perencanaan – Catatan Mini https://catatanmini.com Informasi dan Pengetahuan Umum Thu, 15 Feb 2018 06:26:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.26 10 Kesalahan Keuangan yang Tak Pernah Dilakukan Orang-Orang Kaya https://catatanmini.com/10-kesalahan-keuangan-yang-tak-pernah-dilakukan-orang-orang-kaya/ Wed, 30 Dec 2015 10:23:48 +0000 http://onuang.com/?p=989 Anda mungkin pernah melakukan kesalahan keuangan di usia 20-an atau mungkin 30-an. Tapi, ada beberapa orang tertentu yang berhasil menghindari kesalahan keuangan dan menjadi kaya raya. Berikut ini adalah beberapa kesalahan keuangan yang tak pernah dilakukan oleh orang-orang kaya.

1. Tidak berinvestasi pada diri sendiri

Seringkali, orang tergantung pada bos mereka untuk membelikan mereka buku, mengirim mereka ke seminar, atau memberikan mereka pelatihan. Namun, Anda harus mengambil pendidikan dengan tangan Anda sendiri jika Anda ingin makmur. Berinvestasilah pada diri Anda sendiri.

2. Hiburan yang berlebihan

Banyak acara-acara hiburan, seperti grand opening suatu tempat, yang dipadati oleh anak-anak muda (usia 21-35), yang menyia-nyiakan waktu dan uang yang berharga. Kebanyakan orang menghabiskan 30-50 persen dari gaji mereka untuk hiburan, sementara mereka sebenarnya melarikan diri dari realitas kehidupan. Sebaliknya, orang-orang kaya menggunakan waktu dan uang untuk mendanai impian mereka.

3. Membeli dengan kredit

Banyak orang membeli benda yang tidak mampu mereka beli dengan uang yang tidak mereka miliki untuk mengesankan orang yang tidak mereka sukai. Hal inilah yang akan mengubur banyak orang dengan hutang yang pelan-pelan akan membuat mereka putus asa. Orang kaya menggunakan kartu kredit untuk hal-hal produktif.

4. Menyembunyikan sesuatu dari pasangan

Banyak pasangan menikah tidak membicarakan tentang uang, bahkan mungkin melakukan kecurangan finansial terhadap pasangannya. Namun, Anda tidak akan bisa kaya kecuali Anda membicarakan keuangan Anda dengan pasangan. Cinta di antara pasangan akan melipatgandakan uang Anda. Percayalah!

5. Menggadaikan rumah

Menggadaikan rumah Anda mengarah pembiayaan ulang, pembayaran tagihan, dan inflasi. Ketika Anda menggadaikan rumah, Anda cenderung membayar dua kali lipat harga aslinya.

6. Membangan pensiun secara tradisional

Jika Anda berencana uang, entah itu melalui tabungan pensiun, asuransi jiwa, atau apapun, untuk masa pensiun Anda, itu artinya Anda menabung kenikmatan untuk masa Anda tak lagi bisa menikmatinya. Yang benar adalah, bangunlah kekayaan Anda sedari muda.

7. Membeli barang murahan

Jika Anda membeli murah, Anda akan mendapatkan hasil yang sama murahnya. Alih-alih membeli yang murah, belilah yang terbaik yang tersedia. Orang kaya tahu bahwa membeli kemeja mahal yang bisa bertahan 4 tahun lebih baik daripada kemeja murah yang rusak setiap tahunnya.

8. Kurang menikmati hidup

Ketika orang bekerja, mereka ingin liburan. Tapi anehnya, ketika liburan, mereka memikirkan pekerjaan. Padahal, untuk menjadi kaya, Anda harus bisa mensyukuri apa yang Anda miliki, dan mengtahui cara menikmatinya sebaik mungkin. Anda akan selalu mendapatkan lebih dari apa yang Anda nikmati.

9. Tidak menabung

Kebanyakan orang menghabiskan uang untuk ini itu. Ketika mereka melihat ada uang di rekening, mereka langsung terpikir untuk belanja banyak hal. Orang kaya menyimpan setidaknya 10 persen dari apa yang mereka usahakan dan jarang mengambil pinjaman pribadi untuk diri mereka sendiri, bahkan jika mereka berpikir mereka membutuhkannya.

10. Bekerja untuk uang

Mayoritas orang di dunia ini bekerja untuk uang, tapi orang-orang kaya membiarkan uang bekerja untuk mereka. Mereka tahu bahwa uang mereka akan menjadi produk sampingan dari layanan yang mereka berikan ke pasar. Orang kaya juga mengakui fakta bahwa kekayaan materi mereka adalah jumlah total seluruh kontribusi mereka kepada masyarakat. Itu sebabnya mereka tidak pernah bekerja untuk uang.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

]]>
7 Tanda Pasangan Anda Melakukan Kecurangan Finansial https://catatanmini.com/7-tanda-pasangan-anda-melakukan-kecurangan-finansial/ Wed, 30 Dec 2015 10:18:30 +0000 http://onuang.com/?p=985 Mengelola keuangan bersama pasangan adalah bagian dari pernikahan, dan ketidakjujuran serta kecurangan finansial bisa menjadi penyebab hancurnya pernikahan. Beberapa tanda kecurangan bisa muncul di awal pernikahan, sering, ataupun jarang, atau di setiap waktu. Melakukan komunikasi dengan pasangan bisa mencegah terjadinya hal ini ataupun kehancuran pernikahan Anda.

