menstruasi – Catatan Mini https://catatanmini.com Informasi dan Pengetahuan Umum Thu, 15 Feb 2018 06:26:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.26 8 Masalah Terburuk Saat Menstruasi dan Cara Mengatasinya https://catatanmini.com/8-masalah-terburuk-saat-menstruasi-dan-cara-mengatasinya/ Fri, 04 Dec 2015 09:22:09 +0000 http://womitips.com/?p=1360 Apakah Anda termasuk orang yang mengalami banyak masalah saat menstruasi? Berikut ini adalah beberapa contoh masalah menstruasi yang sering dihadapi wanita dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Jerawat

Tingginya kadar progesteron sebelum menstruasi meningkatkan kelenjar minyak. Pada saat yang sama jumlah testosteron tetap stabil. Akhirnya mulai muncul jerawat di wajah Anda.

Cara mengatasinya: Gunakan pembersih yang lembut dan hindari scrub, toner, atau tisu yang kasar untuk mencegah hilangnya minyak wajah yang baik. Anda juga bisa membeli obat oles berdasarkan resep dokter.

2. Nyeri punggung bagian bawah

Ini mungkin saja nyeri menstruasi biasa. Karena uterus miring ke arah belakang, akhirnya rasa nyeri terasa pada bagian ini.

Cara mengatasinya: Lakukan cara kuno. Letakkan bantalan panas (atau Anda bisa mengisi botol dengan air hangat) dan meletakkan di bagian yang nyeri. Anda juga bisa melakukan yoga atau peregangan mingguan membantu mengurangi nyeri punggung (meskipun tidak secara langsung dengan menstruasi Anda).

3. Pertambahan berat badan

Jika berat badan Anda naik beberapa hari sebelum menstruasi, hal ini kemungkinan disebabkan oleh retensi air yang disebabkan oleh hormon.

Cara mengatasinya: Minuman berkafein bisa menjadi diuretik alami. Selain itu, Anda juga bisa melakukan yoga atau bersepeda karena akan membantu mengeluarkan keringat dan mengurangi berat badan akibat retensi air tersebut. Olahraga juga bisa membantu Anda menghadapi PMS pada umumnya.

4. Kelelahan

Hal ini sangat umum terjadi saat Anda menstruasi. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh penurunan kadar hormon sebelum dimulainya menstruasi.

Cara mengatasinya: Tidurlah yang cukup di malam hari, kurang lebih 7 hingga 8 jam. Ketika Anda bangun, meskipun Anda mungkin merasa malas, usahakan untuk memaksa diri Anda melakukan cardio sedang selama 30 menit. Cara ini akan memberikan Anda energi tambahan dan hormon endorfin juga yang akan membuat Anda ceria.

5. Sakit kepala dan migrain

Penurunan estrogen dapat mempengaruhi aktivitas neurotransmitter, yang membuat kepala Anda terasa berat dan pusing.

Cara mengatasinya: Anda mungkin bisa meminum obat atau ramuan alami untuk mengatasi sakit kepala Anda. Untuk migrain, Anda bisa mengkonsumsi magnesium oksida dan suplemen. Bila pusing dan migraine terlalu parah, segera kunjungi dokter.

6. Rasa ingin makan (ngemil)

Sebelum menstruasi, hormon stres kortisol naik dan hormon serotonin menurun, yang membuat Anda ingin makan makanan asin, manis, berkarbohidrat, dan berlemak.

Cara mengatasinya: Coba untuk memenuhi rasa ingin makan Anda melalui jalan tengah. Alih-alih makan ubi jalar goreng, Anda bisa makan ubi jalar bakar atau rebus. Jika ingin makan masakan China, padukan dengan brokoli dan beras merah.

7. Perubahan emosi

Ketika menstruasi sudah mulai, ada penurunan estrogen, yang memainkan peran besar dalam pengaturan suasana hati, yang bisa membuat emosi Anda berubah-ubah dengan cepat.

Cara mengatasinya: Anda bisa makan snack dari sayuran dan buah serta makanan yang mengandung protein untuk menghindari fluktuasi gula darah yang memperburuk mood Anda.

8. Masalah usus

Hormon yang sama yang menyebabkan rahim Anda berkontraksi juga menyebabkan organ sepanjang saluran pencernaan berkontraksi. Hasilnya, Anda mungkin mengalami berbagai masalah usus selama menstruasi, seperti kembung, sembelit, diare, dan mual.

Cara mengatasinya: Anda bisa meminum obat seperti ibuprofen atau naproxen hanya jika Anda terbiasa dengan obat tersebut. Atau, Anda bisa menghindari junk food yang asin yang akan memperburuk masalah usus Anda.

