melahirkan – Catatan Mini https://catatanmini.com Informasi dan Pengetahuan Umum Thu, 15 Feb 2018 06:26:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.26 Melahirkan Sungsang: Tanda-Tanda dan Penyebabnya https://catatanmini.com/melahirkan-sungsang-tanda-tanda-dan-penyebabnya/ Wed, 21 Oct 2015 13:39:43 +0000 http://nusehat.com/?p=912 Seperti Apa Posisi Sungsang?

Selama sebagian besar kehamilan, ada cukup ruang di dalam rahim bagi janin untuk bisa berubah posisi. Selama 36 minggu kehamilan, kebanyakan bayi akan memutar hingga kepalanya berada di bawah. Ini adalah posisi janin yang normal dan paling aman untuk melahirkan.

Namun, 4 dari 100 kelahiran, ada kejadian dimana bayi tidak berubah posisi hingga kepalanya berada di bawah. Dan keadaan ini disebut sebagai sungsang. Ketika bayi dalam posisi sungsang, biasanya harus dilakukan operasi Caesar.

1. Letak Bokong Murni (Frank Breech)

Pada posisi ini, bokong yang muncul pertama pada jalan keluar. Kakinya lurus di depan tubuh, dengan kaki dekat kepala. Ini adalah jenis yang paling umum dari posisi sungsang.

2. Letak Bokong Kaki (Complete Breech)

Pada posisi ini, bokong turun di dekat jalan lahir. Lutut tertekuk dan kaki berada di dekat pantat.

3. Letak Kaki (Footling Breech)

Pada posisi ini, satu kaki atau kedua kaki terentang di bawah pantat. Kaki tersebut terlihat pertama kali di jalan keluar.

 

Penyebab Posisi Sungsang

Sebagian besar, tidak ada alasan yang jelas mengapa bayi bisa berada dalam posisi sungsang. Dalam beberapa kasus, posisi sungsang mungkin terkait dengan persalinan dini, kembar atau lebih, masalah dengan rahim, atau masalah dengan bayi.

 

Tanda-Tanda Bayi Sungsang

Anda mungkin tidak akan bisa merasakan apakah bayi Anda sungsang atau tidak. Tapi jika usia kehamilan sudah 36 minggu atau lebih dan Anda merasa kepala bayi menekan di perut atas Anda atau Anda merasa bayi Anda menendang di perut bagian bawah, segera hubungi dokter untuk menjalani pemeriksaan.

Selama pemeriksaan rutin pada kehamilan Anda, dokter Anda akan merasakan perut atas dan bawah Anda dan mungkin melakukan USG janin untuk mengetahui apakah bayi Anda sungsang. Dokter juga bisa mengetahui posisi sungsang ini ketika mereka memeriksa leher rahim Anda.

 

Cara Mengatasi Sungsang

Kadang-kadang dokter dapat mengubah bayi dari posisi sungsang ke posisi kepala di bawah dengan menggunakan prosedur yang disebut versi cephalic eksternal (Jika Anda menggunakan bidan dan bayi Anda dalam posisi sungsang, bidan akan merujuk Anda ke dokter untuk prosedur ini). Jika posisi bayi bisa diubah dengan bagian kepala di bawah sebelum persalinan dimulai, Anda mungkin bisa menjalani kelahiran normal.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
Apa Saja Persiapan Melahirkan Caesar? https://catatanmini.com/apa-saja-persiapan-melahirkan-caesar/ Wed, 29 Jul 2015 15:31:57 +0000 http://nusehat.com/?p=771 Anda telah mengetahui beberapa hal tentang operasi Caesar pada beberapa artikel terdahulu, kini kita akan membahas tentang persiapan kelahiran Caesar. Persiapan ini berfungsi untuk mempersiapkan Anda menghadapi setiap situasi saat proses operasi dan menghindari adanya risiko yang tak diinginkan.

 

Bagaimana Cara Melakukan Persiapan Sebelum Caesar?

Jika operasi ini dijadwalkan, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk berdiskusi dengan ahli anestesi mengenai pilihan anestesi selama persalinan. Dokter mungkin juga merekomendasikan tes darah tertentu sebelum pelaksanaan operasi Caesar. Tes ini akan memberikan informasi tentang jenis darah Anda dan tingkat hemoglobin—yang merupakan komponen utama dari sel darah merah. Hal ini akan memberikan panduan bagi tim kesehatan seandainya Anda membutuhkan transfusi darah selama operasi.