Berikut ini adalah beberapa tanda pasangan Anda melakukan kecurangan finansial.

1. Pola pengeluaran baru

Cara untuk menemukan penyalahgunaan aset adalah dengan mengikuti alur uang. Jika Anda tahu gaji pasangan Anda, pernyataan bank dan kredit yang menunjukkan semua transfer, penarikan dan deposit akan menunjukkan pola pengeluaran pasangan Anda. Ketika Anda menemukan perubahan pola dan sedikit uang masuk ke rekening, maka Anda wajib curiga. Bisa saja pasangan menyimpan dana sedikit demi sedikit di brankas atau di akun baru.

2. Belanja berlebihan

Banyaknya pembelian bisa menunjukkan adanya kebiasaan belanja baru. Jika pasangan Anda memiliki kartu kredit, biaya-biaya yang muncul memang perlu diselidiki. Meninjau laporan kredit masing-masing setahun sekali juga akan membantu untuk mengungkap kartu kredit baru dan utang baru.

3. Kemurungan

Judi bisa lebih sulit untuk dideteksi. Orang yang suka berjudi dan kalah, biasanya mood-nya akan terpengaruh. Jika Anda menduga pasangan Anda melakukan judi, segera tegur karena hal ini melanggar hukum di negara kita.

4. Pembelian barang-barang seni atau antik

Salah satu cara untuk menyembunyikan aset adalah dengan membeli membeli lukisan mahal atau barang antik yang berharga, seperti karpet, jam atau arloji mahal. Barang-barang berharga tinggi memegang nilai mereka, dan mudah dijual setelah perceraian. Hal ini mungkin dilakukan mengingat banyak orang lebih melihat pada akun di bank daripada benda antik.

5. Pembukaan rekening baru

Karena orang cenderung setia kepada broker dan bank, pendapatan dividen dari rekening asing perlu dicurigai. Jika pasangan Anda memiliki banyak rekening baru, tanyakan alasannya. Kadang-kadang, mereka melakukannya untuk membingungkan orang karena mereka mentransfer uang bolak-balik.

6. Menandatangani dokumen tanpa tinjauan

Jika Anda akan menandatangani sesuatu, ketahuilah bahwa tanda tangan Anda sangat berharga. Ketika akan mendatangani apapun, tanyakan kepada pasangan, mengenai hal tersebut. Jika pasangan merasa terganggu, dan tidak ingin menjelaskan apa-apa, semakin mereka menolak, semakin Anda harus ingin tahu. Tanda tangan Anda membuat Anda bertanggung jawab untuk apa yang ada di dokumen itu, bahkan jika itu penipuan.

7. Kurangnya komunikasi

Sebelum pernikahan, pasangan harus memiliki kesamaan visi untuk menyatukan pendapatan demi tujuan bersama. Sebagai pasangan suami-istri, Anda dan pasangan wajib mengkomunikasikan segala keputusan keuangan. Jika pasangan Anda menyembunyikan sesuatu dan kurang mengkomunikasikan keuangannya, Anda bisa mulai curiga ada yang salah dengan dia.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

]]>
7 Tanda-Tanda Anda Perlu Mengubah Cara Anda Mengatur Keuangan https://catatanmini.com/7-tanda-tanda-anda-perlu-mengubah-cara-anda-mengatur-keuangan/ Wed, 16 Dec 2015 14:56:42 +0000 http://onuang.com/?p=972 Beberapa orang memang memiliki keahlian mengelola keuangan mereka. Mereka melakukan perencanaan dan menabung setiap bulannya, dan berusaha patuh pada anggaran yang dibuat serta sebisa mungkin terbebas dari hutang.

Jika Anda belum sampai di titik ini, Anda mungkin perlu mengubah beberapa hal tentang cara Anda menangani keuangan Anda. Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa Anda perlu mengubah cara Anda menangani keuangan Anda saat ini.

1. Mengandalkan kartu kredit

Menggunakan kartu kredit untuk suatu kebutuhan yang sangat darurat memang wajar, tapi jika Anda terus menerus bergantung pada kartu kredit setiap bulannya, ini tanda Anda perlu mengubah cara Anda menangani keuangan Anda. Langkah pertama untuk memecahkan masalah ini adalah memulai membuat anggaran yang solid sehingga Anda bisa mengidentifikasi dimana Anda melakukan pengeluaran berlebih serta masalah-masalah lainnya.

2. Pembayaran yang telat

Memang mungkin suatu kali Anda lupa membayar tagihan, tapi jika pembayaran yang telat ini terjadi setiap bulan, ini tanda ada sesuatu yang serius tengah terjadi. Ada dua alasan umum untuk keterlambatan pembayaran ini. Satu, Anda pelupa, dan Anda dapat mengatasi ini dengan menjadwalkan pembayaran Anda secara otomatis atau membayar semua tagihan Anda sekaligus di awal bulan. Atau dua, Anda tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tepat waktu. Jika hal ini terjadi, anggaran dan beberapa perencanaan yang matang biasanya dapat membantu Anda membayar semua tagihan tepat waktu.

