reproduksi wanita – Catatan Mini https://catatanmini.com Informasi dan Pengetahuan Umum Thu, 15 Feb 2018 06:26:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.26 6 Masalah Menstruasi yang Tak Boleh Anda Anggap Remeh https://catatanmini.com/6-masalah-menstruasi-yang-tak-boleh-anda-anggap-remeh/ Fri, 04 Dec 2015 09:34:25 +0000 http://womitips.com/?p=1372 Memang beberapa masalah menstruasi umum terjadi pada wanita. Namun, ada beberapa masalah menstruasi yang tidak boleh Anda abaikan karena bisa jadi berbahaya, seperti di bawah ini.

1. Tidak mengalami haid selama beberapa bulan

Jika Anda melewatkan dua menstruasi atau lebih dan Anda tahu Anda tidak hamil, bisa jadi hal ini karena ketidakseimbangan hormon, masalah tiroid, olahraga atau diet berlebihan, stres atau menopause dini. Tanpa menstruasi, lapisan rahim bisa menumpuk terlalu banyak, menyebabkan pertumbuhan sel-sel yang abnormal (kondisi yang berpotensi prakanker).

Anda perlu mengunjungi dokter untuk melakukan tes panggul. Selain itu, dokter mungkin juga akan melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hormon dan melihat adanya gangguan tiroid, sindrom ovarium polikistik (atau PCOS, sebuah kondisi yang ditandai oleh tingginya tingkat androgen, atau hormon pria) dan menopause dini.

2. Kram yang tiba-tiba intense atau memburuk

Ini bisa merupakan tanda endometriosis, suatu kondisi di mana sel-sel yang tumbuh di dalam rahim mulai tumbuh di luar rahim, menyebabkan nyeri panggul yang serius. Gejala bisa mulai muncul setiap saat, tetapi kebanyakan wanita yang didiagnosis dengan endometriosis telah mengalami riwayat menstruasi yang sakit sejak masih muda. Kram intens juga bisa disebabkan oleh beban di panggul.

3. Bercak

Jika Anda mulai melihat darah antara menstruasi satu dan lainnya, penyebabnya bisa menjadi kista rahim atau polip, fibroid, infeksi (seperti vaginosis bakteri) atau pertumbuhan pra-kanker.

4. Pendarahan atau menstruasi berat selama lebih dari 10 hari

Jika menstruasi Anda membuat pembalut basah dalam satu jam atau kurang, itu tandanya menstruasi berat. Ini bisa merupakan gejala dari suatu masalah medis (seperti fibroid, polip atau adenomiosis, di mana jaringan dari lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding rahim) yang bisa menyebabkan Anda mengalami anemia.

5. Gejala PMS yang mengacaukan hidup Anda

PMS yang seperti ini bisa disebut PMDD (premenstrual dysphoric disorder), yang bisa dianggap miliaran kali lebih buruk dari PMS biasa. Gejalanya termasuk makan berlebihan, perubahan suasana hati disertai menangis, kecemasan yang parah, kemarahan dan merasa di luar kendali yang terjadi seminggu sebelum menstruasi dan akan membaik begitu menstruasi dimulai. Jika parah, obat anti-depressant bisa sangat membantu.

6. Efek hormon

Jika Anda memiliki asma atau sindrom iritasi usus yang menjadi semakin parah seminggu atau lebih sebelum menstruasi, mungkin saja itu bukan kebetulan. Ada fenomena yang disebut Pembesaran Premenstrual (Premenstrual Magnification) dimana beberapa kondisi (termasuk diabetes, depresi dan arthritis) bisa memburuk sebelum menstruasi dimulai, yang terjadi akibat fluktuasi hormon. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai peningkatan dosis obat pada saat sebelum menstruasi.

 

Sumber: www.womansday.com

]]>
6 Hal yang Harus Anda Tahu Sebelum Mencukur Daerah Kewanitaan Anda https://catatanmini.com/6-hal-yang-harus-anda-tahu-sebelum-mencukur-daerah-kewanitaan-anda/ Fri, 04 Dec 2015 09:26:57 +0000 http://womitips.com/?p=1364 Mencukur daerah kewanitaan Anda memang perlu dilakukan untuk menjaga agar daerah tersebut lebih higienis. Selain itu, hal ini juga bagus untuk mempercantik penampilan daerah tersebut. Namun, sebelum Anda mencukur bulu daerah kewanitaan Anda, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

1. Pilihlah pisau cukur yang tepat

Pastikan pisau yang Anda pakai bersih dan tajam, dan gantilah setiap bulan. Pisau cukur yang tidak tajam akan mengenai kulit, menyebabkan goresan dan pisau cukur yang sudah lama kemungkinan akan menyebarkan bakteri. Anda bisa memakai pisau cukur multi-blade dengan kepala yang fleksibel sehingga meluncur mulus di sepanjang permukaan tidak teratur seperti daerah miss V Anda.