Jika komplikasi kesehatan Anda atau kesehatan bayi Anda mengharuskan operasi Caesar sebelum kehamilan berusia 39 minggu, kematangan paru-paru bayi Anda mungkin perlu dites sebelum dilakukan operasi Caesar. Hal ini dilakukan dengan amniosentesis, yaitu prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel cairan yang mengelilingi dan melindungi bayi dalam rahim (cairan ketuban) untui dites. Kematangan amniosentesis menunjukkan bahwa bayi siap untuk lahir.

Bahkan ketika Anda merencanakan melahirkan secara normal, sangat disarankan bagi Anda untuk mempersiapkan diri terhadap hal-hal tak terduga. Sebelum tanggal kelahiran, diskusikan mengenai kemungkinan operasi Caesar pada dokter Anda. Tanyakan manakan jalan yang paling tepat untuk Anda: melahirkan normal ataukah dengan operasi Caesar. Dalam keadaan darurat, dokter mungkin tidak memiliki waktu untuk menjelaskan prosedur atau menjawab pertanyaan Anda secara detail.

Setelah operasi Caesar, Anda akan perlu waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri. Beberapa hal juga perlu Anda persiapkan agar Anda bisa melalui hari-hari pasca melahirkan Caesar dengan baik-baik saja tanpa gangguan apapun.

 

Sumber: www.mayoclinic.org

]]>
Apa Yang Terjadi Pasca Melahirkan Caesar https://catatanmini.com/apa-yang-terjadi-pasca-melahirkan-caesar/ Mon, 27 Jul 2015 16:19:36 +0000 http://nusehat.com/?p=765 Setelah operasi Caesar, Anda harus dimonitor selama 24 jam ke depan untuk memastikan bahwa tidak terjadi masalah pada Anda. Anda akan menerima obat penghilang rasa sakit dan kemungkinan dokter Anda akan meminta Anda untuk mulai latihan berjalan jangka pendek dalam waktu 24 jam setelah operasi. Berjalan dapat membantu meringankan penumpukan gas di perut. Biasanya, akan terasa sangat tidak nyaman saat akan mulai berjalan. Tapi rasa sakit akan berkurang pada hari-hari ke depan setelah kelahiran.

Rawat inap di rumah sakit biasanya 3 hari. Anda bisa mulai merawat dan memberi makan bayi Anda ketika Anda sudah merasa bisa. Sebelum meninggalkan rumah sakit, Anda akan menerima petunjuk pascaoperasi, termasuk tanda-tanda peringatan jika terjadi komplikasi.

Butuh waktu sekitar 4 minggu atau lebih agar sayatan bekas operasi bisa sembuh. Dan memang normal jika Anda merasakan sakit selama beberapa kali di area operasi selama tahun pertama setelah operasi. Dan sangat penting bagi Anda untuk merawat diri sendiri selama Anda dalam masa penyembuhan.

 

Kegiatan Setelah Melahirkan Caesar

– Istirahat ketika Anda merasa lelah. Tidur cukup akan membantu Anda sembuh.

– Cobalah untuk berjalan setiap harinya. Cobalah untuk berjalan lebih jauh dari hari sebelumnya. Berjalan meningkatkan aliran darah dan membantu mencegah pneumonia, sembelit, dan pembekuan darah.

– Hindari aktivitas berat, seperti naik sepeda, jogging, angkat besi, dan latihan aerobik, selama 6 minggu atau sampai dokter mengijinkan Anda.

– Jangan mengangkat beban yang lebih berat dari berat badan bayi Anda, kecuali ketika dokter telah memberi ijin.

– Jangan melakukan sit-up atau latihan lain yang memusatkan tarikan otot perut selama 6 minggu atau sampai dokter mengijinkan Anda.

– Tekan bantal pada bagian sayatan Anda ketika Anda batuk atau mengambil nafas dalam-dalam unyuk memberikan sokongan pada perut Anda dan mengurangi rasa sakit.

– Anda bisa mandi seperti biasa. Lalu keringkan bagian sayatan dengan menekan-nekan ringan hingga kering.

– Anda mungkin mengalami pendarahan pada vagina. Jadi pakaialah pembalut kesehatan. Jangan gunakan tampon kecuali dokter telah memberi izin.

– Tanyakan kepada dokter Anda kapan Anda bisa mulai menyetir lagi.

– Anda mungkin perlu cuti kerja selama setidaknya 6 minggu. Hal ini sangat bergantung pada jenis pekerjaan Anda dan apa yang Anda rasakan.

– Jika Anda ingin berhubungan seks, tanyakan kepada dokter Anda.