 

Sumber: www.womansday.com

]]>
6 Fakta tentang Menstruasi yang Mungkin Belum Anda Ketahui https://catatanmini.com/6-fakta-tentang-menstruasi-yang-mungkin-belum-anda-ketahui/ Fri, 04 Dec 2015 09:17:19 +0000 http://womitips.com/?p=1356 Terlepas dari kenyataan bahwa sebagian besar perempuan mengalami menstruasi setiap bulannya, menstruasi masih merupakan fenomena yang misterius. Bahkan beberapa fakta tentang menstruasi masih belum Anda ketahui, seperti yang tersebut di bawah ini.

1. Lamanya siklus tidak hanya berbeda-beda antara wanita satu dan yang lainnya, tapi juga antara bulan satu dan lainnya

Siklus menstruasi rata-rata 28 hari, tapi rentang antara 21 hari hingga 35 hari masih tergolong normal. Ketika menghitung lama siklus Anda, hari pertama adalah hari Anda mulai menstruasi dan hari terakhir adalah hari terakhir sebelum Anda menstruasi lagi. Sangat normal jika lama siklus ini berbeda dari bulan ke bulan—stres, diet, dan beberapa faktor lain mempengaruhi hal ini.

2. Beberapa wanita bisa merasakan ketika mereka sedang berovulasi

Ovulasi, yang berlangsung satu sampai dua hari, mengacu pada fase dalam siklus menstruasi Anda ketika ovarium Anda melepaskan telur untuk pembuahan. Walaupun beberapa wanita mungkin tidak melihat adanya perubahan yang spesifik, beberapa wanita bisa merasakan ovulasi dengan jelas. Beberapa wanita mengalami mittelschmerz, yaitu nyeri perut bagian bawah yang terjadi bersamaan dengan ovulasi. Ketika telur dilepaskan, folikel pecah, menyebabkan pelepasan cairan ke rongga perut, yang bisa sangat menyakitkan bagi beberapa wanita.

3. Kemungkinan terkena infeksi jamur selama menstruasi akan menurun

Jika Anda sering menderita infeksi jamur, Anda mungkin memperhatikan bahwa infeksi ini jarang muncul pada saat mentruasi. Hal ini karena darah menstruasi dapat meningkatkan pH vagina Anda sehingga sulit bagi jamur untuk berkembang, dan karena itu menurunkan tingkat terjadinya infeksi jamur. Namun, pH yang meningkat ini, bersamaan dengan fluktuasi hormon, dapat juga menyebabkan, bisa juga menyebabkan infeksi bakteri selama menstruasi pada beberapa perempuan, yang dapat diidentifikasi dengan lebih banyaknya darah menstruasi dan bau amis.

4. Kram menstruasi dapat muncul di daerah lain dari tubuh selain perut

Jaringan saraf di daerah pinggul seperti sarang dengan ranting yang saling terkait. Jadi, jika sesuatu terasa sakit di satu sisi misalnya perut, Anda mungkin merasakannya di sisi lain juga, seperti kaki atas atau pungguh bawah.

5. Sangat tidak mungkin hubungan seks bisa menenangkan kram menstruasi

Jika Anda pernah mendengar bahwa seks adalah obat yang baik untuk kram menstruasi, itu hanya mitos. Orgasme menyebabkan kontraksi otot polos vagina dan rahim yang menyenangkan bagi banyak wanita, tetapi bisa terasa tak nyaman bagi beberapa wanita lainnya. Plus, ketika serviks tersentuh, yang kadang-kadang terjadi saat berhubungan seks, dapat menyebabkan kram rahim. Dan selain itu, air mani mengandung prostaglandin yang mensimulasikan persalinan dan menyebabkan kontraksi uterus, dan pada akhirnya malah menyebabkan kram.

6. Ketika Anda berovulasi, pria mungkin akan merasa Anda semakin menarik

Sebuah studi dari jurnal Psychological Science menemukan bahwa ketika pria mencium kaos yang dikenakan oleh wanita yang sedang berovulasi, kadar testosteron mereka akan meningkat secara signifikan jika dibandingkan ketika mereka mencium kaos yang dikenakan oleh wanita yang tidak sedang berovulasi. Temuan ini menyiratkan bahwa pria menunjukkan dorongan biologis terhadap wanita yang sedang berovulasi.

 

Sumber: www.womansday.com

]]>
Apa itu PMS (Premenstrual Syndrom)? https://catatanmini.com/apa-itu-pms-premenstrual-syndrom/ Sun, 29 Nov 2015 22:21:54 +0000 http://nusehat.com/?p=1012 Premenstrual syndrome (PMS) adalah suatu kondisi yang mempengaruhi emosi, kesehatan fisik, dan perilaku wanita selama hari-hari tertentu dari siklus menstruasi, umumnya beberapa hari sebelum haid.

