gangguan tidur – Catatan Mini https://catatanmini.com Informasi dan Pengetahuan Umum Thu, 15 Feb 2018 06:26:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.26 8 Cara Mengatasi Insomnia Secara Alami https://catatanmini.com/8-cara-mengatasi-insomnia-secara-alami/ Wed, 18 Nov 2015 01:54:55 +0000 http://nusehat.com/?p=975 Insomnia memang banyak faktor penyebabnya. Namun, bukan berarti hal ini tidak bisa disembuhkan. Alih-alih mengkonsumsi obat tidur, berikut ini adalah beberapa tips untuk menyembuhkan insomnia secara alami.

 

1. Bangun pada waktu yang sama setiap hari

Memang menggoda untuk tidur larut malam di akhir pekan, terutama jika Anda sudah susah tidur selama seminggu. Namun, jika Anda menderita insomnia Anda harus bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk melatih tubuh Anda untuk bangun pada waktu yang konsisten. Bangun secara konsisten juga akan mendukung untuk bisa tidur secara konsisten.

2. Menghilangkan alkohol dan stimulan seperti nikotin dan kafein

Efek kafein bisa bertahan selama beberapa jam, bahkan mungkin hingga 24 jam. Jadi, hal ini mungkin bisa mempengaruhi tidur Anda secara signifikan. Kafein tidak hanya menyebabkan kesulitan memulai tidur, tetapi juga dapat menyebabkan Anda sering terbangun. Alkohol mungkin memiliki efek sedatif untuk beberapa jam pertama setelah konsumsi, tetapi kemudian dapat menyebabkan sering terbangun dan tidak nyenyak tidur.

3. Batasi tidur siang

Walaupun tidur siang sepertinya bisa digunakan untuk membayar hutang tidur di malam hari, tapi tidak selalu bagus hasilnya. Sangat penting bagi Anda untuk membangun dan mempertahankan pola tidur yang teratur dan melatih diri untuk mengasosiasikan tidur dengan isyarat seperti kegelapan dan waktu tidur yang konsisten. Tidur siang dapat mempengaruhi kualitas tidur di malam hari.

4. Olahraga secara teratur

Olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas dan durasu tidur. Namun, berolahraga tepat sebelum tidur dapat memiliki efek stimulan pada tubuh dan harus dihindari. Cobalah untuk menyelesaikan berolahraga setidaknya tiga jam sebelum Anda berencana tidur di malam hari.

5. Batasi aktivitas di tempat tidur

Tempat tidur adalah tempat untuk tidur dan berhubungan seks (bagi suami istri). Hanya itu! Hindari melakukan kegiatan lain di tempat tidur, seperti menonton TV, mengecek email, mendengarkan radio, dll.

6. Jangan makan atau minum tepat sebelum tidur

Makan, ngemil, atau minum sebelum tidur dapat mengaktifkan sistem pencernaan dan membuat Anda terjaga. Selain itu, minum banyak cairan sebelum tidur dapat membanjiri kandung kemih sehingga Anda selalu ingin ke toilet.

7. Buatlah lingkungan tidur yang nyaman

Suhu, pencahayaan, dan kebisingan harus dikontrol untuk membuat kamar tidur yang kondusif. Anda harus merasa nyaman saat tidur sehingga tidur Anda bisa nyenyak.

8. Lupakan semua kekhawatiran sebelum Anda naik ke tempat tidur

Jika Anda masih memikirkan rapat besok ketika sedang berbaring, mungkin Anda perlu untuk menyisihkan waktu memikirkan hal-hal tersebut sebelum tidur, misalnya saat selesai makan malam. Tujuannya adalah untuk menghindari memikirkan banyak hal ketika akan tidur. Sebelum tidur, Anda juga bisa membuat daftar tugas yang berhubungan dengan pekerjaan untuk hari berikutnya sehingga kekhawatiran Anda berkurang.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
Tidur Berjalan (Sleepwalking): Gejala dan Penyebab https://catatanmini.com/tidur-berjalan-sleepwalking-gejala-dan-penyebab/ Mon, 28 Sep 2015 09:50:19 +0000 http://nusehat.com/?p=846 Tidur berjalan adalah gangguan tidur yang menyebabkan orang terbangun dan berjalan dalam keadaan tidur. Hal ini biasanya terjadi ketika orang berpindah dari keadaan tidur lelap (deep sleep) menuju tahapan tidur yang lebih ringan atau keadaan terjaga. Orang yang tidur berjalan tidak bisa merespon ketika hal ini sedang berlangsung dan biasanya tidak bisa mengingatnya. Dalam beberapa kasus, orang tersebut mungkin berbicara hal-hal yang tidak masuk akal.