 

Diet Setelah Operasi Caesar

– Anda bisa makan makanan yang biasa Anda makan. Jika perut Anda terasa tak nyaman, cobalah makanan hambar rendah lemak, seperti nasi, ayam panggang, roti panggang, dan yoghurt.

– Minum banyak cairan (kecuali jika dokter Anda melarang).

– Mungkin Anda tidak BAB secara teratur pasca operasi Caesar dan hal itu sangatlah normal. Cobalah untuk menghindari konstipasi dan mengejan saat BAB. Disarankan bagi Anda untuk makan serat setiap hari. Jika Anda tidak BAB selama beberapa hari, tanyakan pada dokter apa Anda bisa minum pencahar.

 

Perawatan Pasca Melahirkan Caesar

– Jika luka sayatan Anda diperban, biarkan perban tetap di tempatnya selama seminggu atau sampai perban copot dengan sendirinya.

– Basuh area tersebut setiap hari dengan air hangat bersabun dan tekan-tekan dengan handuk hingga kering. Produk pembersih lainnya, seperti hidrogen peroksida, dapat menyebabkan proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat. Anda bisa menutupi area dengan balutan kain kasa jika luka mengeluarkan air dan membasahi pakaian Anda. Ganti balutan setiap hari.

– Jaga agar area tersebut tetap bersih dan kering.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
Penjelasan Singkat mengenai Operasi Caesar https://catatanmini.com/penjelasan-singkat-mengenai-operasi-caesar/ Thu, 11 Jun 2015 13:07:47 +0000 http://nusehat.com/?p=660 Apa Itu Operasi Caesar?

Operasi Caesar adalah melahirkan bayi melalui pemotongan (sayatan) di perut dan rahim ibu. Operasi ini sering juga disebut C-section. Dalam kebanyakan kasus, seorang wanita dapat terjaga selama kelahiran.
Jika Anda sedang hamil, kemungkinan besar Anda akan melahirkan secara alami. Tapi ada kasus ketika C-section diperlukan untuk keselamatan ibu atau bayi. Jadi bahkan jika Anda berencana untuk kelahiran normal, Anda disarankan untuk tetap mempelajari tentang operasi Caesar, karena bisa saja terjadi hal yang tak terduga.

(Klik di sini untuk tips melahirkan secara alami)

Kapan Diperlukan Operasi Caesar?

C-section dapat direncanakan atau tidak direncanakan. Dalam kebanyakan kasus, dokter melakukan operasi Caesar karena masalah yang timbul selama persalinan. Beberapa keadaan yang mengharuskan Anda menjalani operasi Caesar yang tak direncanakan antara lain:

– Persalinan lambat dan sulit atau berhenti sama sekali
– Bayi menunjukkan tanda-tanda tertekan, seperti denyut jantung sangat cepat atau lambat
– Masalah dengan plasenta atau tali pusat menimbulkan risiko pada bayi
– Bayi terlalu besar dilahirkan secara alami

Ketika dokter mengetahui masalah ini jauh sebelumnya, mereka mungkin akan segera menjadwalkan operasi Caesar bagi Anda. Beberapa keadaan yang mengharuskan Anda menjalani operasi Caesar yang direncanakan antara lain:

– Kepala bayi tidak berada pada posisi yang tepat menjelang hari kelahiran
– Anda memiliki masalah seperti penyakit jantung yang bisa dimungkinkan menjadi semakin parah selama persalinan
– Anda memiliki infeksi yang tertular ke bayi jika melahirkan secara alami
– Anda hamil lebih dari satu bayi (multiple pregnancy)
– Anda pernah menjalani Operasi Caesar sebelumnya dan Anda memiliki masalah yang sama saat ini atau dokter Anda berpikir bahwa persalinan bisa merobek luka Anda

Dalam beberapa kasus, seorang wanita yang sudah pernah menjalani C-section bisa melahirkan secara alami. Ini disebut vaginal birth after cesarean (VBAC) atau kelahiran alami setelah operasi Caesar. Jika Anda pernah menjalani operasi Caesar sebelumnya, tanyakan apa tersedia opsi VBAC bagi Anda.

Dalam 40 tahun terakhir, tingkat kelahiran Caesar melonjak dari 1 di antara 20 kelahiran menjadi 1 dari 3 kelahiran. Tren ini telah menyebabkan para ahli khawatir bahwa C-section dilakukan melebihi apa yang sebenarnya diperlukan. Karena adanya risiko, para ahli merasa bahwa C-section hanya boleh dilakukan untuk alasan medis.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
3 Cara Mengatasi Rasa Sakit Saat Melahirkan Dengan Obat https://catatanmini.com/3-cara-mengatasi-rasa-sakit-saat-melahirkan-dengan-obat/ Tue, 17 Mar 2015 14:49:05 +0000 http://nusehat.com/?p=514 Setelah mengetahui cara mengatasi rasa sakit saat melahirkan tanpa obat, kini kita akan membahas tentang cara mengatasi rasa sakit saat melahirkan dengan obat.

