalam penggunaan video. Entah itu video online, video perusahaan, video produk, atau video untuk kebutuhan training perusahaan, interview, atau dukungan pelanggan. Anda harus mahir menggunakan mode komunikasi sebaik mungkin.

6. Jadilah diri sendiri

Apa pun yang Anda lakukan, jangan mencoba menjadi orang lain. Kebohongan Anda mungkin akan dideteksi oleh pesaing Anda, dan akan mempermalukan Anda. Cara terbaik adalah tetap konsisten dan menjadi diri sendiri, terlepas dengan siapa Anda sedang berhadapan.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

read more
BisnisProduktivitasTips

6 Kiat Produktif yang Bisa Kita Pelajari dari Anak Kecil

anak kecil produktif

Anak kecil sangatlah bersemangat. Dan mereka juga sangat produktif. Dan sebagai orang dewasa, kita bisa mengambil banyak pelajaran mengenai kiat produktif dari para anak kecil ini.

1. Tidur adalah prioritas

Anak kecil, khususnya bayi, tidur sangat lama, sekitar 10-18 jam sehari. Tidur membantu mereka tumbuh dan mengembangkan sistem kekebalan tubuh mereka. Jika mereka tidak mendapat cukup tidur, mereka akan cepat marah dan sulit menenangkan diri. Hal ini juga terjadi pada orang dewasa. Jika kita tidak mendapatkan cukup tidur, kita mulai ngomel dan cepat marah, ingatan buruk, kurang fokus, dan kurang perhatian. Tentunya, kita tidak harus tidur selama 18 jam per hari. Tapi, dengan cukup tidur, kita akan bisa lebih produktif.

2. Praktek adalah segalanya

Ketika akan membalik badan, bayi membutuhkan waktu lama. Namun, hal tersebut mudah ketika mereka telah melakukan beberapa praktek. Hal yang sama terjadi pada orang dewasa. Mungkin Anda tidak bisa melakukan suatu hal pada percobaan pertama dan kedua, tapi jika Anda terus mencoba, Anda pasti akan bisa.

3. Rutinitas sangatlah baik

Bangun, makan, bermain, makan, tidur, bermain, makan, tidur … Dan itu terjadi setiap hari. Hal tersebut merupakan rutinitas bagi anak kecil. Namun, mereka tidak merasa lelah melakukannya karena mereka menikmatinya. Hal ini juga terjadi pada orang dewasa. Anda harus ingat bahwa tindakan positif yang dilakukan rutin akan membantu tubuh kita berfungsi secara sempurna.

4. Tahu kapan harus berhenti

Ketika lelah, anak-anak akan berhenti bermain, berjalan, atau melakukan kegiatan lainnya. Bayi yang kekenyangan juga akan memberi tahu Anda dengan melempar sendok. Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa setiap orang memiliki batasnya masing-masing. Orang produktif menyadari hal tersebut dan mereka tahu kapan harus berhenti. Istirahat kecil, berjalan-jalan, mendengarkan musik selama beberapa waktu akan membersihkan kepala Anda dan mengembalikan kreativitas Anda kembali. Jika Anda lelah, akuilah dan istirahatlah.

5. Konsentrasi pada satu hal

Anak-anak akan melewati periode dimana mereka melihat sesuatu yang mereka suka dan mencoba meraihnya. Ketika mereka meraih rambut Anda, mereka tidak hanya menggenggam, tapi menariknya dengan kuat. Perhatikan bahwa mereka sangat berkonsentrasi ketika melakukan proses tersebut. Tidak ada yang bisa mengalihkan perhatian mereka; mereka sepenuhnya fokus. Orang dewasa harus mempelajari hal ini dari anak kecil. Ada ribuan hal yang terjadi di sekitar kita, tetapi jika kita bisa berkonsentrasi pada satu hal saja, kita akan bisa lebih produktif.

6. Tertawa

Jika Anda pernah melihat senyum anak-anak atau mendengar tertawa bayi setidaknya sekali, Anda tahu bagaimana ajaibnya hal tersebut. Hal tersebut menandakan bahwa anak tersebut merasa gembira. Tersenyum dan tertawa sangat bagus untuk orang-orang dari segala usia. Tertawa membantu kita melawan stres, meningkatkan suasana hati kita dan membuat kita lebih baik. Jadi, tertawalah!

Sebagai orangtua dari para anak kecil ini, Anda mungkin juga harus belajar untuk menjadi orangtua yang produktif.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisKisah SuksesTips

10 Kiat Sukses dari Warren Buffet

kiat sukses warren buffet

Warren Buffet adalah investor tersukses sepanjang masa. Kekayaannya mencapai USD 70 Milyar. Lantas apa kiat suksesnya? Baca artikel ini sampai tuntas!

1. Temukan passion Anda

Anda akan sangat beruntung ketika Anda sudah menemukan passion Anda. Namun, yang perlu Anda tahu, Anda mungkin tak akan langsung menemukan passion itu pada pekerjaan pertama Anda. Anda perlu proses untuk menemukannya, meskipun mungkin ada pula orang yang telah mengetahui passion mereka bahkan ketika mereka masih kecil. Kabar baiknya, begitu Anda tahu passion Anda, hidup Anda akan berubah. Dan jika Anda telah mapan finansial, Anda akan lebih mudah untuk mengikuti apapun passion Anda.

2. Gajilah dengan benar

Menggaji adalah salah satu tantangan terbesar dalam mengelola dan menumbuhkan suatu tim yang kreatif. Ingatlah bahwa karyawan Anda adalah aset terbesar bagi Anda. Maka dari itu, carilah orang yang memiliki intregitas, intelegensi, dan energi dan gajilah mereka sesuai dengan apa yang mereka berikan untuk Anda.