Tidur berjalan biasanya terjadi dalam masa kanak-kanak, antara usia 4 sampai 8 tahun. Namun, hal ini bisa juga terjadi pada orang dewasa.

 

Gejala Tidur Berjalan

Ketika seseorang tidur sambil berjalan, mereka biasanya berjalan dengan tenang di sekitar kamar mereka. Atau mereka mungkin berlari atau berusaha untuk ‘kabur’. Biasanya mereka tidur dengan mata terbuka dan tatapan berkaca-kaca saat dia menjelajah rumah. Jika Anda menanyainya, dia akan merespon dengan lambat atau tidak merespon sama sekali. Jika Anda mengembalikannya ke tempat tidur tanpa membangunkannya, kemungkinan besar dia tidak akan mengingat peristiwa tersebut.

Pada anak yang lebih besar, biasanya mereka akan cenderung mudah tersadar pada saat peristiwa berjalan tersebut.

 

Penyebab Tidur Berjalan

Ada beberapa hal yang menyebabkan tidur berjalan.

Hal ini bisa diturunkan dalam keluarga. Kembar identik lebih mungkin untuk berjalan dalam tidur. Jika Anda memiliki orang tua, saudara, atau adik yang tidur berjalan, kemungkinan bagi Anda untuk tidur berjalan akan 10 kali lebih besar daripada mereka yang berasal dari keluarga yang tidak mengidap gangguan tidur ini.

Anda kemungkinan juga akan mengalami gangguan tidur jika Anda:

– kurang tidur
– berada di jadwal tidur yang berantakan
– stres
– mabuk
– mengkonsumsi obat seperti obat penenang hipnotik(yang membuat Anda bisa relaksasi atau tidur), neuroleptik (digunakan untuk mengobati psikosis), stimulan (yang meningkatkan aktivitas), dan antihistamin (digunakan untuk mengobati gejala alergi).

Kondisi kesehatan yang dikaitkan dengan tidur berjalan, meliputi:

– masalah irama jantung
– demam
– mulas
– asma di malam hari
– kejang di malam hari
– apnea obstruktif (suatu kondisi di mana Anda secara singkat berhenti bernapas saat tidur)
– sindrom kaki gelisah
– gangguan kejiwaan, misalnya, gangguan stres pasca trauma, serangan panik, atau keadaan disosiatif, seperti gangguan kepribadian ganda.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
Narkolepsi: Penyebab dan Gejalanya https://catatanmini.com/narkolepsi-penyebab-dan-gejalanya/ Mon, 21 Sep 2015 12:09:01 +0000 http://nusehat.com/?p=841 Narkolepsi adalah gangguan neurologis yang mempengaruhi pengendalian tidur dan waktu terjaga. Penderita narkolepsi mengalami kantuk di siang hari yang berlebihan dan intermiten. Mereka sering sekali jatuh tertidur saat siang hari. Serangan tidur yang tiba-tiba ini terjadi dalam setiap jenis kegiatan di sepanjang hari.

Dalam siklus tidur yang normal, kita akan memasuki beberapa tahap awal tidur diikuti dengan tahap-tahap tidur yang lebih dalam, dan akhirnya (setelah sekitar 90 menit) kita masuk ke tidur REM (rapid eye movement). Pada penderita narkolepsi, tidur REM terjadi sangat cepat dalam siklus tidur, serta secara berkala selama jam bangun. Dalam tidur REM inilah kita mengalami mimpi dan kelumpuhan otot – yang menjelaskan beberapa gejala narkolepsi.