2. Perhatikan waktu untuk mencukur

Jangan langsung mencukur daerah kewanitaan Anda. Mandilah terlebih dahulu kemudian Anda bisa mencukur terakhir. Pada saat itu, kondisi kulit dan rambut dalam keadaan sangat lembut. Apalagi jika Anda mandi air hangat, uap panas akan membuka folikel dan semakin melenturkan rambut.

3. Manjakan daerah kewanitaan Anda

Untuk mencegah rambut tumbuh ke dalam dan iritasi kulit, Anda harus melakukan beberapa perawatan. Sebelum mencukur, kelupas daerah tersebut dengan spon mandi dan sabun cair yang lembut selama 20 detik. Bilas, lalu gunakan kondisioner rambut biasa pada rambut di daerah tersebut untuk melunakkannya sebelum mencukur. Anda juga bisa menyisir rambut terlebih dahulu searah dengan arah pertumbuhan rambut agar ujung rambut tetap berada di atas dan menjauhi kulit.

4. Buatlah batasan

Oleskan krim atau minyak cukur, sabun cair, atau kondisioner rambut untuk melumasi dan melicinkan pisau cukur Anda.

5. Perhatikan arah pencukuran

Jika rambut di bawah sana ekstra panjang, pastikan untuk memotongnya dengan gunting kuku sehingga rambut tidak akan menyumbat pisau Anda. Selain itu, dengan mencukur melawan pola pertumbuhan rambut, hasil pencukuran akan lebih halus, tetapi jika kulit Anda sensitif, tetaplah mencukur searah dengan arah pertumbuhan rambut.

6. Lakukan tindak lanjut

Langsung setelah selesai bercukur, oleskan lotion pelembab yang bebas pewarna atau wewangian. Anda juga disarankan untuk memakai pakaian longgar selama beberapa jam setelahnya untuk menghindari gesekan dan iritasi.

 

Sumber: www.womansday.com

]]>
8 Masalah Terburuk Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya https://catatanmini.com/8-masalah-terburuk-saat-menstruasi-dan-cara-mengatasinya/ Fri, 04 Dec 2015 09:22:09 +0000 http://womitips.com/?p=1360 Apakah Anda termasuk orang yang mengalami banyak masalah saat menstruasi? Berikut ini adalah beberapa contoh masalah menstruasi yang sering dihadapi wanita dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Jerawat

Tingginya kadar progesteron sebelum menstruasi meningkatkan kelenjar minyak. Pada saat yang sama jumlah testosteron tetap stabil. Akhirnya mulai muncul jerawat di wajah Anda.

Cara mengatasinya: Gunakan pembersih yang lembut dan hindari scrub, toner, atau tisu yang kasar untuk mencegah hilangnya minyak wajah yang baik. Anda juga bisa membeli obat oles berdasarkan resep dokter.

2. Nyeri punggung bagian bawah

Ini mungkin saja nyeri menstruasi biasa. Karena uterus miring ke arah belakang, akhirnya rasa nyeri terasa pada bagian ini.

Cara mengatasinya: Lakukan cara kuno. Letakkan bantalan panas (atau Anda bisa mengisi botol dengan air hangat) dan meletakkan di bagian yang nyeri. Anda juga bisa melakukan yoga atau peregangan mingguan membantu mengurangi nyeri punggung (meskipun tidak secara langsung dengan menstruasi Anda).

3. Pertambahan berat badan

Jika berat badan Anda naik beberapa hari sebelum menstruasi, hal ini kemungkinan disebabkan oleh retensi air yang disebabkan oleh hormon.

Cara mengatasinya: Minuman berkafein bisa menjadi diuretik alami. Selain itu, Anda juga bisa melakukan yoga atau bersepeda karena akan membantu mengeluarkan keringat dan mengurangi berat badan akibat retensi air tersebut. Olahraga juga bisa membantu Anda menghadapi PMS pada umumnya.

4. Kelelahan

Hal ini sangat umum terjadi saat Anda menstruasi. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh penurunan kadar hormon sebelum dimulainya menstruasi.

Cara mengatasinya: Tidurlah yang cukup di malam hari, kurang lebih 7 hingga 8 jam. Ketika Anda bangun, meskipun Anda mungkin merasa malas, usahakan untuk memaksa diri Anda melakukan cardio sedang selama 30 menit. Cara ini akan memberikan Anda energi tambahan dan hormon endorfin juga yang akan membuat Anda ceria.

5. Sakit kepala dan migrain

Penurunan estrogen dapat mempengaruhi aktivitas neurotransmitter, yang membuat kepala Anda terasa berat dan pusing.

Cara mengatasinya: Anda mungkin bisa meminum obat atau ramuan alami untuk mengatasi sakit kepala Anda. Untuk migrain, Anda bisa mengkonsumsi magnesium oksida dan suplemen. Bila pusing dan migraine terlalu parah, segera kunjungi dokter.

6. Rasa ingin makan (ngemil)

Sebelum menstruasi, hormon stres kortisol naik dan hormon serotonin menurun, yang membuat Anda ingin makan makanan asin, manis, berkarbohidrat, dan berlemak.