Gejala PMS mulai lima sampai 11 hari sebelum menstruasi dan biasanya hilang setelah menstruasi dimulai. Penyebab PMS tidak diketahui. Namun, banyak peneliti percaya bahwa perubahan kadar hormon pada awal siklus menstruasi bisa menjadi penyebab utama. Kadar estrogen dan progesteron meningkat selama waktu tertentu dalam satu bulan. Peningkatan hormon ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati, kecemasan, dan sensitivitas emosi (mudah tersinggung).

Gejala PMS mempengaruhi hingga 85 persen dari wanita yang mengalami menstruasi.

Faktor risiko untuk sindrom pramenstruasi termasuk:

– riwayat depresi atau gangguan mood, seperti depresi pasca melahirkan atau gangguan bipolar
– riwayat keluarga penderita PMS
– riwayat keluarga depresi

 

Gejala PMS (Premenstrual Syndrom)

Siklus menstruasi rata-rata wanita berlangsung 28 hari. Ovulasi (ketika telur dilepaskan dari ovarium) terjadi pada hari ke-14 dari siklus tersebut. Menstruasi (perdarahan) terjadi pada hari ke 28 dari siklus tersebut. Gejala PMS dapat mulai sekitar hari ke-14 dan berlangsung hingga tujuh hari setelah dimulainya menstruasi.

Gejala PMS biasanya ringan atau sedang. Keparahan gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan bulan. Gejala PMS meliputi:

– perut kembung dan nyeri
– sakit dada
– jerawat
– mengidam makanan (terutama permen)
sembelit
diare
sakit kepala
– sensitivitas terhadap cahaya atau suara
– kelelahan
– sifat lekas marah
– perubahan pola tidur
kegelisahan
– depresi atau kesedihan
– ledakan emosional

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika rasa sakit fisik, perubahan suasana hati, dan gejala lainnya mulai mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda, atau jika gejala Anda tidak kunjung menghilang, Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter.

Dokter Anda mungkin bertanya tentang riwayat gangguan depresi atau suasana hati dalam keluarga Anda untuk menentukan apakah gejala Anda adalah hasil dari PMS atau kondisi lain. Beberapa kondisi, seperti sindrom iritasi usus, hipotiroidisme, dan kehamilan, memiliki gejala yang mirip dengan PMS. Dokter Anda mungkin melakukan tes hormon tiroid untuk memastikan bahwa kelenjar tiroid Anda bekerja dengan benar, tes kehamilan, dan mungkin pemeriksaan panggul untuk memeriksa setiap masalah ginekologi.

Buatlah buku harian untuk mengetahui apakah hal yang menimpa Anda adalah gejala PMS. Gunakan kalender untuk melacak gejala dan haid setiap bulan. Jika gejala mulai sekitar waktu yang sama setiap bulan, kemungkinan besar penyebabnya adalah PMS.

 

Perawatan untuk Meredakan Gejala PMS

Anda tidak dapat menyembuhkan PMS, tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi gejala yang muncul. Jika Anda mengalami gejala ringan atau sedang dari PMS, pilihlah beberapa pengobatan di bawah ini:

– minum banyak cairan untuk meredakan perut kembung
– makan diet seimbang untuk meningkatkan kesehatan Anda dan tingkat energi secara keseluruhan (makan banyak buah-buahan dan sayuran dan mengurangi asupan gula, garam, kafein, dan alkohol)
– mengonsumsi suplemen, seperti asam folat, vitamin B-6, kalsium, dan magnesium untuk mengurangi kram dan perubahan suasana hati
– tidur setidaknya delapan jam setiap malam untuk menyembuhkan kelelahan
– banyak olahraga untuk mengurangi kembung dan meningkatkan kesehatan mental Anda

Anda juga dapat menkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti ibuprofen atau aspirin, untuk meringankan nyeri otot, sakit kepala, dan kram perut. Anda juga dapat mencoba diuretik untuk menghentikan kembung dan pertambahan berat air. Namun, konsumsi obat dan suplemen harus berdasarkan arahan dan resep dokter.

 

Sumber: www.healthline.com

]]>
Panduan Orangtua Menghadapi Menstruasi Pertama pada Anak Remaja Anda (Bagian III) https://catatanmini.com/panduan-orangtua-menghadapi-menstruasi-pertama-pada-anak-remaja-anda-bagian-iii/ Wed, 11 Nov 2015 01:06:46 +0000 http://nusehat.com/?p=960 Sebagai orangtua, menghadapi anak remaja yang menghadapi menstruasi pertamanya tentu merupakan tantangan tersendiri. Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai dua masalah menstruasi yang perlu diwaspadi pada bagian I dan bagian II, berikut ini adalah beberapa masalah menstruasi lainnya yang juga harus diperhatikan oleh para orang tua.

3. Dismenore (menstruasi yang menyakitkan)

Ada dua jenis dismenore. Dismenore primer sangat umum pada remaja dan bukan disebabkan oleh penyakit atau kondisi lainnya. Sebaliknya, penyebabnya adalah prostaglandin, bahan kimia balik kram. Beberapa prostaglandin dapat menyebabkan kram ringan. Tapi jumlah besar prostaglandin dapat menyebabkan mual, muntah, sakit kepala, sakit punggung, diare, dan kram parah. Untungnya, gejala ini biasanya hanya berlangsung selama satu atau dua hari.