3. Jangan pedulikan apa yang dipikirkan orang lain

Jika Anda selalu memedulikan apa yang dipikirkan orang lain, Anda akan selamanya terpenjara. Memang normal jika Anda ingin diterima dan disukai. Namun, hal ini akan membuat Anda menjadi khawatir berlebihan mengenai apa yang dipikirkan orang lain mengenai Anda. Khawatir yang berlebihan ini akan memberikan efek negatif terhadap hidup Anda. Jangan biarkan hal ini menghambat Anda meraih potensi terbaik Anda.

4. Baca, baca, baca

Jika Anda belum menjadikan membaca sebagai suatu aktivitas rutin, Anda akan kehilangan banyak kesempatan. Semakin banyak yang Anda baca, Anda akan semakin pintar. Jika Anda membaca satu buku dalam satu bulan dengan topic yang sama selama setahun, Anda akan menjadi 5% dari para ahli di topic tersebut.

5. Miliki margin keamanan

Kebanyakan investor akan menghadapi berbagai hambatan dalam kehidupan investasi mereka. Margin keamanan akan memberi mereka perlindungan dalam hal pelestarian modal ketika menghadapi situasi sulit.

6. Miliki keunggulan kompetitif

Keunggulan kompetitif adalah keunggulan di atas para pesaing dengan menawarkan nilai yang lebih besar pada konsumen, baik dengan harga yang lebih rendah atau dengan memberikan manfaat dan layanan yang lebih besar yang mengimbangi harga yang lebih tinggi.

7. Jadwal untuk kepribadian Anda

Warren Buffet tidak suka pertemuan, tapi ia membangun bisnisnya di sekitar kepribadiannya, melakukannya dengan cara yang dia suka dan menikmatinya. Jadi, temukanlah modus produktif, kecepatan, dan sweet spot Anda untuk bisa menjadi lebih produktif.

8. Selalu bersaing

Kepuasan adalah musuh terbesar untuk pebisnis. Setelah Anda mendapatkan perasaan kepuasan diri, saat itulah pesaing akan membunuh Anda. Jadi, selalu berusahalah untuk tumbuh dan bergerak maju.

9. Modelkan kesuksesan Anda

Satu hal yang dimiliki semoa orang sukses adalah mentor. Miliki mentor untuk membimbing Anda meraih kesuksesan.

10. Berikan cinta tanpa syarat

Dalam profilnya untuk The Great Minds of Investing, Buffet memberitahukan alasan terbesar keberhasilannya: cinta dan dukungan yang ia terima dari ayahnya, Howard Buffett, seorang anggota Kongres AS yang ia dihormati. Menurutnya, cinta tanpa syarat inilah yang membantunya meraih kesuksesan.

 

Sumber: motivationgrid.com

read more
BisnisTips

6 Tips Dasar untuk Meningkatkan Ketrampilan Komunikasi Anda

meningkatkan ketrampilan komunikasi

Komunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan dan dunia kerja. Untuk menjadi komunikator yang efektif, kita perlu menyadari beberapa tips dasar berikut ini yang bisa kita gunakan dalam pekerjaan dan kehidupan.

1. Tunjukkan Apresiasi

Sebelum masuk ke inti percakapan Anda, pastikan untuk mengekspresikan terima kasih Anda untuk waktu yang disediakan oleh tiap individu. Waktu sangatlah berharga, dan karenanya penting bagi kita menghormati dan memperhatikan hal tersebut. Selain itu, puji atau apresiasi untuk setiap kontribusi positif mereka.

2. Hubungkan diri Anda

Jika mungkin, hubungkan diri Anda secara personal. Siapa tahu ada hobi atau kenangan masa kecil yang sama. Berhati-hatilah untuk menghindari  topik kontroversial seperti kecenderungan politik atau keyakinan agama.

3. Tetap positif

Mempertahankan sikap positif sangat penting untuk menghasilkan komunikasi yang produktif. Daripada berpikir negatif atau mengeluh, lebih baik Anda berpikir konstruktif. Orang akan cenderung mengakhiri komunikasi ketika mereka merasa diserang atau dikritik. Tetaplah menjadi orang yang baik bahkan ketika mengungkapkan kekhawatiran atau ketidaksenangan.

4. Perhatikan nada bicara

Anda memang perlu bersikap tegas ketika menunjukkan maksud Anda, tapi jangan  agresif. Ada garis tipis antara keduanya. Cobalah untuk tidak menyeberanginya. Yakinlah dan katakan to the point dan ucapkan semuanya dengan nada yang tenang.

5. Fokus pada hasil

Sangat penting untuk mencari tahu hasil apa yang akan Anda dapatkan nanti sebelum Anda memulai percakapan. Mengetahui tujuan Anda membantu Anda untuk mengarahkan percakapan dan untuk tetap berada pada jalur. Apa yang ingin Anda capai? Apakah Anda mencoba untuk memberikan bantuan, menyelesaikan konflik, atau berkolaborasi pada proyek tertentu? Apakah Anda mencari saran atau mencoba untuk mempengaruhi perilaku? Hasil yang Anda inginkan membantu untuk menentukan aliran komunikasi.

6. Dengarkan

Kontak mata sangat penting. Bersikaplah sopan dan jangan mengganggu. Tidak ada yang suka diganggu. Dan meskipun sangat normal bagi siapa saja untuk mengungkapkan maksud dan poin, cobalah untuk selalu  menghormati pikiran orang lain. Cobalah untuk memahami perspektif mereka. Selalu jaga agar pikiran Anda tetap terbuka. Berusahalah untuk menjadi pendengar yang baik.

 

Sumber: www.lifehack.com

read more
1 5 6 7 8 9 15
Page 7 of 15