Cara mengatasinya: Coba untuk memenuhi rasa ingin makan Anda melalui jalan tengah. Alih-alih makan ubi jalar goreng, Anda bisa makan ubi jalar bakar atau rebus. Jika ingin makan masakan China, padukan dengan brokoli dan beras merah.

7. Perubahan emosi

Ketika menstruasi sudah mulai, ada penurunan estrogen, yang memainkan peran besar dalam pengaturan suasana hati, yang bisa membuat emosi Anda berubah-ubah dengan cepat.

Cara mengatasinya: Anda bisa makan snack dari sayuran dan buah serta makanan yang mengandung protein untuk menghindari fluktuasi gula darah yang memperburuk mood Anda.

8. Masalah usus

Hormon yang sama yang menyebabkan rahim Anda berkontraksi juga menyebabkan organ sepanjang saluran pencernaan berkontraksi. Hasilnya, Anda mungkin mengalami berbagai masalah usus selama menstruasi, seperti kembung, sembelit, diare, dan mual.

Cara mengatasinya: Anda bisa meminum obat seperti ibuprofen atau naproxen hanya jika Anda terbiasa dengan obat tersebut. Atau, Anda bisa menghindari junk food yang asin yang akan memperburuk masalah usus Anda.

 

Sumber: www.womansday.com

]]>
6 Fakta tentang Menstruasi yang Mungkin Belum Anda Ketahui https://catatanmini.com/6-fakta-tentang-menstruasi-yang-mungkin-belum-anda-ketahui/ Fri, 04 Dec 2015 09:17:19 +0000 http://womitips.com/?p=1356 Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar perempuan mengalami menstruasi setiap bulannya, menstruasi masih merupakan fenomena yang misterius. Bahkan beberapa fakta tentang menstruasi masih belum Anda ketahui, seperti yang tersebut di bawah ini.

1. Lamanya siklus tidak hanya berbeda-beda antara wanita satu dan yang lainnya, tapi juga antara bulan satu dan lainnya

Siklus menstruasi rata-rata 28 hari, tapi rentang antara 21 hari hingga 35 hari masih tergolong normal. Ketika menghitung lama siklus Anda, hari pertama adalah hari Anda mulai menstruasi dan hari terakhir adalah hari terakhir sebelum Anda menstruasi lagi. Sangat normal jika lama siklus ini berbeda dari bulan ke bulan—stres, diet, dan beberapa faktor lain mempengaruhi hal ini.

2. Beberapa wanita bisa merasakan ketika mereka sedang berovulasi

Ovulasi, yang berlangsung satu sampai dua hari, mengacu pada fase dalam siklus menstruasi Anda ketika ovarium Anda melepaskan telur untuk pembuahan. Walaupun beberapa wanita mungkin tidak melihat adanya perubahan yang spesifik, beberapa wanita bisa merasakan ovulasi dengan jelas. Beberapa wanita mengalami mittelschmerz, yaitu nyeri perut bagian bawah yang terjadi bersamaan dengan ovulasi. Ketika telur dilepaskan, folikel pecah, menyebabkan pelepasan cairan ke rongga perut, yang bisa sangat menyakitkan bagi beberapa wanita.

3. Kemungkinan terkena infeksi jamur selama menstruasi akan menurun

Jika Anda sering menderita infeksi jamur, Anda mungkin memperhatikan bahwa infeksi ini jarang muncul pada saat mentruasi. Hal ini karena darah menstruasi dapat meningkatkan pH vagina Anda sehingga sulit bagi jamur untuk berkembang, dan karena itu menurunkan tingkat terjadinya infeksi jamur. Namun, pH yang meningkat ini, bersamaan dengan fluktuasi hormon, dapat juga menyebabkan, bisa juga menyebabkan infeksi bakteri selama menstruasi pada beberapa perempuan, yang dapat diidentifikasi dengan lebih banyaknya darah menstruasi dan bau amis.

4. Kram menstruasi dapat muncul di daerah lain dari tubuh selain perut

Jaringan saraf di daerah pinggul seperti sarang dengan ranting yang saling terkait. Jadi, jika sesuatu terasa sakit di satu sisi misalnya perut, Anda mungkin merasakannya di sisi lain juga, seperti kaki atas atau pungguh bawah.

5. Sangat tidak mungkin hubungan seks bisa menenangkan kram menstruasi

Jika Anda pernah mendengar bahwa seks adalah obat yang baik untuk kram menstruasi, itu hanya mitos. Orgasme menyebabkan kontraksi otot polos vagina dan rahim yang menyenangkan bagi banyak wanita, tetapi bisa terasa tak nyaman bagi beberapa wanita lainnya. Plus, ketika serviks tersentuh, yang kadang-kadang terjadi saat berhubungan seks, dapat menyebabkan kram rahim. Dan selain itu, air mani mengandung prostaglandin yang mensimulasikan persalinan dan menyebabkan kontraksi uterus, dan pada akhirnya malah menyebabkan kram.