Dismenore sekunder adalah nyeri yang disebabkan oleh beberapa kondisi fisik seperti polip atau fibroid di dalam rahim, endometriosis, penyakit radang panggul (PID), atau adenomiosis. Mengalami kram selama satu atau dua hari setiap bulan adalah hal wajar. Namun, jika gejala yang dialami anak Anda cukup parah, segera diskusikan dengan dokter.

4. Endometriosis

Dalam kondisi ini, jaringan yang biasanya hanya ditemukan di rahim mulai tumbuh di luar rahim—di ovarium, saluran tuba, atau bagian lain dari rongga panggul. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan abnormal, dismenore, nyeri panggul umum, dan nyeri punggung bawah.

 

Penanganan untuk Masalah Menstruasi Anak Anda

Untuk menentukan apakah masalah memerlukan pengobatan, dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin melakukan pemeriksaan panggul, tes darah, atau tes urine. Jika mungkin ada masalah struktural, USG atau CT scan mungkin dilakukan. Tes ini dapat membantu dokter memutuskan bagaimana penanganan yang akan diambil untuk kondisi anak Anda.

Pertumbuhan seperti polip atau fibroid seringkali bisa dihilangkan, dan endometriosis bisa diobati dengan obat atau operasi. Jika ketidakseimbangan hormon adalah penyebabnya, dokter mungkin menyarankan terapi hormon dengan pil KB atau obat-obatan yang mengandung hormon lainnya. Kondisi lain seperti gangguan pembekuan atau masalah tiroid juga mungkin memerlukan pengobatan.

Untuk nyeri haid yang bukan masalah medis, bisa dibiarkan saja atau diseka air panas. Tapi jika terlalu parah, mungkin anak bisa meminum bat-obatan anti-inflamasi seperti ibuprofen.

 

Sumber: kidshealth.org

]]>
Panduan Orangtua Menghadapi Menstruasi Pertama pada Anak Remaja Anda (Bagian II) https://catatanmini.com/panduan-orangtua-menghadapi-menstruasi-pertama-pada-anak-remaja-anda-bagian-ii/ Wed, 11 Nov 2015 01:00:13 +0000 http://nusehat.com/?p=955 Setelah sebelumnya dijelaskan beberapa masalah menstruasi, kali ini akan dibahas beberapa masalah menstruasi lainnya yang mungkin dihadapi oleh anak perempuan Anda.

4. Telatnya menstruasi pertama (menarche)

Anak perempuan memasuki masa pubertasnya pada tingkat yang berbeda. Menstruasi pertama bisa terjadi pada anak yang berusia 9 atau 10 tahun. Beberapa anak belum mengalami menstruasi hingga masuk masa remaja. Jadi, jika anak Anda belum menstruasi, belum tentu hal tersebut merupakan sesuatu yang bermasalah.

Genetika memainkan peran besar dalam menentukan kapan menstruasi pertama dimulai. Anak perempuan biasanya memulai menstruasi pertama pada usia yang sama dengan ibu atau neneknya. Juga, kelompok etnis tertentu, rata-rata, mengalami pubertas lebih awal daripada yang lain. Misalnya, anak perempuan Afrika-Amerika umumnya mulai pubertas dan menstruasi lebih awal daripada anak perempuan Kaukasia.

Bawa ke dokter jika anak Anda belum menstruasi pada usia 15, atau belum menstruasi setelah 3 tahun masuk masa pubertas, yang dimulai dengan perkembangan payudara.

Masalah Menstruasi yang Perlu Diperhatikan

1. Amenore (tidak munculnya menstruasi)

Anak perempuan yang belum mengalami menstruasi saat mereka berusia 15 tahun atau 3 tahun setelah mereka telah menunjukkan tanda-tanda pertama pubertas mungkin mengalami amenore primer. Hal ini biasanya disebabkan oleh masalah genetik, ketidakseimbangan hormon, atau masalah dengan cara organ reproduksi berkembang.

Ketidakseimbangan hormon juga dapat menyebabkan amenore sekunder, yang ketika seorang anak perempuan yang mengalami menstruasi normal tiba-tiba berhenti menstruasi selama lebih dari 6 bulan atau tiga siklus yang biasa.