3. Tidak bisa tidur di malam hari karena memikirkan uang

Jika Anda sering terjaga di malam hari khawatir tentang keuangan Anda atau bagaimana Anda akan menutupi biaya, sudah pasti Anda perlu perubahan dalam mengelola keuangan. Jika Anda telah mengalokasikan dana sesuai anggaran dan Anda juga menabung untuk dana darurat, Anda pasti akan bisa tidur dengan nyenyak.

4. Tak ada komunikasi dengan pasangan

Setelah Anda menikah, penganggaran menjadi lebih rumit. Anda bisa melakukan pemborosan tanpa disadari karena Anda berdua melakukan pengeluaran pada saat yang sama. Memang rumit jika Anda mau menggabungkan keuangan Anda dengan pasangan. Langkah pertama adalah menyiapkan anggaran dengan pasangan Anda, dan kemudian melakukan pertemuan rutin untuk membahas anggaran.

5. Tidak ada anggaran

Jika Anda beroperasi tanpa anggaran, kini saatnya Anda memulainya. Anggaran ini sangat penting untuk mengatur keuangan secara keseluruhan, termasuk pembayaran tagihan, dll. Jika Anda tidak memiliki anggaran, terlalu mudah untuk berbohong kepada diri sendiri tentang keuangan Anda. Anda harus membuat anggaran Anda sekarang.

6. Jumlah utang yang luar biasa banyak

Jika Anda memiliki jumlah utang yang besar, Anda perlu untuk mulai membuat perubahan hari ini. Anda bisa membaca buku Total Money Makeover tulisan Dave Ramsey atau buku sejenisnya untuk membantu Anda mengelola keuangan dan keluar dari hutang.

7. Anda kehabisan uang terlalu cepat setiap bulannya

Jika Anda terus-menerus berjuang di akhir bulan untuk bisa bertahan dan Jika Anda terus-menerus berjuang di akhir bulan untuk semua biaya, Anda mungkin memiliki masalah arus kas. Dalam hal ini, anggaran super super dibutuhkan.

 

Sumber: moneyfor20s.about.com

]]>
4 Alasan Kesenjangan Pendapatan bisa Membahayakan Pernikahan Anda https://catatanmini.com/4-alasan-kesenjangan-pendapatan-bisa-membahayakan-pernikahan-anda/ Fri, 04 Dec 2015 10:11:17 +0000 http://onuang.com/?p=947 Uang adalah penyebab utama dari pertengkaran pasangan yang sudah menikah. Kesenjangan pendapatan, dimana satu orang memiliki pendapatan yang jauh di atas satu orang lainnya, bisa menimbulkan beban stres yang luar biasa. Jika Anda termasuk pasangan yang seperti ini, berikut ini adalah alasan mengapa kesenjangan pendapatan bisa merusak pernikahan Anda.

1. Berpegang pada pembagian peran gender yang kuno

Sekarang ini, wanita cenderung memiliki pendidikan dan gaji yang lebih tinggi dibandingkan pasangannya. Namun, dalam suatu hubungan dimana wanita juga adalah pencari penghasilan, wanita tetap memikul tanggung jawab rumah tangga lebih banyak daripada pria. Hal ini menimbulkan ketidaksetaraan. Inilah alasan banyak terjadi perceraian pada pasangan dengan wanita yang memiliki penghasilan lebih besar.

Ketimpangan ini diperparah karena adanya ketidaknyamanan untuk membicarakannya dan memilih pembagian yang sama seperti para orangtua Anda. Berdiskusi mengenai peran gender dan keuangan sangat penting dalam pernikahan. Ekspektasi gender yang usang dan tidak masuk akal tidak boleh mendikte apa yang terjadi dalam pernikahan Anda.

2. Menggunakan gaji sebagai pengungkit

Bagi banyak orang, uang sama halnya dengan kekuasaan. Jadi, ketika salah satu pasangan menghasilkan lebih banyak dari lainnya, penghasilan keuangan yang lebih tinggi menjadi pembuat keputusan, entah itu mengenai liburan, apa yang harus dibeli untuk makan malam, jenis rumah yang ditinggali, jenis hobi yang digandrungi, dll. Ketidakseimbangan kekuatan inilah yang membuat hubungan menjadi tak sehat.

Bahaslah pengeluaran menengah hingga pengeluaran besar dengan pasangan Anda sebelum mengambil keputusan. Selama Anda berbagi rumah tangga Anda, rumah tangga juga akan menjadi milik pasangan Anda.

3. Bersikap penuh pembelaan karena memiliki penghasilan yang lebih rendah

Memiliki penghasilan yang lebih rendah bisa membuat Anda merasa seolah-olah Anda tidak penting, karena gaji satu orang lah yang membiayai kehidupan rumah tangga. Hal ini dapat menyebabkan kebencian, atau lebih buruk, ketergantungan pada pasangan untuk membantu Anda secara finansial.