6. Ketika Anda berovulasi, pria mungkin akan merasa Anda semakin menarik

Sebuah studi dari jurnal Psychological Science menemukan bahwa ketika pria mencium kaos yang dikenakan oleh wanita yang sedang berovulasi, kadar testosteron mereka akan meningkat secara signifikan jika dibandingkan ketika mereka mencium kaos yang dikenakan oleh wanita yang tidak sedang berovulasi. Temuan ini menyiratkan bahwa pria menunjukkan dorongan biologis terhadap wanita yang sedang berovulasi.

 

Sumber: www.womansday.com

]]>
Apa itu PMS (Premenstrual Syndrom)? https://catatanmini.com/apa-itu-pms-premenstrual-syndrom/ Sun, 29 Nov 2015 22:21:54 +0000 http://nusehat.com/?p=1012 Premenstrual syndrome (PMS) adalah suatu kondisi yang mempengaruhi emosi, kesehatan fisik, dan perilaku wanita selama hari-hari tertentu dari siklus menstruasi, umumnya beberapa hari sebelum haid.

Gejala PMS mulai lima sampai 11 hari sebelum menstruasi dan biasanya hilang setelah menstruasi dimulai. Penyebab PMS tidak diketahui. Namun, banyak peneliti percaya bahwa perubahan kadar hormon pada awal siklus menstruasi bisa menjadi penyebab utama. Kadar estrogen dan progesteron meningkat selama waktu tertentu dalam satu bulan. Peningkatan hormon ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan, dan sensitivitas emosi (mudah tersinggung).

Gejala PMS mempengaruhi hingga 85 persen dari wanita yang mengalami menstruasi.

Faktor risiko untuk sindrom pramenstruasi termasuk:

– riwayat depresi atau gangguan mood, seperti depresi pasca melahirkan atau gangguan bipolar
– riwayat keluarga penderita PMS
– riwayat keluarga depresi

 

Gejala PMS (Premenstrual Syndrom)

Siklus menstruasi rata-rata wanita berlangsung 28 hari. Ovulasi (ketika telur dilepaskan dari ovarium) terjadi pada hari ke-14 dari siklus tersebut. Menstruasi (perdarahan) terjadi pada hari ke 28 dari siklus tersebut. Gejala PMS dapat mulai sekitar hari ke-14 dan berlangsung hingga tujuh hari setelah dimulainya menstruasi.

Gejala PMS biasanya ringan atau sedang. Keparahan gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan bulan. Gejala PMS meliputi:

– perut kembung dan nyeri
– sakit dada
– jerawat
– mengidam makanan (terutama permen)
sembelit
diare
sakit kepala
– sensitivitas terhadap cahaya atau suara
– kelelahan
– sifat lekas marah
– perubahan pola tidur
kegelisahan
– depresi atau kesedihan
– ledakan emosional

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika rasa sakit fisik, perubahan suasana hati, dan gejala lainnya mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda, atau jika gejala Anda tidak kunjung menghilang, Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter.

Dokter Anda mungkin bertanya tentang riwayat gangguan depresi atau suasana hati dalam keluarga Anda untuk menentukan apakah gejala Anda adalah hasil dari PMS atau kondisi lain. Beberapa kondisi, seperti sindrom iritasi usus, hipotiroidisme, dan kehamilan, memiliki gejala yang mirip dengan PMS. Dokter Anda mungkin melakukan tes hormon tiroid untuk memastikan bahwa kelenjar tiroid Anda bekerja dengan benar, tes kehamilan, dan mungkin pemeriksaan panggul untuk memeriksa setiap masalah ginekologi.

Buatlah buku harian untuk mengetahui apakah hal yang menimpa Anda adalah gejala PMS. Gunakan kalender untuk melacak gejala dan haid setiap bulan. Jika gejala mulai sekitar waktu yang sama setiap bulan, kemungkinan besar penyebabnya adalah PMS.

 

Perawatan untuk Meredakan Gejala PMS

Anda tidak dapat menyembuhkan PMS, tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi gejala yang muncul. Jika Anda mengalami gejala ringan atau sedang dari PMS, pilihlah beberapa pengobatan di bawah ini:

– minum banyak cairan untuk meredakan perut kembung
– makan diet seimbang untuk meningkatkan kesehatan Anda dan tingkat energi secara keseluruhan (makan banyak buah-buahan dan sayuran dan mengurangi asupan gula, garam, kafein, dan alkohol)
– mengonsumsi suplemen, seperti asam folat, vitamin B-6, kalsium, dan magnesium untuk mengurangi kram dan perubahan suasana hati
– tidur setidaknya delapan jam setiap malam untuk menyembuhkan kelelahan
– banyak olahraga untuk mengurangi kembung dan meningkatkan kesehatan mental Anda

Anda juga dapat menkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen atau aspirin, untuk meringankan nyeri otot, sakit kepala, dan kram perut. Anda juga dapat mencoba diuretik untuk menghentikan kembung dan pertambahan berat air. Namun, konsumsi obat dan suplemen harus berdasarkan arahan dan resep dokter.