Narkolepsi bisa mulai terjadi antara usia 15-25, tapi akan semakin jelas pada usia berapapun. Dalam banyak kasus, narkolepsi tidak terdiagnosis sehingga tidak teratasi.

Apa Penyebab Narkolepsi?

Penyebab narkolepsi tidak diketahui; Namun, para ilmuwan telah membuat kemajuan dalam mengidentifikasi gen yang terkait dengan gangguan tidur tersebut. Gen ini mengontrol produksi bahan kimia dalam otak yang mungkin menandakan siklus terjaga dan tidur. Beberapa ahli berpikir narkolepsi mungkin disebabkan oleh kurangnya produksi bahan kimia yang disebut hypocretin oleh otak. Selain itu, para peneliti juga menemukan kelainan di berbagai bagian dari otak yang terlibat dalam mengatur tidur REM. Kelainan ini tampaknya berkontribusi terhadap munculnya gejala. Menurut para ahli, kemungkinan narkolepsi melibatkan beberapa faktor yang berinteraksi dalam menyebabkan disfungsi neurologis dan gangguan tidur REM.

 

Gejala-Gelaja Narkolepsi

Gejala narkolepsi meliputi:

1. Rasa kantuk berlebih di siang hari

Rasa kantuk berlebih di siang hari atau disebut excessive daytime sleepiness (EDS) secara umum bisa mengganggu aktivitas normal sehari-hari, entah orang tersebut mengidap narkolepsi ataupun tidak. Orang yang mengalami EDS melaporkan bahwa mereka mengalami kekaburan mental, kekurangan energi dan konsentrasi, keadaan tertekan, atau kelelahan ekstrim.

2. Cataplexy

Gejala ini meliputi kehilangan bentuk otot secara tiba-tiba yang menimbulkan perasaan lemah dan hilangnya kontrol otot sukarela. Hal ini dapat menyebabkan gejala mulai dari bicara cadel hingga kehancuran tubuh secara keseluruhan, tergantung pada otot yang terlibat, dan sering dipicu oleh emosi yang intens seperti kejutan, tawa, atau marah.

3. Halusinasi

Biasanya, pengalaman delusional ini sangat jelas dan biasanya menakutkan. Isinya sangat visual tapi bisa juga melibatkan indera lain. Hal ini disebut halusinasi hypnagogic ketika terjadi saat tidur dan halusinasi hypnopompic ketika terjadi saat terjaga.

4. Kelumpuhan tidur

Gejala ini melibatkan ketidakmampuan sementara untuk bergerak atau berbicara saat tidur atau bangun. Episode ini umumnya singkat, berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit. Setelah episode akhir, orang biasanya bisa memulihkan kapasitas penuh mereka dengan cepat untuk bergerak dan berbicara.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
6 Gangguan Kesehatan Akibat Kurang Tidur https://catatanmini.com/6-gangguan-kesehatan-akibat-kurang-tidur/ Fri, 11 Sep 2015 23:51:46 +0000 http://nusehat.com/?p=830 Apakah Anda suka begadang hingga larut malam bahkan dini hari, entah karena Anda sedang melakukan telepon di jam murah, menonton pertandingan sepak bola dari tim favorit, atau sedang asyik dengan media sosial Anda. Bahkan tak jarang beberapa dari Anda mungkin begadang sambil mabuk. Wah, ini tak baik bagi kesehatan Anda.

Berikut ini adalah beberapa gangguan kesehatan yang mungkin Anda alami ketika Anda suka begadang hingga larut malam.

1. Insomnia

Efek yang hampir pasti dialami oleh mereka yang sering tidur selepas tengah malam adalah insomnia, karena terganggunya ritme sirkadian alami Anda. Tak hanya susah tidur, Anda juga akan mengalami kesulitan untuk bisa tetap tidur dalam jangka waktu yang lama. Bahkan jika Anda mempunyai jadwal yang memungkinkan Anda bangun siang, tubuh Anda tak akan bisa menyesuaikan. Seringkali, suara dan keributan ringan membangunkan Anda lebih cepat dari yang Anda harapkan.