1. Epidural

Selama 10 tahun terakhir, epidural telah berubah secara dramatis. Obat ini tidak lagi disalurkan melalui satu tembakan berat yang akan membuat Anda benar-benar mati rasa. Sebaliknya, obat ini diberikan secara perlahan-lahan dan kontinyu melalui infuse sehingga Anda tidak akan tak sadarkan diri dan Anda masih akan mempunyai tekanan untuk mendorong. Bahkan, sebagian besar rumah sakit sekarang menggunakan anestesi epidural yang dikendalikan oleh pasien, yang membuat epidural tetap rendah tapi Anda bisa memencet suatu tombol untuk memberikan kode bahwa Anda butuh epidural tambahan.

2. Spinal dan Gabungan Spinal-Epidural

Epidural bisa sangat efektif, tapi butuh waktu 10-25 menit untuk bisa bekerja. Spinal, yang dimasukkan ke bagian yang lebih rendah di punggung Anda, bisa bekerja dalam hitungan detik. Tidak seperti epidural, yang harus diberikan secara terus menerus, spinal adalah injeksi tunggal yang efektif untuk sekitar 45 menit. Delapan puluh sampai 90 persen c-section elektif dilakukan dengan spinal. dan kadang-kadang dokter akan memilih untuk menggunakan gabungan epidural dan spinal untuk wanita yang sudah kelelahan menuju proses persalinan.

3. Opioid

Wanita yang tidak ingin atau tidak bisa menggunakan epidural, bisa memilih opioid seperti Demerol dan Stadol. Berbeda dengan epidural, opioid bisa membuat Anda mengantuk dan mual, dan mungkin masuk ke aliran darah bayi. Penggunaan obat ini bisa membuat bayi merasa grogi. Jadi jika kelahiran akan terjadi dalam waktu satu jam, dokter memilih untuk tidak menggunakannya.

 

Sumber: www.parents.com

]]>
Apa yang Perlu Dibawa untuk Perlengkapan Ibu Melahirkan? https://catatanmini.com/apa-yang-perlu-dibawa-untuk-perlengkapan-ibu-melahirkan/ Fri, 27 Feb 2015 03:04:06 +0000 http://nusehat.com/?p=463 Setelah mengetahui 7 persiapan penting sebelum melahirkan, kini Anda juga harus tahu perlengkapan apa saja yang harus dibawa ke rumah sakit atau rumah bersalin saat persalinan dan kelahiran.

Anda mungkin ingin menyiapkan dua tas kecil untuk keperluan Anda di rumah sakit atau rumah bersalin; satu untuk perlengkapan yang Anda butuhkan selama persalinan, dan satu lagi untuk perlengkapan yang Anda butuhkan setelah melahirkan.

Sangat penting untuk menyiapkan segala keperluan ibu melahirkan ini ketika kandungan menginjak usia 8 bulan karena persalinan bisa terjadi setiap saat dalam minggu-minggu sebelum hari H. Berikut ini adalah rekomendasi perlengkapan melahirkan yang harus Anda bawa ke Rumah Sakit atau rumah bersalin.

 

Perlengkapan Persalinan

– Kartu identitas (KTP atau SIM) dan dokumen rumah sakit yang Anda butuhkan

– Rencana persalinan Anda, jika Anda punya

– Kacamata, jika Anda memang pemakai kacamata. Bahkan, jika Anda biasanya memakai lensa kontak, Anda mungkin tidak ingin memakainya ketika berada di rumah sakit.

– Baju mandi, satu atau dua baju tidur, sandal, dan kaus kaki. Rumah sakit menyediakan baju tidur dan kaus kaki untuk Anda gunakan saat melahirkan dan sesudahnya, tetapi beberapa wanita lebih suka memakai milik mereka sendiri. Pilih baju tidur yang longgar dan nyaman yang tak akan membuat Anda merasa sayang kalau kotor. Lebih baik baju tidur dengan lengan pendek atau tanpa lengansehingga tekanan darah Anda dapat diperiksa dengan mudah. Sandal dan gaun tidur mungkin juga diperlukan jika Anda ingin berjalan di lorong selama persalinan.