 

Sumber: www.healthline.com

]]>
Panduan Orangtua Menghadapi Menstruasi Pertama pada Anak Remaja Anda (Bagian III) https://catatanmini.com/panduan-orangtua-menghadapi-menstruasi-pertama-pada-anak-remaja-anda-bagian-iii/ Wed, 11 Nov 2015 01:06:46 +0000 http://nusehat.com/?p=960 Sebagai orangtua, menghadapi anak remaja yang menghadapi menstruasi pertamanya tentu merupakan tantangan tersendiri. Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai dua masalah menstruasi yang perlu diwaspadi pada bagian I dan bagian II, berikut ini adalah beberapa masalah menstruasi lainnya yang juga harus diperhatikan oleh para orang tua.

3. Dismenore (menstruasi yang menyakitkan)

Ada dua jenis dismenore. Dismenore primer sangat umum pada remaja dan bukan disebabkan oleh penyakit atau kondisi lainnya. Sebaliknya, penyebabnya adalah prostaglandin, bahan kimia balik kram. Beberapa prostaglandin dapat menyebabkan kram ringan. Tapi jumlah besar prostaglandin dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, sakit punggung, diare, dan kram parah. Untungnya, gejala ini biasanya hanya berlangsung selama satu atau dua hari.

Dismenore sekunder adalah nyeri yang disebabkan oleh beberapa kondisi fisik seperti polip atau fibroid di dalam rahim, endometriosis, penyakit radang panggul (PID), atau adenomiosis. Mengalami kram selama satu atau dua hari setiap bulan adalah hal wajar. Namun, jika gejala yang dialami anak Anda cukup parah, segera diskusikan dengan dokter.

4. Endometriosis

Dalam kondisi ini, jaringan yang biasanya hanya ditemukan di rahim mulai tumbuh di luar rahim—di ovarium, saluran tuba, atau bagian lain dari rongga panggul. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan abnormal, dismenore, nyeri panggul umum, dan nyeri punggung bawah.

 

Penanganan untuk Masalah Menstruasi Anak Anda

Untuk menentukan apakah masalah memerlukan pengobatan, dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin melakukan pemeriksaan panggul, tes darah, atau tes urine. Jika mungkin ada masalah struktural, USG atau CT scan mungkin dilakukan. Tes ini dapat membantu dokter memutuskan bagaimana penanganan yang akan diambil untuk kondisi anak Anda.

Pertumbuhan seperti polip atau fibroid seringkali bisa dihilangkan, dan endometriosis bisa diobati dengan obat atau operasi. Jika ketidakseimbangan hormon adalah penyebabnya, dokter mungkin menyarankan terapi hormon dengan pil KB atau obat-obatan yang mengandung hormon lainnya. Kondisi lain seperti gangguan pembekuan atau masalah tiroid juga mungkin memerlukan pengobatan.

Untuk nyeri haid yang bukan masalah medis, bisa dibiarkan saja atau diseka air panas. Tapi jika terlalu parah, mungkin anak bisa meminum bat-obatan anti-inflamasi seperti ibuprofen.

 

Sumber: kidshealth.org

]]>
Panduan Orangtua Menghadapi Menstruasi Pertama pada Anak Remaja Anda (Bagian II) https://catatanmini.com/panduan-orangtua-menghadapi-menstruasi-pertama-pada-anak-remaja-anda-bagian-ii/ Wed, 11 Nov 2015 01:00:13 +0000 http://nusehat.com/?p=955 Setelah sebelumnya dijelaskan beberapa masalah menstruasi, kali ini akan dibahas beberapa masalah menstruasi lainnya yang mungkin dihadapi oleh anak perempuan Anda.

4. Telatnya menstruasi pertama (menarche)

Anak perempuan memasuki masa pubertasnya pada tingkat yang berbeda. Menstruasi pertama bisa terjadi pada anak yang berusia 9 atau 10 tahun. Beberapa anak belum mengalami menstruasi hingga masuk masa remaja. Jadi, jika anak Anda belum menstruasi, belum tentu hal tersebut merupakan sesuatu yang bermasalah.

Genetika memainkan peran besar dalam menentukan kapan menstruasi pertama dimulai. Anak perempuan biasanya memulai menstruasi pertama pada usia yang sama dengan ibu atau neneknya. Juga, kelompok etnis tertentu, rata-rata, mengalami pubertas lebih awal daripada yang lain. Misalnya, anak perempuan Afrika-Amerika umumnya mulai pubertas dan menstruasi lebih awal daripada anak perempuan Kaukasia.

Bawa ke dokter jika anak Anda belum menstruasi pada usia 15, atau belum menstruasi setelah 3 tahun masuk masa pubertas, yang dimulai dengan perkembangan payudara.