2. Kurangnya fokus dan kecelakaan kerja

Efek dari kurang tidur bisa berakibat pada kurangnya fokus , menurunnya produktivitas, kesalahan, bakan kecelakaan kerja. Dan risiko paling besar adalah penurunan kemampuan mengemudi. Mengemudi saat mengantuk dan kelelahan menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya.

3. Menurunnya respon imun

Dalam sebuah eksperimen, peserta yang sehat tidur selama 6 jam per malam. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan TNF-alpha pada lelaki dan IL-6 pada lelaki dan perempuan, yang merupakan tanda adanya sistemik, yang menyebabkan rasa sakit dan nyeri dan dapat menyebabkan osteoporosis atau penyakit autoimun.

4. Risiko kardiovaskular

Kurang tidur juga berhubungan dengan peningkatan penyakit kardiovaskular. Mereka yang tidur kurang dari 7 jam mengalami peningkatan risiko kejadian koroner. Para pekerja shift juga rawan terhadap gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kardiovaskular. Meskipun, peneliti belum menemukan hubungan yang pasti antara risiko kardiovaskular dan kurang tidur.

5. Kanker

Dalam sebuah studi prospektif dari 23.995 wanita Jepang, durasi tidur yang lebih pendek, khususnya enam jam atau kurang per malam, dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terkena kanker payudara bila dibandingkan dengan perempuan yang tidur tujuh jam per malam. Faktor kunci yang menghubungkan kurang tidur dan kanker adalah adanya melatonin, yang disekresikan terutama dari kelenjar pineal.

6. Obesitas

Para ilmuwan berhipotesis bahwa kurang tidur menyebabkan obesitas. Kurang tidur sepertinya mengubah regulasi tubuh Anda terhadap hormone yang mengatur nafsu makan.

 

Sumber: www.medicaldaily.com

]]>
7 Tips untuk Tidur yang Lebih Nyenyak https://catatanmini.com/7-tips-untuk-tidur-yang-lebih-nyenyak/ Sat, 08 Aug 2015 01:46:05 +0000 http://nusehat.com/?p=787 Tidur yang nyenyak akan membuat Anda terlihat dan merasa sehat. Selain itu, tidur nyenyak juga membantu otak dan tubuh melakukan fungsi penting yang diperlukan untuk kesehatan. Namun, beberapa hal membuat kita tidak bisa tidur nyenyak dan bisa menyebabkan gangguan tidur.

Cobalah untuk melakukan 7 tips berikut ini agar Anda bisa tidur dengan lebih nyenyak.

1. Jauhkan handphone dari tempat tidur

Handphone membuat kita tergoda untuk mengutak-atiknya. Sebaiknya, jauhkan dari tempat tidur Anda. Atau, lebih baik taruh di luar kamar tidur sehingga Anda tidak terdistraksi oleh kehadirannya.

2. Buatlah “jam malam digital” setiap malam

Artinya, jam malam khusus untuk peralatan digital Anda. Jadi, Anda bisa menentukan jam malam yang Anda inginkan dan ketika menyentuh jam itu, semua peralatan digital, baik itu TV, komputer, tablet, atau handphone harus dimatikan. Jika tidak, otak Anda mungkin akan terlalu bersemangat untuk mengatur proses tidur yang sehat.

3. Cobalah tidur sesuai dengan jadwal reguler

Pada akhir pekan, biasanya orang cenderung tidur lebih larut. Hal inilah yang merusak jadwal tidur reguler. Apalagi jika ada film malam atau tayangan sepak bola, dijamin banyak yang memilih bergadang hingga pagi. Sebaiknya, pelan-pelan ubah kebiasaan buruk ini.

4. Ciptakan lingkungan tempat tidur yang menarik

Siapkan tempat tidur Anda di pagi hari, belilah beberapa linen yang nyaman, dan usahakan tidak ada sumber kebisingan di dalam kamar. Tambahkan sejumput aroma favorit (entah itu dengan aroma ruangan yang ditempel di dinding, bunga segar, atau semprotan baju). Cara ini akan membuat tidur Anda terasa lebih segar dan santai. Hindari menggunakan kamar tidur Anda untuk bekerja.