Hanya karena perhitungan presentase pendapatan Anda lebih kecil dalam keuangan rumah tangga secara keseluruhan, tidak berarti bahwa peran Anda dalam pernikahan menjadi lebih kecil. Biasanya akhirnya akan ada yang memutuskan untuk tinggal di rumah dan menjaga anak-anak. Tapi ingat, kontribusi untuk rumah tangga tidak diukur dengan pendapatan.

4. Membiarkan uang menentukan kelayakan pasangan Anda

Cara termudah untuk menghindari perkelahian adalah untuk menetapkan kontribusi keuangan pada skala proporsi yang tersesuaikan. Alih-alih membagi 50:50, Anda bisa membagi sesuai dengan yang mampu dibayarkan oleh Anda dan pasangan. Atau mungkin bisa dilakukan kesepakatan baru: salah satu membayar kebutuhan sehari-hari, lainnya membayar sewa dan tagihan.

 

Sumber: www.wisebread.com

]]>
6 Cara Mencari Pekerjaan Secara Sembunyi-Sembunyi https://catatanmini.com/6-cara-mencari-pekerjaan-secara-sembunyi-sembunyi/ Fri, 04 Dec 2015 10:05:55 +0000 http://onuang.com/?p=943 Melamar pekerjaan baru ketika Anda masih menjadi karyawan memang perlu hati-hati. Anda harus menempatkan diri sebagai kandidat di perusahaan yang Anda lamar tapi di lain sisi Anda tak ingin ketahuan bos Anda karena takut dipecat sebelum waktunya. Memang tidak ada salahnya mencari kemajuan dalam karir, tapi Anda harus belajar cara-cara di bawah ini untuk melakukan pencarian kerja secara diam-diam.

1. Biarkan media sosial Anda tetap seperti sebelumnya

Jika Anda aktif di media sosial, beberapa bagian profil mungkin akan Anda update secara teratur. Namun, jika Anda tak pernah melakukannya lalu tiba-tiba Anda melakukannya tanpa alasan, itu bisa menimbulkan kecurigaan, terutama di LinkedIn (apalagi jika bos Anda terhubung di LinkedIn dengan Anda).

Dengan meng-update profil secara teratur, Anda tak akan dicurigai ketika sedang mencari pekerjaan dan hal ini memungkinkan Anda untuk lebih bisa ditemukan karena profil yang usang akan sangat susah ditemukan.

2. Hati-hati dengan cara Anda berpakaian

Hal yang bisa menimbulkan kecurigaan adalah ketika Anda pada hari biasanya mengenakan kemeja dan celana kain sebagai pakaian kerja dan tiba-tiba Anda mengenakan jas atau blazer (bahkan dasi untuk lelaki). Berdandan lebih rapi dari biasanya menunjukkan bahwa Anda sedang melakukan wawancara di tempat lain. Untuk menghindari kecurigaan, letakkan pakaian istimewa Anda di tas atau di loker, dan ganti di tempat yang aman saat Anda akan berangkat wawancara. Selain itu, ada baiknya Anda mengatur waktu wawancara di jam-jam yang tak mungkin membuat Anda dicurigai.

3. Jangan memberitahu rekan kerja bahwa Anda sedang mencari pekerjaan baru

Mungkin saja rekan kerja bisa menjaga rahasia Anda, tapi dalam hal ini jangan percaya siapapun dan takutlah kepada siapapun. Selain itu, Anda tidak tahu apa rencana yang ada dalam pikiran mereka mengenai kemajuan karir mereka sendiri kan. Mereka mungkin bisa memanfaatkan upaya pelamaran kerja sembunyi-sembunyi Anda ini sebagai kesempatan untuk menukik dan mengambil pekerjaan Anda.

4. Rahasiakan pencarian Anda, khususnya di media sosial

Sebagai seorang profesional, Anda harus memperhatikan apa yang Anda posting di media sosial secara umum. Nonaktifkan update pencarian pekerjaan Anda di Facebook, Twitter, LinkedIn, dan situs lainnya. Bahkan jika Anda tidak terhubung ke atasan atau rekan kerja Anda secara online, apa yang Anda posting bisa secara misterius muncul di tempat yang tidak Anda harapkan.

5. Jangan gunakan siapapun dalam perusahaan Anda sekarang sebagai referensi

Jika Anda tidak ingin ketahuan, mengapa Anda harus menggunakan nama alah satu dari rekan kerja Anda sebagai referensi? Cari yang lain! Mungkin dari perusahaan yang sebelumnya pernah Anda tinggalkan.

6. Cari pekerjaan dengan waktu dan peralatan Anda sendiri

Dan, jangan pernah menggunakan waktu perusahaan untuk mencari pekerjaan di perusahaan lain. selain bodoh, hal ini juga sangat tidak loyal dan tidak sopan. Gunakan komputer Anda sendiri dan sumber daya lainnya pada waktu Anda sendiri. Jika ketahuan menggunakan waktu dan peralatan perusahaan, Anda malah bisa dipecat saat itu juga.