Masalah Menstruasi yang Perlu Diperhatikan

1. Amenore (tidak munculnya menstruasi)

Anak perempuan yang belum mengalami menstruasi saat mereka berusia 15 tahun atau 3 tahun setelah mereka telah menunjukkan tanda-tanda pertama pubertas mungkin mengalami amenore primer. Hal ini biasanya disebabkan oleh masalah genetik, ketidakseimbangan hormon, atau masalah dengan cara organ reproduksi berkembang.

Ketidakseimbangan hormon juga dapat menyebabkan amenore sekunder, yang ketika seorang anak perempuan yang mengalami menstruasi normal tiba-tiba berhenti menstruasi selama lebih dari 6 bulan atau tiga siklus yang biasa.

Karena kehamilan adalah penyebab paling umum dari amenore sekunder, seorang anak perempuan yang telat menstruasi harus menjalani tes kehamilan. Selain ketidakseimbangan hormon dan kehamilan, hal-hal lain yang dapat menyebabkan baik amenore primer dan sekunder meliputi:

– stres
– penurunan atau pertambahan berat badan yang signifikan
– anoreksia
– penghentian pil KB
– kondisi tiroid
– kista ovarium
– kondisi lain yang dapat mempengaruhi kadar hormon

Berolahraga terlalu banyak (sering dalam olahraga seperti lari jarak jauh, balet, figure skating, atau senam) yang dikombinasikan dengan pola makan yang buruk seringkali juga dapat menyebabkan amenore. Hal ini terjadi karena seorang gadis mungkin kehilangan berat badan terlalu banyak atau tidak menambah berat badan selama periode utama pertumbuhan.

2. Menorrhagia (menstruasi yang sangat panjang dan deras)

Memang normal jika menstruasi kadang lebih deras daripada hari lainnya. Tapi jika menstruasi deras ini berlangsung untuk periode waktu yang lama, atau disebut menorrhagia, perlu ganti pembalut setiap jam sekali selama beberapa jam berturut-turut atau 6 pembalut setiap hari. Tanda lain dari menorrhagia adalah menstruasi yang berlangsung lebih lama dari 7 hari.

Sebagian besar kasus menorrhagia adalah karena ketidakseimbangan antara tingkat estrogen dan progesteron dalam tubuh, yang memungkinkan endometrium (lapisan rahim) untuk terus membangun. Selama menstruasi, pengikisan dari endometrium tebal ini akan menghasilkan perdarahan yang sangat berat.

Dalam beberapa kasus, menorrhagia disebabkan oleh:
– fibroid (tumor jinak) atau polip di rahim
– kondisi tiroid
– gangguan pembekuan
– pembengkakan, iritasi, atau infeksi pada vagina atau leher rahim

Selanjutnya baca di bagian III.

 

Sumber: kidshealth.org

]]>
Panduan Orangtua Menghadapi Menstruasi Pertama pada Anak Remaja Anda (Bagian I) https://catatanmini.com/panduan-orangtua-menghadapi-menstruasi-pertama-pada-anak-remaja-anda-bagian-i/ Wed, 11 Nov 2015 00:48:03 +0000 http://nusehat.com/?p=951 Masa remaja adalah masa yang sulit, baik bagi anak maupun orangtua. Perubahan fisik selama masa pubertas dapat membuat remaja merasa canggung dan tidak yakin pada diri mereka sendiri.

Hal ini terutama terjadi pada anak perempuan ketika tiba waktunya menstruasi. Menstruasi pertama pada anak perempuan sering dianggap sebagai tonggak awal menuju kedewasaan, tapi juga sangat membingungkan dan menakutkan, terutama jika dia memiliki masalah tertentu, seperti menstruasi yang tidak teratur atau sindrom pramenstruasi (PMS).

 

Masalah Menstruasi Umum

1. PMS

Normal bagi perempuan untuk mengalami beberapa gejala, seperti kembung ringan atau nyeri payudara, sebelum menstruasi. Tapi wanita dengan PMS memiliki gelombang gejala emosional dan fisik yang mulai pada paruh kedua dari siklus menstruasi dan berakhir setelah menstruasi dimulai.
PMS mencakup banyak gejala fisik dan emosional, seperti:

– jerawat
– kembung
– sakit kepala
– sakit dada
– sakit punggung
– mengidam makanan
– diare
– sembelit
– gelisah
– lekas marah

PMS biasanya paling buruk pada hari keempat sebelum menstruasi. Hal ini cenderung menghilang 2 sampai 3 hari setelah menstruasi dimulai. PMS dapat terjadi setiap saat pada wanita usia subur. Tidak semua wanita mengalami PMS dan beberapa hanya mengalami gejala terburuk ketika mereka berusia lebih tua atau lebih dekat ke menopause.

Meskipun penyebab pasti dari PMS tidak diketahui, sepertinya sindrom ini terjadi karena perubahan kadar hormon dalam tubuh dan perubahan kadar kimia dalam otak. Selama paruh kedua siklus menstruasi, jumlah progesteron dalam tubuh meningkat. Kemudian, sekitar 7 hari sebelum menstruasi, tingkat progesteron dan estrogen mulai menurun.