Karena kehamilan adalah penyebab paling umum dari amenore sekunder, seorang anak perempuan yang telat menstruasi harus menjalani tes kehamilan. Selain ketidakseimbangan hormon dan kehamilan, hal-hal lain yang dapat menyebabkan baik amenore primer dan sekunder meliputi:

– stres
– penurunan atau pertambahan berat badan yang signifikan
– anoreksia
– penghentian pil KB
– kondisi tiroid
– kista ovarium
– kondisi lain yang dapat mempengaruhi kadar hormon

Berolahraga terlalu banyak (sering dalam olahraga seperti lari jarak jauh, balet, figure skating, atau senam) yang dikombinasikan dengan pola makan yang buruk seringkali juga dapat menyebabkan amenore. Hal ini terjadi karena seorang gadis mungkin kehilangan berat badan terlalu banyak atau tidak menambah berat badan selama periode utama pertumbuhan.

2. Menorrhagia (menstruasi yang sangat panjang dan deras)

Memang normal jika menstruasi kadang lebih deras daripada hari lainnya. Tapi jika menstruasi deras ini berlangsung untuk periode waktu yang lama, atau disebut menorrhagia, perlu ganti pembalut setiap jam sekali selama beberapa jam berturut-turut atau 6 pembalut setiap hari. Tanda lain dari menorrhagia adalah menstruasi yang berlangsung lebih lama dari 7 hari.

Sebagian besar kasus menorrhagia adalah karena ketidakseimbangan antara tingkat estrogen dan progesteron dalam tubuh, yang memungkinkan endometrium (lapisan rahim) untuk terus membangun. Selama menstruasi, pengikisan dari endometrium tebal ini akan menghasilkan perdarahan yang sangat berat.

Dalam beberapa kasus, menorrhagia disebabkan oleh:
– fibroid (tumor jinak) atau polip di rahim
– kondisi tiroid
– gangguan pembekuan
– pembengkakan, iritasi, atau infeksi pada vagina atau leher rahim

Selanjutnya baca di bagian III.

 

Sumber: kidshealth.org

]]>
Panduan Orangtua Menghadapi Menstruasi Pertama pada Anak Remaja Anda (Bagian I) https://catatanmini.com/panduan-orangtua-menghadapi-menstruasi-pertama-pada-anak-remaja-anda-bagian-i/ Wed, 11 Nov 2015 00:48:03 +0000 http://nusehat.com/?p=951 Masa remaja adalah masa yang sulit, baik bagi anak maupun orangtua. Perubahan fisik selama masa pubertas dapat membuat remaja merasa canggung dan tidak yakin pada diri mereka sendiri.

Hal ini terutama terjadi pada anak perempuan ketika tiba waktunya menstruasi. Menstruasi pertama pada anak perempuan sering dianggap sebagai tonggak awal menuju kedewasaan, tapi juga sangat membingungkan dan menakutkan, terutama jika dia memiliki masalah tertentu, seperti menstruasi yang tidak teratur atau sindrom pramenstruasi (PMS).

 

Masalah Menstruasi Umum

1. PMS

Normal bagi perempuan untuk mengalami beberapa gejala, seperti kembung ringan atau nyeri payudara, sebelum menstruasi. Tapi wanita dengan PMS memiliki gelombang gejala emosional dan fisik yang mulai pada paruh kedua dari siklus menstruasi dan berakhir setelah menstruasi dimulai.
PMS mencakup banyak gejala fisik dan emosional, seperti:

– jerawat
– kembung
– sakit kepala
– sakit dada
– sakit punggung
– mengidam makanan
– diare
– sembelit
– gelisah
– lekas marah

PMS biasanya paling buruk pada hari keempat sebelum menstruasi. Hal ini cenderung menghilang 2 sampai 3 hari setelah menstruasi dimulai. PMS dapat terjadi setiap saat pada wanita usia subur. Tidak semua wanita mengalami PMS dan beberapa hanya mengalami gejala terburuk ketika mereka berusia lebih tua atau lebih dekat ke menopause.

Meskipun penyebab pasti dari PMS tidak diketahui, sepertinya sindrom ini terjadi karena perubahan kadar hormon dalam tubuh dan perubahan kadar kimia dalam otak. Selama paruh kedua siklus menstruasi, jumlah progesteron dalam tubuh meningkat. Kemudian, sekitar 7 hari sebelum menstruasi, tingkat progesteron dan estrogen mulai menurun.

Tubuh beberapa gadis mungkin lebih sensitif terhadap perubahan hormon ini daripada yang lain. Bicarakan dengan dokter anak Anda jika gejala yang dialami parah atau mengganggu aktivitas normal.

2. Kram

Banyak anak perempuan mengalami kram perut selama beberapa hari pertama haid yang disebabkan oleh prostaglandin, zat kimia dalam tubuh yang membuat otot polos di rahim berkontraksi. Kontraksi ini bisa ringan sampai sangat tajam dan intens.

Kram biasanya hanya berlangsung beberapa hari saja. Anda bisa membantu anak Anda menempelkan sesuatu yang panas pada perut, misalnya seka air panas. Penggunaan obat sebaiknya dihindari, atau harus dengan petunjuk dokter. Jika gejala semakin parah, segera bawa ke dokter jika pengobatan di rumah tidak menunjukkan perbaikan.