 

Sumber: www.wisebread.com

]]>
6 Kesalahan Karir yang Tak Boleh Anda Lakukan Lagi di Usia 30 https://catatanmini.com/6-kesalahan-karir-yang-tak-boleh-anda-lakukan-lagi-di-usia-30/ Fri, 04 Dec 2015 10:02:34 +0000 http://onuang.com/?p=939 Kita semua pasti pernah membuat kesalahan dan kita bisa belajar dari kesalahan tersebut. Ketika memulai karir, Anda pasti juga melakukan banyak kesalahan. Itu wajar karena Anda masih mencari jalan dan Anda butuh bantuan serta panduan untuk bisa memahami semuanya. Namun, ketika berusia 30 tahun, beberapa kesalahan karir harus Anda hentikan dan tak boleh Anda ulangi lagi.

Dengan tips karir dari Onuang, Anda bisa berhenti melakukan kesalahan karir yang sama saat berusia 30, seperti tersebut di bawah ini.

1. Mengabaikan bahaya media sosial

Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, Snapchat dan masih banyak platform lainnya pasti pernah Anda gunakan untuk berhubungan dengan teman dan keluarga. Banyak orang merasa bahwa media sosial itu buruk, tapi sebenarnya Anda bisa mendapatkan eksistensi di dunia ini, bahkan ketika Anda tidak terlibat secara langsung.

Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah apa yang Anda posting dan siapa saja yang bisa melihatnya. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan hancur hidupnya hanya karena satu posting Facebook atau Twitter yang salah. Salah satu contoh paling terkenal mungkin adalah Justine Sacco.

2. Menolak untuk berkompromi

Sebagai karyawan muda, dan selama beberapa tahun setelah itu, Anda mungkin masih sangat patuh pada keputusan Anda. Anda tak peduli dianggap sulit atau abrasif oleh manajemen atas. Dan sampai batas tertentu, kebanyakan orang memahami semangat muda Anda. Tetapi pada saat Anda berusia 30, pola pikir ini perlu diubah. Anda pasti sudah tahu caranya berkompromi yang tidak membawa terlalu banyak efek negatif pada hasil akhir. Anda mungkin juga telah belajar cara bernegosiasi dan bagaimana harus kalah perang untuk bisa memenangkan pertempuran. Jika Anda masih menolak untuk berkompromi pada usia itu, Anda menghambat karir Anda sendiri.

3. Percaya Anda tahu segala sesuatu

Keangkuhan sama sekali tidak menarik. Percaya diri dan arogan itu sangat berbeda. Namun, kemudaan dan percaya diri bisa menjadi kombinasi yang tak begitu baik, dan membuat Anda memiliki keyakinan diri yang berlebihan. Ketika Anda baru lulus, Anda mungkin berpikir Anda tahu segala hal terbaru dan orang-orang tua di tempat kerja Anda sangatlah jadul. Namun, di usia 30, Anda harus sadar bahwa akan selalu ada hal baru yang bisa kita pelajari.

4. Mengambil terlalu banyak pekerjaan

Inilah yang paling sering dilakukan di awal karir. Anda mungkin sangat bersemangat untuk menyenangkan setiap orang dan Anda ingin semua orang tahu bahwa Anda di sini untuk bekerja keras dan siap memberikan 110% tenaga Anda. Pada akhirnya, hal ini akan menyebabkan Anda kelelahan dan hasil pekerjaan Anda tak akan maksimal. Pada saat Anda telah mencapai usia 30, Anda harus tahu batas dan mengambil pekerjaan yang dapat Anda lakukan dalam waktu yang diberikan.

5. Ingin menjadi teman semua orang

Anda tidak mungkin bisa disukai oleh semua orang. Anda hanya manusia biasa. Pada awal karir Anda, Anda mungkin bisa berusaha agar disukai secara universal. Pada saat berusia 30, Anda harus menyadari bahwa beberapa orang akan menyukai Anda dan beberapa lainnya tidak. Tapi, selama setiap orang bisa berlaku profesional, maka hal ini tak akan menjadi masalah buat Anda.

6. Mengeluh tentang perusahaan dan rekan kerja Anda

Setiap orang memiliki kesempatan untuk memilih perusahaan, bos, dan rekan kerjanya. Pada awal karir, sangat mudah untuk jatuh ke perangkap gosip. Pada saat usia 30, hal ini harus Anda hentikan. Memang tidak masalah mengakui kelemahan perusahaan agar bisa terjadi perbaikan. Tapi ingat, Anda harus melakukannya secara konstruktif.

 

Sumber: www.wisebread.com

]]>
10 Kesalahan Keuangan yang Tak Pernah Dibicarakan https://catatanmini.com/10-kesalahan-keuangan-yang-tak-pernah-dibicarakan/ Fri, 04 Dec 2015 09:51:04 +0000 http://onuang.com/?p=926 Beberapa dari kita mungkin memang pernah melakukan kesalahan keuangan di usia 20, usia 30, usia 40 atau lebih. Kesalahan-kesalahan tersebut biasanya kita bicarakan dengan mereka yang kita percaya atau yang menurut kita ahli. Tapi ada beberapa kesalahan keuangan yang tetap menjadi kesalahan karena cenderung didiamkan dan tidak dibicarakan.

1. Menghabiskan banyak pengeluaran untuk rumah

Kebijaksanaan keuangan konvensional menyatakan keuangan untuk rumah tak boleh lebih dari 25% gaji Anda. Ini tentu tak bisa diterapkan di kota-kota yang mahal seperti Jakarta. Untuk memotong biaya, Anda mungkin bisa menyewakan sebagian rumah Anda.