5. Hindari minuman yang mengandung kafein atau alkohol di akhir sore hari dan malam hari

Nah, hal ini sudah jelas. Kafein dan alkohol akan membuat tidur Anda terganggu. Selain itu, alkohol juga sangat tak sehat untuk dikonsumsi jadi harus dihindari. Sementara untuk kafein, konsumsi di waktu yang lain masih bisa dilakukan.

6. Kembangkan ritual tidur pribadi ala Anda

Ciptakan ritual pribadi sebelum tidur. Entah itu mandi air hangat, mendengarkan musik mellow, membaca buku atau majalah favorit, atau yang lainnya. Cara ini akan mempersiapkan Anda menuju fase tidur.

7. Sebelum Anda mulai ritual tidur Anda, buatlah jadwal kegiatan untuk esok hari

Jika ada sesuatu yang mengganggu Anda, cantumkan dalam daftar pekerjaan esok hari. Hal ini akan membantu Anda merasa telah “mengakhiri” hari Anda sehingga Anda tidak akan kepikiran dengan pekerjaan yang masih menumpuk. Pada akhirnya, Anda bisa tidur lebih nyenyak.

 

Sumber: www.grmedcenter.com

]]>
Insomnia: Jenis, Penyebab, dan Gejalanya https://catatanmini.com/insomnia-jenis-penyebab-dan-gejalanya/ Tue, 23 Jun 2015 05:34:36 +0000 http://nusehat.com/?p=722 Apa Itu Insomnia?

Insomnia merupakan salah satu jenis gangguan tidur berupa kesulitan untuk tertidur atau tetap tertidur. Biasanya gejalanya meliputi susah tidur, sering terbangun di malam hari dan sulit untuk bisa tidur lagi, bangun terlalu pagi di pagi hari, dan merasa kelelahan pada saat bangun.

 

Jenis-Jenis Insomnia

1. Insomnia Primer

Insomnia primer adalah gangguan tidur yang tidak berhubungan dengan kondisi atau masalah kesehatan lainnya.

2. Insomnia Sekunder

Insomnia sekunder adalah gangguan tidur yang berhubungan dengan kondisi kesehatan lainnya (misalnya asma, depresi, mulas, kanker dan arthritis), rasa nyeri, obat yang dikonsumsi, atau zat lain yang digunakan (misalnya alkohol).

 

Insomnia Akut vs Kronis

Lamanya dan seberapa seringnya insomnia berlangsung bisa bervariasi. Insomnia bisa terjadi pada jangka pendek (insomnia akut) atau jangka panjang (insomnia kronis). Bisa juga insomnia datang dan pergi, dengan periode dimana penderita tidak mengalami gangguan tidur. Insomnia akut bisa berlangsung dari satu malam hingga beberapa minggu. Insomnia sudah masuk tahap kronis jika si penderita mengalami insomnia selama 3 malam dalam seminggu selama satu bulan atau lebih.

 

Penyebab Insomnia

Penyebab insomnia akut meliputi:

– Stres yang signifikan (kehilangan pekerjaan atau perubahan, kematian orang yang dicintai, perceraian, pindah rumah)
– Ketidaknyamanan emosional atau fisik
– Faktor-faktor lingkungan seperti kebisingan, cahaya, atau suhu ekstrim (panas atau dingin) yang mengganggu tidur
– Beberapa obat (misalnya yang digunakan untuk mengobati pilek, alergi, depresi, tekanan darah tinggi, dan asma) dapat mengganggu tidur
– Gangguan pada jadwal tidur normal (jet lag atau beralih dari shift siang ke shift malam, misalnya)

Penyebab insomnia kronis meliputi:

– Depresi dan kecemasan
– Stres kronis
– Rasa sakit atau ketidaknyamanan di malam hari

 

Gejala Insomnia

Gejala insomnia meliputi:

– Kelelahan
– Kantuk di siang hari
– Sifat lekas marah
– Masalah dengan konsentrasi atau memori

Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai macam-macam gangguan tidur, klik di sini.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
Apakah Anda Mengalami Gangguan Tidur? https://catatanmini.com/apakah-anda-mengalami-gangguan-tidur/ Wed, 27 May 2015 07:35:10 +0000 http://nusehat.com/?p=624 Beberapa masalah yang Anda hadapi, seperti ekonomi dan keluarga, bisa menyebabkan kurang tidur. Jika Anda harus berjuang keras untuk bisa tidur, mungkin Anda mengalami gangguan tidur. Artikel berikut ini akan menjelaskan singkat mengenai 5 gangguan tidur yang paling umum terjadi.