3. Menstruasi tidak teratur

Tubuh anak perempuan biasanya tidak akan mengembangkan menstruasi secara teratur hingga 2 sampai 3 tahun setelah ia mengalami menstruasi pertamanya. Pada masa itu, tubuh sedang menyesuaikan diri dengan masuknya hormon yang dilepaskan oleh pubertas. Dan keteraturan menstruasi bisa berbeda antara satu perempuan dan yang lainnya. Siklus menstruasi orang dewasa biasanya adalah 28 hari, tapi bisa lebih cepat hingga 24 hari atau lebih lama hingga 38 hari.

Perubahan tingkat hormon dapat mempengaruhi panjangnya menstruasi. Menstruasi pada anak perempuan mungkin berlangsung hanya beberapa hari selama satu bulan dan hingga seminggu ke depan. Dia mungkin tidak akan mengalami menstruasi selama beberapa bulan, mengalami dua menstruasi yang sangat berdekatan, atau bergantian antara pendarahan ringan dan berat dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Jika menstruasi anak perempuan Anda masih belum masuk ke suatu pola yang bisa diprediksi setelah 3 tahun, atau menstruasi kembali tidak normal setelah anak Anda mengalami beberapa menstruasi normal, segera bawa dia ke dokter. Beritahukan segala hal mengenai menstruasi anak Anda, termasuk siklus, agar dokter bisa melihat apa yang terjadi.

Selengkapnya lanjut baca di bagian II.

 

Sumber: kidshealth.org

]]>
Menstruasi yang Tak Teratur Setelah Melahirkan https://catatanmini.com/menstruasi-yang-tak-teratur-setelah-melahirkan/ Thu, 12 Mar 2015 12:23:53 +0000 http://nusehat.com/?p=503 Siklus menstruasi berhenti selama kehamilan. Setelah seorang wanita melahirkan, siklus menstruasi mungkin tidak terjadi pada interval yang sama atau berlangsung dengan jumlah waktu yang sama seperti yang terjadi sebelum hamil. Beberapa wanita juga mengalami perubahan dalam aliran menstruasi, dengan periode yang menjadi lebih ringan atau lebih berat. Waktu yang dibutuhkan untuk memulai menstruasi setelah melahirkan juga bervariasi. Pada beberapa wanita, perdarahan postpartum (menstruasi setelah melahirkan) yang tertunda sering disalahartikan sebagai mestruasi yang tidak teratur atau tidak normal.

 

Apa itu Menstruasi yang Tak Teratur Setelah Melahirkan?

Perdarahan terjadi sampai enam minggu setelah melahirkan, karena rahim kembali ke ukuran normal dan lapisan rahim yang lebih tebal dari biasanya. Pendaraah setelah melahirkan biasanya diawali dengan warna merah terang untuk beberapa hari pertama dan kemudian berubah menjadi merah muda atau kecoklatan untuk minggu depannya. Setelah dua minggu, perdarahan berubah menjadi cairan berwarna krem atau kekuningan ringan hingga lima minggu ke depan. Dan ini bukanlah perdarahan menstruasi. Wanita yang tidak menyusui biasanya akan mengalami menstruasi dalam waktu tujuh sampai sembilan minggu, sementara wanita yang menyusui mungkin tidak akan mengalami haid hingga jangka waktu enam bulan.

 

Penyebab Menstruasi yang Tak Teratur Setelah Melahirkan

Ketidakseimbangan hormon sering terjadi pada beberapa bulan pertama setelah melahirkan. Menstruasi mungkin tidak teratur dan lebih berat dari biasanya hingga 3-4 bulan pertama setelah melahirkan. Ovulasi, pelepasan telur dari ovarium yang dapat menyebabkan kehamilan yang lain, dapat terjadi segera setelah 27 hari setelah melahirkan dan biasanya terjadi dalam dua bulan pertama pada wanita yang tidak menyusui, sehingga kehamilan lain bisa menyebabkan tidak adanya menstruasi bahkan hingga dua bulan setelah melahirkan. Menyusui menekan ovulasi dan menstruasi selama enam bulan.

 

Diagnosa Menstruasi yang Tak Teratur Setelah Melahirkan

Menstruasi yang lebih ringan, berat, pendek, atau berbeda daripada biasanya adalah hal yang biasa untuk beberapa bulan pertama setelah melahirkan. Jika menstruasi abnormal bertahan selama lebih dari tiga atau empat bulan, atau jika haid tidak berlanjut dalam beberapa bulan setelah melahirkan pada wanita yang tidak menyusui, segera kunjungi dokter Anda.