2. Tidak mempercayai pasangan dalam hal keuangan

Ternyata banyak dari pasangan yang sudah menikah tidak bisa menyebutkan dengan tepat gaji pasangannya. Bahkan Anda yang mengatakan mereka menipu pasangan mereka dalam hal keuangan. Jika ini terjadi, pernikahan Anda bisa rusak hanya karena masalah keuangan.

3. Melupakan anak-anak

Orang tua biasanya kesulitan berbicara mengenai hal-hal finansial dengan anak mereka. Padahal, Anda harus meluangkan waktu untuk mengajari mereka agar mereka lebih paham mengenai hal-hal yang berhubungan dengan keuangan.

4. Lupa membuat anggaran

Banyak dari kita ternyata lupa membuat anggaran setiap bulannya dan hanya berjalan mengikuti arah angin saja. Tanpa gambaran yang akurat tentang cara membelanjakan uang, tidak mungkin Anda bisa membuat keputusan keuangan yang solid.

5. Tidak membuat dana darurat

Memiliki dana darurat adalah dasar dari kesejahteraan keuangan karena hal ini akan membantu Anda menutupi kebutuhan tak terduga tanpa harus menjual sesuatu. Sangat mustahil bagi Anda untuk bebas dari hutang jika tiap ada kebutuhan mendadak Anda memilih untuk berhutang.

6. Membiayai hal-hal besar dengan hutang

Ketika Anda ingin membeli kulkas dan Anda memutuskan untuk membeli dengan kredit, itu artinya Anda ceroboh. Jika Anda tidak mampu membelinya secara tunai, itu artinya Anda tidak mampu membelinya. Dengan cara ini, Anda bisa menyisihkan uang setiap bulannya untuk bisa membeli kulkas.

7. Membeli baru

Semua orang tahu bahwa mobil kehilangan nilainya ketika pertama kali Anda naiki. Kebanyakan orang tidak pernah berpikir bahwa hal yang sama juga berlaku untuk hal lainnya.

8. Mengandalkan satu sumber penghasilan

Bekerja lebih dari satu memang bisa membuat stres. Tapi, sebagai karyawan Anda masih bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan melakukan beberapa pekerjaan, termasuk berjualan di Internet melalui eBay atau memanfaatkan layanan Amazon misalnya.

9. Tidak mencoba menawar

Tawar-menawar tidak hanya bisa dilakukan di pasar atau garage sale saja. Banyak toko yang bisa memberi Anda harga sesuai yang Anda tawar. Dan jika Anda membawa uang tunai, ada kemungkinan penjual akan memberi harga yang bisa dinego.

10. Tidak mencari penasihat keuangan

Anda mungkin sudah mahir mengelola keuangan, tapi itu tidak berarti sudah tak ada ruang untuk perbaikan. Penasihat keuangan akan membantu Anda memperbaikinya.

 

Sumber: www.wisebread.com

]]>
7 Pekerjaan Berat dengan Bayaran yang Tak Layak https://catatanmini.com/7-pekerjaan-berat-dengan-bayaran-yang-tak-layak/ Fri, 04 Dec 2015 09:44:15 +0000 http://onuang.com/?p=922 Dalam hidup Anda, Anda pasti pernah mengalami terjebak dalam pekerjaan yang berat dan membuat stres. Atau mungkin masih? Ada beberapa pekerjaan yang memang dilakukan dengan senang hati oleh banyak orang, tapi ada juga pekerjaan yang membuat orang tak semangat. Berikut ini adalah beberapa pekerjaan berat dengan bayaran yang tak layak.

1. Wartawan koran

Adanya Internet telah menghapus kejayaan koran, yang menyebabkan stres tinggi dan upah rendah pada reporter dan editor. Dengan tingkat stres yang didapat, gaji wartawan sebenarnya jauh dari layak.

2. Tukang kayu

Pekerjaan ini termasuk pekerjaan berat dan tidak terlalu menguntungkan, dan sekarang banyak penebangan yang dilakukan dengan mesin. Belum lagi, bahaya yang mungkin menyebabkan kematian saat bekerja. Risikonya juga lebih tinggi daripada pekerja lainnya.

3. Supir taksi

Gaji supir taksi tentu sudah lebih tinggi dari dulu. Namun, profesi ini bukanlah profesi yang aman. Dan risiko inilah yang harusnya diperhitungkan.

4. Petugas data entry

Anda duduk di komputer sepanjang hari dan memasukkan informasi ke dalam database. Mungkin akan lain ceritanya jika yang Anda masukkan adalah data keren seperti musik atau penyanyi. Tapi di sini yang dimasukkan adalah nama, alamat, dan data dangkal lainnya.

5. Satpam

Ketika Anda berada sebagai satpam swasta, Anda bisa saja bosan setengah mati karena tidak terjadi apa-apa atau Anda mungkin harus berjibaku melawan penjahat. Keduanya tidak menyenangkan dan mungkin bayarannya juga kurang jika dibandingkan dengan risikonya.

6. Sales door-to-door

Ada waktu ketika rumah Anda diserbu sales door-to-door yang menawarkan produk baru? Jumlah sales seperti ini sudah menurun, meskipun belum hilang sama sekali.