– Apapun yang membantu Anda merasa nyaman. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan: bantal Anda sendiri (gunakan sarung bantal bermotif atau berwarna-warni sehingga tidak ikut tercampur dengan bantal rumah sakit), musik, gambar seseorang atau sesuatu yang Anda sukai, dll. Jika Anda harus diinduksi, bawalah sesuatu untuk dibaca atau ditonton selama proses persalinan berlangsung.

 

Perlengkapan untuk Patner Ibu Melahirkan

– Sebuah kamera atau video kamera dengan baterai, charger, dan kartu memori. Biasanya RS tidak mengijinkan Anda mem-video proses kelahiran. Tapi Anda masih bisa merekam momen sebelum dan sesudah kelahiran kan?

– Perlengkapan mandi

– Sepatu yang nyaman dan beberapa baju ganti yang nyaman

– Makanan ringan dan sesuatu untuk dibaca atau ditonton

– Uang (atau kartu kredit) untuk parkir dan uang receh untuk mesin penjual

– Baju mandi (jika patner diminta untuk membantu memandikan ibu yang baru melahirkan)

 

Perlengkapan Setelah Kelahiran

– Baju tidur, jika Anda lebih nyaman memakai baju milik sendiri

– HP dan charger

– Snack, karena Anda mungkin merasa lapar setelah proses yang panjang tersebut

– Peralatan mandi

– Bra yang nyaman

– Beberapa pasang celana bersalin. Beberapa wanita menyukai pakaian yang biasanya disediakan oleh rumah sakit, tetapi yang lainnya tidak menyukainya.

– Sebuah buku tentang perawatan bayi baru lahir

– Foto anak-anak Anda yang lain. Ketika mereka datang berkunjung, mereka akan melihat bahwa Anda tidak melupakan mereka.

– Notepad atau jurnal dan pulpen

– Pakaian untuk pulang

 

Perlengkapan Untuk Bayi

– Kursi mobil yang sudah terpasang

– Pakaian untuk pulang. Pastikan bayi Anda merasa nyaman dan tidak kedinginan selama perjalanan pulang.

– Selimut bayi

 

Sumber: www.babycenter.com

]]>
7 Tips Melahirkan Secara Alami https://catatanmini.com/7-tips-melahirkan-secara-alami/ Mon, 23 Feb 2015 06:27:03 +0000 http://nusehat.com/?p=453 Siapapun wanita di dunia ini pasti menginginkan bisa melahirkan bayi secara alami. Namun, karena satu dan lain kondisi, kadang wanita harus menempuh operasi Caesar untuk melahirkan bayinya. Berikut ini adalah 7 tips yang bisa Anda lakukan agar bisa melahirkan bayi secara alami.

 

1. Dapatkan pendidikan pra-kelahiran yang baik

Carilah kelas yang mencakup pendidikan mengenai pengelolaan rasa sakit pada saat persalinan dan kelahiran, bernapas, self-hypnosis, relaksasi dan mekanisme pengelolaan rasa sakit lainnya. Rumah sakit mungkin menawarkan kursus malam atau akhir pekan, tapi mungkin hal tersebut tidak cukup, terutama jika mereka memiliki tingkat epidural atau C-section tinggi. Sebagai gantinya, carilah pendidik independen.

2. Pilihlah pemberi layanan kesehatan yang mendukung kelahiran normal

Beberapa pemberi layanan kesehatan lebih mendukung kelahiran normal, sementara beberapa lainnya tidak. Kesempatan untuk melahirkan secara alami akan lebih tinggi jika Anda dirawat oleh orang-orang yang mendukung proses tersebut. Anda juga bisa meminta RS untuk menyediakan perawat persalinan yang sudah berpengalaman dengan kelahiran normal.

3. Jaga agar berat badan tidak naik terlalu banyak

Persalinan cenderung lebih lancar bagi wanita yang tidak kelebihan berat badan. Mereka mengalami lebih sedikit komplikasi dan memerlukan intervensi medis yang lebih sedikit.

4. Pilih kelahiran dengan intervensi rendah

Jika Anda tidak memiliki masalah kesehatan tertentu, Anda bisa memilih untuk menjalani tes, perawatan dan intervensi sesedikit mungkin selama kehamilan Anda. Setiap kali Anda dianjurkan untuk menjalani tes atau prosedur tertentu, tanyakan mengapa Anda membutuhkannya, apakah hal tersebut akan meningkatkan kesehatan Anda, atau apakah Anda akan baik-baik saja tanpa hal tersebut. Jika dokter atau bidan memberikan alasan kuat mengapa Anda perlu intervensi tertentu, maka lakukanlah. Intervensi dilakukan untuk tujuan baik, tapi tak semua pasien membutuhkannya.