Tubuh beberapa gadis mungkin lebih sensitif terhadap perubahan hormon ini daripada yang lain. Bicarakan dengan dokter anak Anda jika gejala yang dialami parah atau mengganggu aktivitas normal.

2. Kram

Banyak anak perempuan mengalami kram perut selama beberapa hari pertama haid yang disebabkan oleh prostaglandin, zat kimia dalam tubuh yang membuat otot polos di rahim berkontraksi. Kontraksi ini bisa ringan sampai sangat tajam dan intens.

Kram biasanya hanya berlangsung beberapa hari saja. Anda bisa membantu anak Anda menempelkan sesuatu yang panas pada perut, misalnya seka air panas. Penggunaan obat sebaiknya dihindari, atau harus dengan petunjuk dokter. Jika gejala semakin parah, segera bawa ke dokter jika pengobatan di rumah tidak menunjukkan perbaikan.

3. Menstruasi tidak teratur

Tubuh anak perempuan biasanya tidak akan mengembangkan menstruasi secara teratur hingga 2 sampai 3 tahun setelah ia mengalami menstruasi pertamanya. Pada masa itu, tubuh sedang menyesuaikan diri dengan masuknya hormon yang dilepaskan oleh pubertas. Dan keteraturan menstruasi bisa berbeda antara satu perempuan dan yang lainnya. Siklus menstruasi orang dewasa biasanya adalah 28 hari, tapi bisa lebih cepat hingga 24 hari atau lebih lama hingga 38 hari.

Perubahan tingkat hormon dapat mempengaruhi panjangnya menstruasi. Menstruasi pada anak perempuan mungkin berlangsung hanya beberapa hari selama satu bulan dan hingga seminggu ke depan. Dia mungkin tidak akan mengalami menstruasi selama beberapa bulan, mengalami dua menstruasi yang sangat berdekatan, atau bergantian antara pendarahan ringan dan berat dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Jika menstruasi anak perempuan Anda masih belum masuk ke suatu pola yang bisa diprediksi setelah 3 tahun, atau menstruasi kembali tidak normal setelah anak Anda mengalami beberapa menstruasi normal, segera bawa dia ke dokter. Beritahukan segala hal mengenai menstruasi anak Anda, termasuk siklus, agar dokter bisa melihat apa yang terjadi.

Selengkapnya lanjut baca di bagian II.

 

Sumber: kidshealth.org

]]>
Infeksi Jamur pada Miss V: Penyebab dan Gejalanya https://catatanmini.com/infeksi-jamur-pada-miss-v-penyebab-dan-gejalanya/ Mon, 09 Nov 2015 12:24:49 +0000 http://womitips.com/?p=1269 Apa itu Infeksi Jamur pada Vagina

Infeksi jamur vagina, juga dikenal sebagai kandidiasis, adalah kondisi umum perempuan. Infeksi jamur ini disebabkan oleh jamur Candida. Jamur ini dikaitkan dengan rasa gatal, bengkak, dan iritasi.

Menurut Mayo Clinic, 3 dari 4 wanita akan mengalami infeksi jamur pada satu titik dalam hidup mereka. Setelah Anda mengalami infeksi jamur, Anda akan lebih mungkin terkena infeksi jamur lagi.

Infeksi jamur vagina dapat menyebar melalui kontak seksual, tetapi pada umumnya infeksi jamur ini tidak dianggap sebagai infeksi menular seksual. Pengobatan untuk infeksi jamur relatif sederhana, tergantung pada seberapa parah kondisinya.

Penyebab Infeksi Jamur pada Vagina

Genus jamur Candida adalah mikroorganisme alami di daerah vagina. Pertumbuhannya dikendalikan oleh bakteri lactobacillus. Namun, bakteri ini tidak dapat bekerja secara efektif jika ada ketidakseimbangan dalam sistem Anda. Hal ini menyebabkan pertumbuhan berlebih dari jamur, yang menyebabkan gejala infeksi jamur pada vagina Anda.

Kebanyakan infeksi jamur pada vagina disebabkan oleh Candida albicans. Infeksi ini sangat mudah untuk diobati. Jika Anda mengalami infeksi jamur berulang atau Anda mengalami masalah menyingkirkan infeksi jamur dengan pengobatan konvensional, mungkin saja jenis Candida lain yang menjadi penyebabnya. Tes laboratorium perlu dilakukan agar dokter bisa mengetahui jenis Candida yang Anda miliki.

Ketidakseimbangan yang memungkinkan pertumbuhan berlebih dari jamur kemungkinan disebabkan oleh:

– antibiotik (yang bisa menurunkan jumlah lactobacillus, atau bakteri baik, di vagina)
– kehamilan
– diabetes yang tidak terkontrol
– sistem kekebalan tubuh yang lemah
– kebiasaan makan yang buruk, termasuk banyak makan makanan manis
– ketidakseimbangan hormon dekat siklus menstruasi Anda
– stres
– kurang tidur

Gejala Infeksi Ragi pada Vagina

Infeksi jamur vagina dibarengi dengan beberapa gejala. Biasanya, infeksi jamur yang dibiarkan tidak teratasi dalam jangka waktu yang lama akan berakibat pada parahnya kondisi infeksi tersebut.

