diabetes tipe 2 – Catatan Mini https://catatanmini.com Informasi dan Pengetahuan Umum Thu, 15 Feb 2018 06:26:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.26 6 Komplikasi Diabetes Tipe 2 yang Bisa Anda Hindari https://catatanmini.com/6-komplikasi-diabetes-tipe-2-yang-bisa-anda-hindari/ Wed, 09 Dec 2015 13:22:55 +0000 http://nusehat.com/?p=1065 Tanpa rencana manajemen yang solid, diabetes tipe 2 bisa menyebabkan kerusakan keseluruhan kesehatan Anda. Serangan jantung, gagal ginjal, masalah penglihatan, dan kerusakan saraf merupakan beberapa masalah kesehatan yang bisa timbul apabila diabetes tidak dikelola dengan baik.

Berikut ini adalah masalah kesehatan dan komplikasi diabetes 2 yang bisa Anda hindari.

1. Tekanan darah tinggi

Kadar gula darah yang tinggi dalam aliran darah dapat menyebabkan darah menebal, memaksa jantung untuk bekerja lebih keras untuk memompa darah. Hampir 70% penderita diabetes mengalami tekanan darah tinggi. Gejalanya mungkin tidak terlihat, kecuali diperiksa oleh dokter. Namun, hal itu dapat mengakibatkan komplikasi serius termasuk serangan jantung, stroke, masalah mata, dan penyakit ginjal.

Untuk mengurangi tekanan darah, Anda harus mengontrol glikemik dengan lebih baik. Strategi lain untuk menurunkan tekanan darah termasuk makan makanan yang sehat, membatasi asupan natrium, memanfaatkan teknik manajemen stres dan melakukan kegiatan fisik secara teratur, jika diperbolehkan oleh dokter Anda.

2. Penyakit jantung

Penderita diabetes tipe 2 memiliki risiko serangan jantung yang tinggi. Hubungannya adalah bahwa penderita diabetes tipe 2 memiliki tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi yang juga menyebabkan serangan jantung.

Cara menurunkan risiko penyakit jantung adalah menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta tidak merokok.

3. Stroke

Kebanyakan stroke terjadi ketika terdapat bekuan darah dalam pembuluh darah di dalam atau yang menuju ke otak. Diabetes tipe 2 meningkatkan risiko stroke hingga dua sampai empat kali. Dengan mengontrol gula darah dan tekanan darah Anda, serta menjaga berat badan yang sehat, berolahraga secara teratur, dan tidak merokok, Anda bisa menurunkan risiko stroke.

4. Gagal ginjal

Diabetes adalah penyebab utama dari lebih daro 40% gagal ginjal (ketidakmampuan ginjal untuk menyaring limbah dan cairan dari darah). Saat darah mengalir melalui pembuluh kecil di ginjal, produk limbah disaring dan meninggalkan tubuh melalui urin. Terlalu banyak gula dalam darah bisa membuat filter ini stres, sehingga sulit bagi ginjal untuk bekerja secara efektif.

Anda bisa melakukan pemeriksaan protein dalam urin secara rutin, yang merupakan tanda awal dari hilangnya fungsi ginjal. Diet rendah gula, kontrol berat badan, olahraga, dan obat-obatan dapat membantu mencegah hilangnya fungsi ginjal yang diakibatkan oleh diabetes tipe 2.

5. Masalah mata

Beberapa komplikasi penglihatan bisa terjadi akibat komplikasi diabetes tipe 2, dan yang paling parah adalah retinopati diabetik. Seiring waktu kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di mata. Jika tidak diobati, retinopati diabetes dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah dan bahkan kebutaan.

Karena penyakit ini mungkin tidak terdeteksi hingga sudah parah, Anda direkomendasikan melakukan pemeriksaan mata tahunan.

6. Kerusakan saraf

Kadar gula darah tinggi yang kronis dapat menyebabkan kerusakan saraf (neuropati). Sekitar separuh penderita diabetes mengalami kerusakan saraf, yang terasa seperti kesemutan atau sensasi terbakar, biasanya di kaki, atau bahkan hilangnya sensasi.

Melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin dapat membantu Anda mencegah kerusakan saraf atau mengurangi gejalanya. Apabila Anda terlanjur mengalami kerusakan saraf, Anda harus melakukan kunjungan rutin ke dokter Anda.

 

Sumber: www.everydayhealth.com

]]>
Diabetes Tipe 2 https://catatanmini.com/diabetes-tipe-2/ https://catatanmini.com/diabetes-tipe-2/#respond Thu, 18 Dec 2014 08:14:26 +0000 http://nusehat.com/?p=272 Berikut ini adalah penjelasan mengenai apa itu diabetes tipe 2, siapa saja yang bisa berisiko tinggi terhadap penyakit ini, penyebab serta gejala-gejalanya.

 

Apa Itu Diabetes Tipe 2?

Tidak seperti penderita diabetes tipe 1, tubuh penderita diabetes tipe 2 bisa menghasilkan insulin. Tapi entah pankreas mereka tidak membuat cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan cukup baik. Hal ini disebut resistensi insulin. Bila tidak ada cukup insulin atau insulin tidak digunakan sebagaimana mestinya, glukosa (gula) tidak bisa masuk ke sel-sel tubuh. Ketika glukosa menumpuk dalam darah dan tidak teralirkan ke dalam sel, sel-sel tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik (Untuk mengetahui tentang jenis-jenis diabetes, silahkan klik di sini).

Penumpukan glukosa dalam darah dapat menyebabkan beberapa masalah.

– Seiring waktu, kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat merusak saraf dan pembuluh darah kecil dari mata, ginjal, dan jantung dan menyebabkan atherosclerosis, atau pengerasan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

– Penumpukan gula dalam darah dapat menyebabkan peningkatan buang air kecil, yang bisa menyebabkan dehidrasi.

– Ketika seseorang dengan diabetes tipe 2 mengalami sakit atau menderita dehidrasi parah dan tidak dapat meminum cukup cairan untuk mengganti cairan yang hilang, hal ini dapat berkembang menjadi komplikasi yang mengancam jiwa.

 

Siapa yang Bisa Mengidap Diabetes Tipe 2?

Siapapun bisa mengidap diabetes tipe 2. Tetapi orang-orang yang berisiko tinggi untuk penyakit ini adalah mereka yang:

– Lebih dari 45
– Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
– Memiliki diabetes gestational
– Memiliki anggota keluarga yang menderita diabetes tipe 2
– Mengalami prediabetes
– Jarang atau tidak pernah berolahraga
– Memiliki kolesterol HDL rendah atau trigliserida tinggi
– Memiliki tekanan darah tinggi
– Adalah anggota kelompok ras atau etnis tertentu termasuk:

  • Afrika Amerika
  • Latinos
  • Penduduk asli Amerika
  • Asia Amerika/Kepulauan Pasifik

 

Penyebab Diabetes Tipe 2

Meskipun lebih umum daripada diabetes tipe 1, penyebab diabetes tipe 2 masih kurang dipahami dengan baik. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh banyak hal.

Diabetes tipe 2 dapat terjadi di dalam keluarga, tetapi bagaimana hal itu diwariskan masih belum diketahui dengan pasti.

 

Gejala Diabetes Tipe 2

Sering kali, pengidap diabetes tipe 2 tidak mengalami gejala apapun. Namun, gejala diabetes tipe 2 ini bervariasi pada masing-masing orang dan meliputi:

– Rasa haus yang meningkat
– Rasa lapar yang meningkat (terutama setelah makan)
– Mulut kering
– Mual dan kadang-kadang muntah
– Peningkatan buang air kecil
– Kelelahan
– Penglihatan kabur
– Mati rasa atau kesemutan pada tangan atau kaki
– Sering mengalami infeksi kulit, saluran kemih, atau vagina
– Luka yang lambat untuk disembuhkan

Seseorang juga bisa didiagnosis dengan diabetes tipe 2 setelah setelah mengalami koma diabetis tapi hal ini jarang sekali terjadi.

 

Sumber: www.webmd.com

]]>
https://catatanmini.com/diabetes-tipe-2/feed/ 0