7. Pelayan restoran

Beberapa restoran merasa bisa menggaji dengan gaji dibawah UMR karena beranggapan Anda akan dapat tip. Tapi kita tahu tidak semua memberi tip. Dan waiter atau waitress biasanya berdiri terus sepanjang hari dan seringkali menerima komplain dari makanan yang tidak mereka masak.

Mungkin, jika Anda bekerja pada bidang ini, Anda harus mulai belajar sedikit-sedikit untuk berinvestasi.

 

Sumber: www.wisebread.com

]]>
Cara Mengatur Keuangan sebagai Pekerja Lepas (Freelancer) https://catatanmini.com/cara-mengatur-keuangan-sebagai-pekerja-lepas-freelancer/ Tue, 24 Nov 2015 14:12:01 +0000 http://onuang.com/?p=906 Bekerja lepas atau freelance memang bermanfaat tapi Anda harus hati-hati dalam mengatur keuangan. Anda memang bisa melakukan pekerjaan yang Anda cintai dan Anda bisa melakukannya dengan cara Anda sendiri. Namun, Anda juga harus memikirkan bagaimana cara mengelola keuangan yang benar.

Berikut ini adalah cara mengelola keuangan yang benar sebagai pekerja lepas (freelancer).

1. Buatlah dana darurat

Semua orang harus memiliki dana darurat yang bisa mereka ambil untuk memenuhi kebutuhan dasar ketika tidak ada lagi sumber keuangan lain. Yang paling disarankan adalah memiliki dana darurat yang bisa menutupi kebutuhan hingga enam sampai delapan bulan kebutuhan Anda. Jika Anda bekerja lepas, mungkin Anda akan butuh lebih banyak.

Memiliki dana darurat, selain mengamankan keuangan Anda di masa depan, juga memiliki berbagai keuntungan, misalnya:

– Anda tak takut menolak klien yang sepertinya tak tepat untuk Anda
– Anda masih punya uang jika klien tidak membayar tepat waktu

2. Membuka rekening bisnis yang terpisah (dan menggunakannya)

Jika Anda bekerja lepas dan Anda adalah pemilik tunggal, sah-sah saja untuk menggunakan satu rekening untuk rekening pribadi dan bisnis. Tapi itu sebenarnya tidak disarankan. Dengan membuka rekening bisnis tersendiri, meskipun mungkin Anda hanya freelance sesekali, akan mempermudah Anda dalam membuat anggaran yang layak. Hal ini juga mempermudah Anda dalam mengurus pajak.

Gunakan akun bisnis untuk pengeluaran bisnis, gaji, uang pensiun, pajak, dan dana darurat bisnis. Jika ada sisa uang, biarkan tetap di rekening bisnis ini.

3. Membangun dana lain jika memang dibutuhkan

Sebagai freelancer, Anda tidak mendapatkan tunjangan seperti asuransi. Anda harus mengurus semuanya sendiri. Anda bisa mendapatkan dana ini dengan menyisihkan dari uang yang masuk ke rekening bisnis Anda.

Jika memang dibutuhkan, Anda bisa membuka rekening lain untuk keperluan-keperluan tersebut. Sebagian besar bank akan memberikan ijin bagi Anda untuk membuka beberapa rekening tabungan, jadi mengapa tidak dimanfaatkan?

4. Proyeksikan pendapatan dan pengeluaran bulanan Anda

Ketika Anda menjadi freelancer, ada saat dimana Anda sangat sibuk. Anda juga akan mengalami kekhawatiran kapan kiranya akan dapat job lagi. Itu artinya, pendapatan bulanan Anda akan sangat bervariasi. Untuk anggaran dengan tingkat konsistensi, Anda harus memproyeksikan pendapatan dan pengeluaran bulanan. Dan ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

– Menggunakan jumlah rata-rata

Jumlahkan pendapatan dan pengeluaran Anda dalam setahun, bagi 12, dan gunakan angka rata-rata tersebut sebagai jumlah bulanan ketika merencanakan anggaran Anda. Ini bisa diaplikasikan bagi Anda yang sudah bekerja lepas selama setahun lebih. Jika pendapatan Anda tak terlalu jauh berebda tiap bulannya, metode ini cocok untuk Anda.

– Mempersiapkan yang terburuk

Jika Anda ingin sedikit konservatif, Anda bisa menggunakan pendapatan terendah yang Anda dapatkan dalam suatu bulan sebagai pendapatan minimum dan pengeluaran terbesar sebagai pengeluaran minimum. Karena nantinya Anda akan cenderung menghasilkan lebih banyak dan menghabiskan lebih sedikit, cara ini baik digunakan untuk membangun dana darurat.

5. Tetapkan tonggak pembayaran untuk klien

Jika pekerjaan Anda terdiri dari banyak proyek-proyek kecil, tip ini mungkin tidak akan banyak berguna untuk Anda. Tetapi jika Anda bekerja pada proyek-proyek besar yang berlangsung beberapa minggu atau bulan, sangat penting untuk mengatur tonggak pembayaran dari klien. Hal ini membantu memastikan uang akan terus mengalir secara teratur daripada mendapatkan bayaran yang sangat besar di akhir proyek.