 

1. Insomnia

Insomnia adalah gangguan tidur yang paling sering terjadi. Pada penderita insomnia, mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup. Biasanya insomnia bisa juga merupakan gejala dari masalah lain, antara lain gangguan kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan, kondisi fisik, atau bisa jadi akibat gaya hidup yang meliputi terlalu banya mengkonsumsi alkohol atau kopi.

Gejala yang harus diwaspadai termasuk sulit tidur, bangun sepanjang malam, mengalami tidur yang sangat singkat, dan merasa lelah dan mengantuk sepanjang hari. Kebanyakan memilih mengkonsumsi obat tidur yang sebenarnya tidak menyelesaikan masalah.

2. Apnea

Apnea sering ditandai dengan berhentinya nafas sementara karena penyumbatan saluran napas atas. Biasanya penderita apnea sering bangun di malam hari. Apnea bisa jadi masalah serius dan mengancam jiwa. Sangat sulit untuk mendeteksi gejala, karena gejala baru muncul ketika Anda tidur, berupa mendengkur yang kronis, jeda pada pernafasan, mulut kering, dan sakit dada.

Hal yang perlu dilakukan antara lain perubahan gaya hidup meliputi penurunan berat badan dan tidur pada salah satu sisi tubuh.

3. Narkolepsi

Narkolepsi ditandai dengan kantuk yang berlebihan di siang hari. Penderitanya bisa mengalami “serangan tidur” sepanjang hari, yang terjadi akibat disfungsi dari mekanisme otak untuk mengendalikan bangun dan tidur.

Selain tertidur sepanjang hari tanpa kontrol, gejala narkolepsi juga termasuk mengalami mimpi yang intens, mengalami halusinasi antara bangun dan tidur, atau merasa tidak bisa bergerak sebelum jatuh tertidur atau ketika akan bangun.

4. Restless legs syndrome (RLS)

Restless legs syndrome atau sindrom kaki gelisah menunjukkan adanya ketidaknyamanan dan kegelisahan di kaki, dan kadang lengan, selama tidur, dan hanya bisa disembuhkan dengan bergerak. Gejalanya termasuk rasa geli atau tidak nyaman di kaki, seperti kram. Gejala RLS bisa diredakan dengan pengurangan kafein, alkohol, dan peningkatan latihan fisik.

5. Mimpi buruk dan teror tidur

Mimpi buruk dan teror tidur paling sering terjadi pada anak-anak, dan bisa jadi sangat mengerikan. Mimpi buruk biasanya tampak nyata dan akan terus teringat. Sementara ketika mengalami teror tidur, anak-anak, atau kadang-kadang orang dewasa, sering akan berteriak keras dan tidak akan mengingat apa yang telah terjadi.

Tips terbaik bagi para penderita adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis, rujukan, dan bantuan yang tepat untuk membantu Anda merasa lebih baik dan mendapatkan kualitas tidur yang Anda butuhkan. Jika ini terjadi pada anak Anda, Anda bisa melakukan tips berikut.

 

Sumber: mentalhealth.about.com

]]>
Mendengkur: Penyebab dan Gejala https://catatanmini.com/mendengkur-penyebab-dan-gejala/ Fri, 08 May 2015 04:09:02 +0000 http://nusehat.com/?p=572 Beberapa orang mendengkur saat tidur. Penyebab mendengkur sangatlah beragam. Dan tak bisa dipungkiri, hal ini bisa sangat menganggu. Ada pula kemungkinan mendengkur adalah gejala apnea, yaitu berhentinya pernafasan sementara selama tidur.

Berikut ini akan dijabarkan mengenai penyebab dan gejala mendengkur.

 

Apa Saja Penyebab Mendengkur?