5. Luangkan persalinan awal di rumah

Anda bisa berjalan-jalan kecil di dalam rumah, ke kamar mandi, serta makan dan minum. Ketika kontraksi berlangsung secara konsisten kurang dari 5 menit dan menjadi semakin kuat untuk setidaknya beberapa jam tidak peduli apa yang Anda lakukan, maka Anda bisa melakukan pemeriksaan pada penyedia layanan kesehatan Anda.

6. Gunakan air

Air shower, bak mandi, kolam renang, dan air hangat adalah alat alami bagi ibu untuk menghilangkan rasa sakit dan membantu Anda untuk rileks. Luangkan waktu sebanyak mungkin di dalam air.

7. Gunakan pendidikan pra-kelahiran Anda

Bernafas, bermeditasi, bersantai, bergerak, mengubah posisi, dipijat, mendengarkan musik, atau lakukan apa pun yang diperlukan.

 

Sumber: www.fitpregnancy.com

]]>
Panduan Melahirkan Bayi Kembar https://catatanmini.com/panduan-melahirkan-bayi-kembar/ Fri, 20 Feb 2015 03:16:58 +0000 http://nusehat.com/?p=446 Bayi kembar biasanya lahir lebih awal, jadi alangkah baiknya jika Anda memahami pilihan kelahiran Anda. Biasanya bayi kembar dilahirkan sebelum 38 minggu. Kurang dari setengah dari semua kehamilan kembar dua melampaui 37 minggu, dan hampir tidak ada kehamilan kembar tiga yang melampaui tahap ini. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan melahirkan anak kembar.

 

Pilihan Kelahiran Anak Kembar

Karena biasanya anak kembar lahir prematur, sangat penting mendiskusikan pilihan kelahiran dengan bidan atau konsultan kesehatan pada awal kehamilan Anda. Anda juga perlu membahas dimana Anda ingin melahirkan meskipun kemungkinan Anda akan disarankan untuk melahirkan di RS karena bayi kembar rawan mengalami komplikasi.

Biasanya akan lebih banyak profesional kesehatan yang hadir pada kelahiran bayi kembar: bidan, dokter kandungan, dokter anak. Proses persalinan sama dengan kelahiran normal, tapi bayi-bayi Anda akan diawasi dengan lebih ketat.

Kelahiran kembar tiga atau lebih kebanyakan dilakukan melalui operasi Caesar.

 

Kembar dan Kelahiran Normal

Banyak wanita berpikir mereka harus melahirkan kembar melalui operasi Caesar. Sebenarnya, banyak kelahiran kembar yang justru melalui kelahiran normal (sekitar 40%).

Jika Anda berencana melahirkan normal, Anda biasanya diminta untuk meminum epidural sebagai penghilang rasa sakit. Hal ini karena jika ada masalah, akan lebih mudah dan lebih cepat untuk membantu kelahiran karena rasa sakit Anda telah diredakan.

Jika kembar pertama berada dalam posisi kepala di bawah (cephalic), biasanya akan dipertimbangkan untuk melahirkan secara normal. Namun, ada beberapa kondisi medis yang membuat hal ini tidak mungkin dilakukan. Jika Anda pernah menjalani operasi caesar sebelumnya, biasanya Anda tidak dianjurkan untuk melahirkan secara normal. Namun, jika Anda memilih untuk melahirkan secara normal, Anda mungkin akan didampingi dan ventouse (cangkir hisap) dan forsep akan digunakan untuk membantu melahirkan bayi Anda.

Setelah bayi pertama lahir, bidan atau dokter akan memeriksa posisi bayi kedua dengan merasakan perut Anda dan melakukan pemeriksaan vagina. Mereka juga dapat menggunakan scan ultrasound.

Jika bayi kedua adalah dalam posisi yang baik, bayi tersebut akan dilahirkan setelah yang pertama karena serviks sudah sepenuhnya melebar. Jika kontraksi berhenti setelah kelahiran pertama, hormon dapat ditambahkan ke infus untuk mengulang lagi.

 

Kembar dan Operasi Caesar

Posisi bayi Anda dapat menentukan apakah Anda harus melahirkan melalui operasi Caesar. Jika bayi berada dalam posisi sungsang (kaki, lutut atau bokong berada di bawah), Anda harus menjalani Caesar. Caesar juga perlu dilakukan jika Anda memiliki plasenta previa (plasenta yang rendah) atau jika bayi kembar Anda berbagi plasenta (monokorionik).