Anda bisa melakukan diskusi untuk pembayaran yang dibayarkan pada interval tertentu. Cara untuk melakukan hal ini adalah:

– Jika pekerjaan membutuhkan waktu pengerjaan yang lama, pastikan Anda dapat menagih klien Anda setiap bulan atau setiap berapa jam yang telah Anda habiskan.
– Jika ada tonggak yang jelas dalam proyek, atur penagihan di sekitar tonggak tersebut.
– Jika tidak ada, mungkin Anda bis memecah tugas menjadi 25% dan mengatur tagihan di tiap bagiannya.

 

Sumber: lifehacker.com

]]>
5 Tindakan yang Bisa Anda Ambil untuk Membuat Rencana Lima Tahun Anda https://catatanmini.com/5-tindakan-yang-bisa-anda-ambil-untuk-membuat-rencana-lima-tahun-anda/ Fri, 20 Nov 2015 09:52:01 +0000 http://motirasi.com/?p=5118 Apa yang ingin Anda capai dalam 5 tahun ke depan? Lima tahun bisa terasa lama dan Anda tahu apa yang ingin Anda capai, tapi tanpa rencana, 5 tahun bisa lewat dengan sangat cepat. Lima tindakan berikut akan membantu Anda merencanakan 5 tahun Anda ke depan untuk memastikan masa depan yang bahagia dan sukses.

1. Putuskan apa yang ingin Anda capai dalam 5 tahun ke depan

Putuskan apa yang ingin Anda rencanakan dalam 5 tahun ke depan, misalnya memulai bisnis Anda, membeli rumah sendiri, atau apapun. Hidup ini penuh dengan banyak kemungkinan sehingga Anda harus tahu apa yang ingin Anda capai sehingga Anda dapat mengatur pergerakan roda hidup Anda. Duduklah dengan pena dan kertas dan tuliskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini: Apa yang ingin saya capai? Berapa lama tujuan ini akan tercapai? Hal apa yang pertama-tama harus saya lakukan?

2. Evaluasi tujuan Anda setiap bulan

Entah Anda menetapkan tujuan Anda seminggu yang lalu atau 10 tahun yang lalu, sangat penting bagi Anda untuk secara teratur mengevaluasi tujuan Anda tersebut. Minat-minat Anda telah berubah atau prioritas lain mungkin muncul, jadi pastikan Anda berfokus pada sesuatu yang masih penting untuk Anda. Misalnya, mungkin dulu Anda berencana membeli rumah di desa, tapi kemudian Anda mulai menikmati hidup di kota besar. Duduklah sebulan sekali dan tuliskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini:. Apakah tujuan ini masih penting untuk saya? Apakah saya ingin mencapainya? Apakah saya masih bersemangat mengenai ide ini?

3. Tinjau tujuan Anda setiap hari

Kebanyakan orang memiliki tujuan, tetapi orang-orang yang paling sukses menjaga tujuan mereka tetap berada di pikiran mereka setiap saat. Jika Anda jarang berpikir tentang tujuan Anda, tujuan tersebut mungkin tampak sangat luar biasa dan tak terjangkau. Namun, tujuan besar dapat dipecah menjadi banyak tugas yang lebih kecil, yang akan tampak jauh lebih mudah dicapai.

Jika Anda sangat menginginkan sesuatu, Anda idealnya harus bekerja ke arah itu secara teratur. Tanyakan kepada diri sendiri setiap hari: Apakah saya bergerak maju atau mundur dalam meraih tujuan saya? Apa tujuan kecil selanjutnya yang butuh saya kerjakan agar bisa semakin dekat ke tujuan saya? Dapatkah saya mencapai tujuan saya dalam 5 tahun ke depan? Bisakah saya mencapainya dengan lebih cepat?

4. Buatlah komitmen mingguan untuk tujuan Anda

Setelah Anda telah menetapkan tujuan Anda, sekarang saatnya untuk mulai bertindak. Tujuan Anda mungkin dengan mudah dicapai dalam 5 tahun ke depan, tapi setelah tujuan itu tercapai, Anda dapat mulai bekerja pada pencapaian mimpi Anda berikutnya. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai—menunda pekerjaan sebelum Anda memulainya bisa membuat tugas tampak menakutkan dan abstrak, yang akan membuat lebih sulit bagi Anda untuk mulai nantinya.

Pada awal setiap minggu, tuliskan apa yang akan Anda lakukan minggu ini untuk mencapat tujuan Anda. Sesuatu itu tidak harus selalu besar, bahkan melakukan hal-hal kecil setiap minggunya bisa membawa Anda semakin dekat ke tujuan Anda.

5. Tuliskan semua hasil yang mungkin

Duduklah dengan selembar kertas dan pena dan tuliskan situasi hipotesis yang mungkin terjadi terjadi tentang tujuan Anda. Akan ada hasil yang mengerikan dan indah, dan ini akan membantu Anda untuk memecahkan masalah yang mungkin muncul. Putuskan apa yang akan Anda lakukan untuk memperbaiki setiap situasi, dan secara teratur lihat jawaban Anda.

 

Sumber: www.lifehack.org

]]>