close
FashionGaya HidupInfo

7 Tren Fashion Wanita yang Tidak Disukai Pria

tren fashion yang tak disukai pria

Ada begitu banyak tren fashion wanita yang disukai lelaki, beberapa di antaranya adalah stiletto, mini dress warna hitam, dan skinny jeans. Namun, ada juga beberapa tren fashion wanita yang tidak disukai lelaki, seperti tersebut di bawah ini.

1. Peplum

Peplum adalah potongan ekstra kain pada kemeja, gaun, atau rok menyembul dari pinggang dan menjumbai keluar. Tren ini disukai wanita karena bagian ini menonjolkan rasio pinggang dan pinggul Anda. Meskipun pria mengingini wanita dengan pinggang yang lebih kecil dari pinggulnya, peplum ternyata bukan cara yang tepat untuk menarik perhatian mereka. Beberapa pria berpikir peplum konyol dan kekanak-kanakan. Beberapa berpikir kibarannya di sekitar area perut mengingatkan mereka pada baju hamil. Jika Anda mau pakai peplum, pakailah untuk menyenangkan diri sendiri dan teman-teman wanita Anda.

2. Boot Ugg

Boot Ugg memang termasuk item fashion yang harus Anda tinggalkan. Wanita suka Ugg karena nyaman dan bisa dipakai dengan legging, jeans, dan sweatpants. Namun, banyak pria berpikir wanita harus mencari cara lain untuk membuat kakinya nyaman. Menurut pria, Ugg membuat bahkan kaki kurus pun terlihat sangat besar. Bahkan Ugg lebih terlihat seperti sandal tidur.

3. Celana harem

Celana harem sangat populer di antara wanita karena memang nyaman dipakai. Celana ini longgar di bagian pantat dan paha, menjadi lebih ketat dari lutut ke bawah, memberikan pemakainya siluet yang unik. Celana ini bisa jadi alternatif pilihan celana bagi wanita. Namun, menurut pria, bentuk celana yang tidak biasa ini sama sekali tidak menarik. Selain karena menutupi bagian pantat wanita, pria juga melihat celana harem terlihat seperti popok bayi.

4. Atasan tanpa tali (strapless tops)

Atasan tanpa tali cocok untuk musim yang panas serta cocok bagi Anda yang ingin menikmati sentuhan angin dan matahari pada bahu dan punggung Anda. Selain itu, atasan tipe ini juga membuat Anda terlihat sedikit lebih seksi. Mayoritas wanita membutuhkan bra lengkap (termasuk tali/strap) untuk menyangga payudaranya. Dalam atasan tanpa tali, pria merasa bahwa dada wanita menjadi rata dan tidak kencang. Selebihnya, lelaki tak paham mengapa wanita harus mengenakan sesuatu yang harus mereka tarik-tarik (agar tak melorot) sepanjang hari.

5. Wedges

Setiap wanita tahu bahwa wedges adalah bentuk ternyaman dari heels. Wedges bisa dipasangkan dengan jeans, celana pendek dan sundress, serta membuat Anda lebih tinggi tanpa harus tacit berjalan di rumput atau pasir. Namun, seperti halnya Ugg, pria merasa wedges membuat kaki terlihat besar dan kikuk. Seperti wanita memakai sebongkah kayu di kakinya.

6. Bawahan high-waist

Bawahan high-waist, bentuk celana, jeans dan celana pendek, sempat populer di tahun 80-an dan kembali menjadi tren. Ada begitu banyak keuntungan dari celana berpinggang tinggi, termasuk tidak adanya rasa khawatir akan adanya bagian yang terlihat ketika Anda duduk atau membungkuk. Selama beberapa tahun, tampilan ini diidentikkan dengan mom’s jeans dan pria tidak menyukai label itu. Selain itu, celana seperti ini tidak membuat bagian belakang wanita terlihat menarik.

7. Romper

Romper atau baju monyet adalah semacam jumpsuit dengan bagian celana yang sangat pendek. Sebenarnya mirip sundress juga, tapi bagian rok diganti dengan celana pendek sehingga Anda tidak harus khawatir ketika bermain-main di daerah berangin. Menurut pria, penggabungan overall dan dress sangatlah aneh. Dan bagi sebagian dari mereka, romper terlihat seperti pakaian bayi.

 

Sumber: www.therichest.com

Tags : fashion