Berikut ini adalah beberapa penyebab orang mengeluarkan dengkuran pada saat tidur:

1. Kegemukan, Kehamilan, dan Faktor Genetik

Jaringan ekstra di tenggorokan bisa bergetar saat Anda menghirup udara dalam tidur Anda, yang kemudian menyebabkan Anda mendengkur. Jaringan tenggorokan biasanya membesa pada orang yang kelebihan berat badan, obesitas atau hamil. Faktor genetik yang dapat menyebabkan mendengkur termasuk tambahan jaringan tenggorokan serta amandel yang membesar, kelenjar gondok besar, langit-langit lunak (soft palate) yang panjang atau uvula yang panjang.

2. Alergi, Hidung Tersumbat, dan Struktur Nasal Tertentu

Apa pun yang mencegah Anda dari bernapas melalui hidung dapat menyebabkan Anda mendengkur. Hal ini dapat mencakup hidung tersumba karena pilek atau flu, alergi atau kelainan bentuk hidung seperti septum yang menyimpang.

3. Konsumsi alkohol, merokok, penuaan, dan beberapa obat-obatan termasuk relaksan (pengendur) otot

Anda mungkin mendengkur ketika oto tenggorokan atau lidah Anda kendur. Zat yang dapat mengendurkan otot ini dapat menyebabkan Anda mendengkur. Hal tersebut meliputi alkohol, relaksan otot, dan obat lainnya. Merokok dalam jangka panjang serta penuaan juga bisa menjadi penyebab mendengkur karena keduanya menyebabkan kendurnya otot lidah dan tenggorokan.

 

Gejala Mendengkur dan Apnea

Gejala utama dari mendengkur sangatlah jelas, yaitu suara serak, kasar, atau keras yang Anda buat ketika Anda tidur. Gejala lain mungkin termasuk bangun dengan sakit tenggorokan atau mulut kering.

Anda mungkin mengalami apnea jika terjadi gejala-gejala berikut:

– Mengantuk berlebihan di siang hari

– Tersedak atau terengah-engah saat Anda tidur

– Jeda dalam bernapas

– Sakit kepala di pagi hari

– Kesulitan berkonsentrasi

– Murung, lekas marah atau depresi

– Sering buang air kecil pada malam hari

(Untuk menghentikan dengkuran Anda, Anda bisa baca tips di sini).

 

Sumber: www.sleepeducation.com

]]>
Bagaimana Meringankan Mimpi Buruk pada Anak-Anak? https://catatanmini.com/bagaimana-meringankan-mimpi-buruk-pada-anak-anak/ https://catatanmini.com/bagaimana-meringankan-mimpi-buruk-pada-anak-anak/#respond Thu, 23 Oct 2014 14:57:43 +0000 http://nusehat.com/?p=75 Untuk anak-anak, mimpi buruk lebih dari sekedar mimpi buruk. Mimpi ini bisa tampak nyata bagi anak-anak sehingga seringkali mereka terbangun dengan menangis. Tidak hanya akan menyebabkan anak sulit tidur, tapi suara dan kegaduhan yang ditimbulkan akan membuat seisi rumah tidak bisa tidur pula. Gangguan tidur ini sering membuat anak Anda takut untuk tidur di malam hari dan akan membuat mereka berkata bahwa mereka tidak bisa tidur.

Walaupun tidak ada alasan yang jelas atas munculnya mimpi buruk, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu anak-anak mereka tidur dengan nyenyak dan damai di malam hari.

 

1. Pastikan mereka mendapatkan tidur yang cukup

Pastikan anak Anda mendapatkan waktu tidur yang tepat setiap malam dan pertahankan jadwal waktu tidur yang teratur. Hal ini akan membuat anak Anda berada dalam keadaan tenang ketika mereka berangkat tertidur. Hal ini juga dapat mengurangi intensitas dan jumlah mimpi buruk sepanjang malam.

2. Buat rutinitas waktu tidur sebagai pengalaman yang menyenangkan

Pada satu jam menjelang waktu tidur, penting untuk mengawasi agar anak Anda tidak menonton film-film atau acara TV yang menakutkan, mendengar cerita apapun yang mengerikan, musik yang mendebarkan atau rangsangan lain yang serupa.