Jika sebelumnya Anda mengalami kesulitan melahirkan bayi tunggal dengan normal, Anda akan dianjurkan melakukan Caesar. Bahkan jika Anda merencanakan kelahiran normal, Anda mungkin harus menjalani Caesar darurat nantinya. Hal ini bisa terjadi karena bayi tertekan, misalnya, atau tali pusat turun (saat tali pusat jatih ke jalan lahir bayi).

Dalam kasus yang sangat jarang, Anda mungkin melahirkan bayi kembar pertama secara normal dan kemudian memerlukan operasi caesar untuk melahirkan kembar kedua jika bayi tertekan. Hal ini terjadi pada kurang dari 5% dari kelahiran kembar.

 

Sumber: www.nhs.uk

]]>
7 Persiapan Penting Sebelum Melahirkan https://catatanmini.com/7-persiapan-penting-sebelum-melahirkan/ Wed, 18 Feb 2015 04:30:30 +0000 http://nusehat.com/?p=437 Khususnya untuk calon ibu baru, melahirkan merupakan proses yang sangat menegangkan. Calon ibu baru biasanya akan mengalami tegang dan mungkin juga takut. Namun, bukan berarti ibu untuk anak kedua dan ketida tak perlu lagi persiapan. Untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan, alangkah baiknya ibu dan keluarga mempersiapkan segala keperluan persalinan dengan sebaik mungkin.

 

1. Pelajari tentang proses kelahiran

Seperti disebutkan di atas, proses melahirkan bisa saja menakutkan dan banyak orang memilih untuk “menghindar” sampau hari tersebut datang. Namun, ternyata, wanita yang berusaha untuk mempelajari tentang proses kelahiran akan melalui hasil yang lebih baik daripada yang tidak. Anda mungkin bisa mengambil kelas kelahiran, untuk mempelajari tahap persalinan, cara mengatasi rasa sakit, teknik pernafasan, dan peralatan medis yang dapat digunakan selama persalinan Anda.

2. Temukan dokter untuk bayi Anda

Waktu terbaik untuk mulai mencari dokter anak atau dokter keluarga untuk bayi Anda adalah pertengahan kehamilan Anda. Mungkin kelihatannya terlalu dini, tapi ketika Anda memiliki banyak waktu, Anda bisa punya lebih keleluasaan untuk memilih dokter yang tepat untuk bayi Anda, serta mungkin yang mau menerima asuransi Anda.

3. Selaraskan pikiran dengan pasangan Anda

Seperti halnya fakta bahwa pasangan dapat membantu selama proses persalinan, jangan lupa untuk membahas apa yang akan Anda butuhkan selama proses kelahiran dan setelahnya. Ekspektasi yang berbeda bisa menimbulkan konflik. Jangan harap pasangan Anda akan langsung paham seberapa besar perubahan dalam hidup Anda setelah hadirnya bayi. Anda perlu membantunya untuk memahami ini. Misalnya, mungkin dia tak akan lagi bisa nge-gym setiap pulang kantor seperti dulu sebelum hadirnya sang buah hati.

4. Bicaralah dengan ibu lain yang telah berpengalaman mengenai kelahiran dan perawatan bayi

Ada banyak hal tentang persalinan dan perawatan bayi yang tetap merupakan hal yang tak terungkap seperti ngompol pada ibu, baby blues, dan berkurangnya gairah seks. Tidak semua hal ini akan terjadi pada setiap ibu, tapi ketika Anda telah mengetahui segela informasi ini, Anda akan lebih terpersiapkan dalam menghadapi segala macam kejutan nantinya.

5. Persiapkan semua anak (dan mungkin juga hewan peliharaan Anda) Anda

Bayi yang baru lahir mungkin mengguncang kehidupan anak-anak Anda yang lebih tua. Untungnya, keluarga Anda masih punya beberapa bulan untuk membiasakan diri dengan gagasan itu dan ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatur agar mereka siap dengan kehadiran anggota keluarga baru. Anak Anda yang lebih tua bisa belajar tentang bayi. Misalnya, Anda bisa menggunakan boneka untuk menjelaskan tentang bayi yang akan lahir. Selain anak Anda, binatang pelahiraan juga membutuhkan persiapan seperti ini. Anda bisa membawa peliharaan Anda ke trainer lokal atau Anda bisa mencari info dari buku atau internet mengenai cara mempersiapkan peliharaan Anda menghadapi bayi baru.