Gejala yang sering muncul meliputi:
– gatal
– rasa seperti terbakar
– cairan vagina (keputihan) dalam jumlah sedikit atau banyak, berwarna abu-abu keputih-putihan biasanya tebal (tapi bisa juga cairan ini berbentuk cair)
– nyeri saat berhubungan seks
– rasa sakit
– ruam

Diagnosa untuk Infeksi Jamur pada Vagina

Infeksi jamur bisa didiagnosa secara sederhana. Dokter biasanya akan mulai dengan mendapatkan informasi mengenai riwayat kesehatan Anda, yang mencakup apakah Anda pernah mengalami infeksi jamur sebelumnya atau tidak. Biasanya, dokter juga akan menanyakan apakah Anda pernah mengalami infeksi menular seksual.

Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan panggul. Dokter Anda akan memeriksa vagina dan daerah sekitarnya untuk melihat apakah ada tanda-tanda eksternal dari infeksi. Dokter juga akan memeriksa dinding vagina dan leher rahim. Tergantung pada apa yang ditemukan, dokter akan mengambil kultur vagina untuk dites di laboratorium. Tes biasanya dilakukan hanya untuk wanita yang mengalamo onfeksi jamur secara teratur atau untuk infeksi yang tidak bisa disembuhkan.

 

Sumber: www.healthline.com

]]>
Mrs V Gatal: Apa Penyebabnya? https://catatanmini.com/mrs-v-gatal-apa-penyebabnya/ Tue, 11 Aug 2015 10:15:41 +0000 http://nusehat.com/?p=792 Gatal atau iritasi di bagian tubuh manapun pasti akan menimbulkan rasa tak nyaman. Tapu ketika rasa gatal atau iritasi terjadi pada daerah vagina dan vulva (labia, klitoris, dan mulut vagina), rasanya akan lebih tidak nyaman lagi. Biasanya rasa gatal ini bukanlah masalah serius. Namun, pada beberapa kasus, rasa gatal pada vagina merupakan gejala infeksi. Oleh karena itu, jika terjadi gatal pada vagina, harap segera mengubungi dokter.

 

Penyebab Gatal dan Iritasi pada Vagina

Ada beberapa penyebab utama dari adanya rasa gatal pada daerah vagina, antara lain:

1. Vaginosis bakteri

Setiap perempuan memiliki bakteri sehat di vagina. Namun, bakteri jahat yang tumbuh di daerah vagina bisa menyebabkan infeksi. Selain rasa gatal, gejala yang mungkin muncul antara lain peradangan, rasa seperti terbakar, keputihan, dan bau amis.

2. Penyakit menular seksual (PMS)

Beberapa penyakit menular seksual (PMS) bisa menyebabkan gatal pada daerah vagina, antara lain klamidia, herpes kelamin, kutil kelamin, trikomoniasis dan gonore. Selain gatal pada vagina, PMS juga bisa muncul dengan gejala-gejala lainnya.

3. Infeksi jamur (kandidiasis vagina)

Sebanyak 3 dari 4 wanita akan mengalami infeksi jamur paling tidak sekali dalam hidup mereka. Infeksi jamur terjadi ketika ragi, candida, tumbuh berlebihan di vagina dan vulva. Wanita akan menjadi sangat rawan terkena infeksi jamur ini pada beberapa waktu tertentu, antara lain pada waktu hamil, saat mengkonsumsi antibiotik, atau berhubungan seksual. Ketika sistem kekebalan tubuh melemah, wanita juga rawan terkena infeksi jamur. Selain rasa gatal, infeksi jamur biasanya disertai cairan keputihan yang tebal.

4. Menopause

Penurunan produksi estrogen yang terjadi pada akhir tahun reproduksi wanita akan menyebabkan penipisan dan pengeringan dinding vagina, yang juga bisa menyebabkan gatal dan iritasi pada vagina. Perempuan yang menyusui juga mengalami penipisan vagina juga.

5. Iritasi kimia

Sejumlah zat kimia, termasuk krim, kondom, busa kontrasepsi, deterjen, sabun, wangi kertas toilet, dan pelembut kain dapat mengiritasi vagina dan vulva.

6. Lichen sclerosis

Ini adalah kondisi langka yang menyebabkan munculnya bercak putih pada kulit, terutama di sekitar vulva. Bercak bisa membekas secara permanen pada daerah vagina. Wanita yang telah menopause rawan terkena kondisi ini.

Selain gatal pada daerah vagina, masalah utama wanita lainnya adalah risiko kanker payudara. Namun, banyak juga mitos tentang kanker payudara ini yang telah sangat berkembang di masyarakat tapi belum terbukti kebenarannya.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>