 

Perawatan Menstruasi yang Tak Teratur Setelah Melahirkan

Kehamilan dan persalinan menyebabkan sejumlah perubahan hormonal. Butuh waktu bagi tubuh untuk kembali normal. Namun, perawatan untuk mengatur kadar hormon, seperti pil KB, dapat membantu menormalkan hormon pada wanita yang tidak menyusui. Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak menggunakan kontrasepsi oral. Jika terjadi penundaan perdarahan setelah melahirkan, perawatan terhadap penyebabnya bisa membantu menghentikan perdarahan abnormal.

 

Pertimbangan

Walaupun menstruasi yang tidak teratur, tidak normal, atau tidak muncul terjadi dalam beberapa bulan pertama setelah melahirkan mungkin mengganggu, hal tersebut biasanya tidak berbahaya dalam hal apapun. Namun, jika gumpalan atau perdarahan sangat berat terjadi tiba-tiba pada beberapa minggu setelah melahirkan, bagian dari plasenta atau lapisan uterus mungkin tidak berjalan normal, atau mungkin bisa saja terjadi infeksi rahim. Gumpalan atau perdarahan yang membuat pembalut sangat basah dalam waktu satu jam harus segera diperiksa.

 

Sumber: www.livestrong.com

]]>
Apakah Menstruasi Saya Normal? https://catatanmini.com/apakah-menstruasi-saya-normal/ https://catatanmini.com/apakah-menstruasi-saya-normal/#respond Fri, 14 Nov 2014 05:16:28 +0000 http://nusehat.com/?p=161 Dari waktu ke waktu wanita selalu bertanya-tanya ‘apakah menstruasi saya normal?’ Karena beberapa alasan, kita seringkali berpikir bahwa menstruasi kita tidak normal. Padahal, seringkali pula apa yang kita kira tidak normal itu ternyata adalah menstruasi yang normal.

Gejala Menstruasi Tidak Normal

Bagaimana cara mengetahui bahwa menstruasi Anda tidak normal? Apa saja gejala dan tanda menstruasi yang tidak normal?

Anda mungkin saja mengalami menstruasi yang abnormal, perdarahan uterus yang abnormal, atau siklus haid yang tidak normal jika …

1. siklus menstruasi Anda lebih dari 21 sampai 35 hari, atau kurang dari dua minggu dari hari pertama menstruasi saat ini dengan hari pertama menstruasi berikutnya.

2. anda harus mengganti pembalut setiap satu atau dua jam.

3. menstruasi Anda berlangsung lebih dari 7 hari

4. Anda tiba-tiba mulai mengalami kram menstruasi yang parah. Walaupun sangat normal bagi kita untuk mengalami sejumlah kecil kram saat menstruasi sementara beberapa wanita lainnya tidak pernah mengalami kram saat menstruasi, akan tetapi sangat tidak normal jika kram menstruasi tersebut sangat parah. Jika Anda mengalami hal ini, Anda harus segera menghubungi dokter.

5. Anda melihat gumpalan darah yang sebenarnya merupakan gumpalan jaringan menstruasi Anda. Dan bila ini terjadi, jangan khawatir, karena ini adalah kejadian normal dan tidak ada alasan untuk panik. Gumpalan darah seperti ini sangat normal karena menstruasi melibatkan peluruhan lapisan rahim.

6. Anda baru saja mengalami menstruasi setelah sekian lama tidak. Jangan khawatir jika Anda tidak mengalami mestruasi atau memiliki menstruasi yang tidak teratur selama beberapa tahun pertama. Ini adalah proses yang normal bagi banyak wanita muda.

7. Anda sangat aktif dalam kegiatan olahraga, menstruasi sering tidak datang untuk jangka waktu yang lama. Tidak ada yang yakin mengapa hal ini terjadi, tetapi hal ini normal bagi banyak wanita yang terlibat secara aktif dalam kegiatan olahraga atau kegiatan lainnya yang intens.

8. Anda seorang wanita yang menopause atau lebih muda dari sebelas tahun dan mengalami menstruasi, maka Anda harus segera ke dokter.

9. Anda telah berusia lebih dari 16 dan belum juga menstruasi. Dalam hal ini dokter harus berkonsultasi untuk menentukan penyebabnya. Salah satu kemungkinan yang harus diperiksa adalah sindrom ovarium polikistik atau PCOS.

 

Hal yang Perlu Diingat tentang Menstruasi

– Pendarahan dalam menstruasi yang normal akan berlangsung sekitar 5 hari.

– Jumlah normal darah yang hilang saat menstruasi adalah sekitar 2 sampai 8 sendok makan, meskipun mungkin tampaknya lebih dari itu.

– Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari dari hari pertama menstruasi saat ini ke hari pertama menstruasi selanjutnya. Namun, siklus masih dianggap normal jika terjadi pada rentang 21-35 hari.

 

Hal terbaik yang harus dilakukan ketika Anda menduga bahwa Anda mengalami perdarahan atau siklus menstruasi yang tidak normal adalah berkonsultasi dengan atau penyedia layanan kesehatan lainnya.