3. Tenangkan anak Anda

Ketika mimpi buruk terjadi, salah satu cara terbaik untuk menghiburnya adalah berpelukan dan meyakinkan mereka bahwa semua baik-baik saja. Tetaplah bersama anak setelah terjadinya mimpi buruk dan jelaskan bahwa mimpi buruk itu tidak nyata. Kebanyakan anak akan bisa segera kembali ke tidur. Penting sekali bagi Anda untuk memastikan anak kembali ke tempat tidur mereka sendiri untuk mencegah mereka menyelinap ke tempat tidur Anda dan menciptakan kebiasaan tengah malam.

4. Diskusikan mimpi buruk tersebut

Jika mimpi buruk yang sama terjadi secara teratur, cobalah untuk mendiskusikan mimpi buruk pada siang hari untuk menemukan tema pemunculan ulangnya. Jika ada, mungkin memang ada sesuatu yang mengganggu anak Anda selain fakta bahwa mereka tidak bisa tidur akibat mimpi buruk.

 

Sumber: www.wikihow.com

]]>
https://catatanmini.com/bagaimana-meringankan-mimpi-buruk-pada-anak-anak/feed/ 0
Cara Menghentikan Dengkuran https://catatanmini.com/cara-menghentikan-dengkuran/ https://catatanmini.com/cara-menghentikan-dengkuran/#respond Mon, 20 Oct 2014 14:40:11 +0000 http://nusehat.com/?p=52 Apakah Anda pernah mengalami olok-olok dari teman karena mendengkur? Pada kenyataannya, 45% dari dengkuran pada orang dewasa menunjukkan adanya gejala penyakit kronis, dan hal ini juga kemungkinan menjadi penyebab masalah emosional dan fisik.

Mendengkur adalah sebuah hal yang serius. Jadi, jika Anda atau pasangan Anda sering mendengkur saat tidur, melakukan tindakan-tindakan pencegahan adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menghentikan dengkuran:

1. Pelajari tipe dengkuran Anda

Apakah Anda mendengkur dengan mulut tertutup atau terbuka? Mendengkur dengan mulit tertutup menunjukkan bahwa lidahlah yang kemungkinan menyebabkan dengkur tersebut. Olahraga dan perubahan gaya hidup bisa dilakukan untuk menghentikan dengkur jenis ini. Sementara itu, mendengkur dengan mulut terbuka bisa disebabkan masalah pada sinus atau kesalahan posisi tempat tidur, dan bisa dihentikan dengan mengatasi akar permasalahan tersebut.

2. Hindari hal-hal yang memperparah dengkuran

Ada beberapa hal yang harus Anda hindari agar dengkuran Anda tidak semakin parah, antara lain kopi, makanan berlemak, obat tidur, alcohol, dan rokok.

3. Jaga agar ruangan tetap lembab

Udara yang kering bisa menyebabkan dengkuran. Selain menggunakan humidifier di dalam ruangan, Anda juga bisa mandi air hangat sebelum tidur untuk menjaga agar saluran pernafasan tetap dalam keadaan lembab.

4. Lakukan latihan menyanyi

Mungkin terdengar aneh, tapi latihan menyanyi atau meniru bunyi alat musik bisa memperkuat otot tenggorokan yang bisa mengurangi dengkuran Anda.

5. Memperbaiki posisi tidur Anda

Salah satu cara instan yang bisa dilakukan untuk menghentikan dengkuran adalah memperbaiki posisi tidur Anda. Jika Anda tidur telentang, usahakan memakai bantal sehingga posisi kepala tidak sejajar dengan badan. Kalau tidur telentang masih menyebabkan dengkuran Anda, cobalah untuk tidur miring.

6. Cobalah untuk menggunakan alat bantu

Ada beberapa alat bantu untuk mengurangi dengkur yang dijual di pasaran dan biasanya terbuat dari plastik. Tanyakan kepada dokter Anda mengenai keamanan memakai alat seperti ini.

Jika Anda ingin mengetahui apa yang menyebabkan seseorang mendengkur serta gejala-gejalanya, Anda bisa membacanya di sini.

 

Sumber: www.newsmax.com

]]>
https://catatanmini.com/cara-menghentikan-dengkuran/feed/ 0