6. Ketahuilah apa yang harus dilakukan ketika persalinan telah mulai

Jauh sebelum kontraksi pertama, Anda harus tahu siapa yang harus dihubungi, kemana harus pergi, atau kapan. Dokter atau bidan harus memberikan seperangkat pedoman yang jelas tentang apa yang harus dilakukan ketika Anda akan menghadapi persalinan, seperti kapan harus menelepon RS atau rumah bersalin.

7. Siapkan tas berisi peralatan yang dibutuhkan

Hal terakhir yang Anda mungkin Anda khawatirkan adalah tas yang akan Anda bawa ke dokter. Apakah Anda sudah bawa sikat gigi atau belum. Ringankan pikiran Anda dengan mempersiapkan tas ini beberapa minggu sebelum persalinan.

 

Sumber: www.babycenter.com

]]>
5 Cara Mengatasi Rasa Sakit Saat Melahirkan Tanpa Obat https://catatanmini.com/5-cara-mengatasi-rasa-sakit-saat-melahirkan-tanpa-obat/ https://catatanmini.com/5-cara-mengatasi-rasa-sakit-saat-melahirkan-tanpa-obat/#respond Thu, 11 Dec 2014 05:41:42 +0000 http://nusehat.com/?p=234 Melahirkan adalah proses yang berat dan salah satu bagiannya adalah mengalami rasa sakit. Tapi jangan panik. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa sakit tersebut, baik dengan atau tanpa obat. Caranya adalah dengan membawa banyak hal dalam tas Anda karena Anda tak tahu apa yang bisa bekerja untuk mengatasi rasa sakit Anda. Untuk itulah, sangat disarankan bagi Anda untuk berpikiran terbuka dan melakukan penelitian Anda. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi rasa sakit saat melahirkan tanpa menggunakan obat.

1. Relaksasi

Hal terpenting yang harus Anda relaksasikan adalah pikiran Anda. Idenya sederhana: ketika Anda takut sakit, Anda menjadi tegang, yang akan membuat rasa sakitnya semakin parah, yang akan membuat Anda semakin tegang. Seorang perempuan yang baru saja melahirkan mengatakan dia menikmati setiap waktu antar kontraksi. Dia mencoba untuk fokus pada saat ini dan tidak memikirkan tentang rasa sakitnya. Hasilnya, dia merasa seperti sedang menggunakan obat penenang.

2. Bernafas

Untuk tetap rileks, sangatlah penting bagi Anda untuk memperhatikan pernapasan Anda, dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan ketika Anda mengangkat beban. Ambil nafas lalu hembuskan. Lakukan hal ini dengan fokus dan Anda akan mendapatkan ketenangan.

3. Bergerak

Berjalan, bergoyang, mengubah posisi, dan berputar-putar di bola melahirkan (birthing ball) tidak hanya dapat meringankan rasa sakit tetapi dapat membantu kemajuan persalinan dengan memanfaatkan gaya gravitasi untuk keuntungan Anda serta mendorong gerakan dan rotasi bayi turun melalui kanal panggul. Ketika berada di rumah sakit dengan segala peralatan dan pengobatannya, gerakan Anda mungkin akan terbatasi. Namun, Anda bisa mencoba berbagai posisi, seperti tangan dan lutut di tempat tidur atau berdiri, jongkok, atau juga duduk di samping tempat tidur.

4. Terapi Air

Air hangat sangat manjur untuk menghilangkan nyeri persalinan. Beberapa pusat persalinan menyediakan terapi air ini yang menurut kebanyakan ibu rasanya menyenangkan dan menenangkan. Anda akan merasa seperti baru menjalani spa.

Juga, jangan meremehkan kekuatan dari shower—aliran air panas tidak hanya membuat Anda santai tapi akan memijat Anda juga. Namun, dokter biasanya melarang Anda melakukan ini di awal persalinan karena takut akan memperlambat proses.

5. Pijat

Pijat seringkali diremehkan dalam hal pengurangan rasa sakit pada proses melahirkan tapi cobalah minta pasangan Anda memijat Anda pada saat persalinan. Walaupun pijatan itu tidak mengurangi rasa sakit, dengan adanya pasangan yang menggosok kaki dan memijat tangan Anda, perhatian Anda bisa teralih, dan Anda bisa menjadi rileks karenanya. Dan secara umum, hal ini membuat Anda merasa diperhatikan, yang merupakan sebuah dorongan moral yang besar.

 

Sumber: www.parents.com

]]>
https://catatanmini.com/5-cara-mengatasi-rasa-sakit-saat-melahirkan-tanpa-obat/feed/ 0