 

Sumber: womenshealth.about.com

]]>
https://catatanmini.com/apakah-menstruasi-saya-normal/feed/ 0
Cara Mengatasi Nyeri Haid Saat Obat Tak Lagi Mempan https://catatanmini.com/cara-mengatasi-nyeri-haid-saat-obat-tak-lagi-mempan/ https://catatanmini.com/cara-mengatasi-nyeri-haid-saat-obat-tak-lagi-mempan/#respond Tue, 21 Oct 2014 15:13:04 +0000 http://womitips.com/?p=46 Banyak yang mengatakan wanita cepat marah (PMS) kalau sedang haid. Mungkin sebenarnya ini berkaitan dengan rasa nyeri yang kadang menyertai masa haid tersebut. Kadang rasa nyeri itu sangat menyakitkan sehingga wanita bisa menjadi sangat sensitif. Untuk menyembuhkan rasa nyeri yang parah, beberapa wanita memilih untuk meminum obat. Namun, ada kalanya obat juga tidak bisa menyembuhkan nyeri haid. Berikut ini adalah cara mengatasi nyeri haid saat obat tak lagi mampu menyembuhkan:

1. Olahraga

Ketika berolahraga, tubuh akan memanas. Yang menyebabkan nyeri adalah darah keras (menggumpal) yang berusaha untuk mengalir melewati tabung. Ketika Anda berolahraga, Anda akan menghangatkan tubuh Anda sehingga darah pun tidak menggumpal dan bisa mengalir dengan lancar tanpa menimbulkan nyeri. Jalan kaki adalah olahraga ringan yang sangat disarankan untuk perempuan yang sedang haid. Selain itu, stretching juga sangat baik karena ringan namun menghangatkan.

Olahraga akan lebih baik lagi jika dilakukan secara intensif beberapa hari menjelang haid sehingga Anda tidak perlu merasakan nyeri haid tersebut.

2. Mandi air hangat

Mandi air hangat bisa dilakukan di pagi hari atau ketika akan tidur. Kehangatan ini akan mencegah rasa nyeri untuk datang kembali. Mandi air hangat juga bisa membuat tubuh Anda rileks. Berendamlah selama beberapa saat. Jika dilakukan teratur, nyeri haid akan bisa hilang.

3. Kompres perut dengan air hangat

Isi satu botol air minum dengan air hangat. Letakkan pada area perut hingga Anda merasa nyaman. Jika terlalu panas, Anda bisa melapisi botol dengan lap untuk menghindari bersentuhan langsung dengan kulit perut dan mengurangi rasa panas dari air tersebut.

Inti dari ketiga cara di atas adalah bahwa kehangatan adalah kunci untuk mengurangi nyeri haid. Jadi Anda harus menemukan cara-cara lain untuk memberikan kehangatan, khususnya di area perut. Selamat mencoba!

 

Sumber: www.wikihow.com

]]>
https://catatanmini.com/cara-mengatasi-nyeri-haid-saat-obat-tak-lagi-mempan/feed/ 0
Cara Mengakali Haid saat Traveling https://catatanmini.com/cara-mengakali-haid-saat-traveling/ https://catatanmini.com/cara-mengakali-haid-saat-traveling/#respond Wed, 15 Oct 2014 15:24:02 +0000 http://wisaz.com/?p=69 Sebagai perempuan, kita tidak bisa dipisahkan dari tamu bulanan. Tapi, pernahkan kamu didatangi tamu bulanan justru ketika kamu telah selesai mengepak baju dan siap untuk menjalani sebuah liburan?

1. Bawa stok pembalut yang cukup

Usahakan yang bersayap dan panjang karena saat traveling, kamu akan banyak bergerak.

2. Bawa juga obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen

Pada hari biasa hindari meminum onat-obatan seperti ini. Tapi untuk menghindari nyeri tak diduga saat traveling, tak ada salahnya berjaga-jaga.

3. Bawa bawahan dan dalaman lebih banyak siapa tahu “bocor”.

Jadi sewaktu-waktu “boco”, kamu sudah punya banyak cadangan.

4. Sering-seringlah berhenti di toilet

Khususnya jika masih di awal-awal haid. Dengan demikian kamu bisa menghindari “bocor” yang tidak diinginkan.

5. Gunakan tampon jika kamu berencana untuk berenang

Pembalut biasa biasanya tidak akan manjur jika dipakai berenang.

6. Jaga kesehatan

Ketika haid, tubuh kita tidak dalam keadaan prima. Usahakan jaga asupan makan dan selalu tidur yang cukup.

7. Jangan terlalu banyak memikirkan hal tersebut

Haid memang sudah menjadi kodrat wanita. Dan ketika haid datang saat liburan, enjoy aja karena hal-hal di atas pasti akan membantumu mengatasinya.

 

Sumber: www.intimina.com

]]>
https://catatanmini.com/cara-mengakali-haid-saat-traveling/feed/ 0